
Dugggggg.
Dugggggg.
Dugggggg.
Gedoran panjang memekakkan telinga, membuat Lucas dan Karla cukup terkejut di buat nya, bola mata kedua orang tersebut Seketika membulat dengan sempurna dan saling menatap antara satu dengan yang lainnya.
Mereka baru saja melepas kan sesi panas percintaan mereka, tidak menggunakan sehelai benang pun untuk menutupi seluruh tubuh mereka, Lucas secepat kilat Langsung menyambar pakaian nya, menggunakan pakaian nya dengan tergesa-gesa.
"Honey?"
Karla sedikit bingung, dia pikir itu pasti Anka.
perempuan itu duduk sambil mendongakkan kepalanya, menatap Lucas yang berdiri tepat dihadapan nya, mendengar ucapan Karla Lucas malah menjongkokan tubuhnya, menautkan bibir nya Sejenak pada bibir candu Karla.
Masuk lah kekamar mandi dan bersihkan diri, aku akan mengatasi Anka.
Ucap laki-laki tersebut lembut dan hangat Sembari mengelus lembut wajah istrinya tersebut.
Mereka benar-benar melewati masa pernikahan rahasia seperti yang dijanjikan Lucas, hari itu dimana 3 tahun lebih yang lalu perempuan tersebut mengejar dan membalas cinta nya.
Lucas pikir mungkin perasaan nya tidak akan terbalas, tapi siapa sangka semua benar-benar diluar ekspektasi nya, dikala dia menyerah, perempuan tersebut benar-benar datang dan berlarian menuju kearah dirinya.
"He em"
Karla mengangguk kan kepala, bergerak cepat bangun dari posisi nya, menjauhi Lucas dengan cepat menuju kearah kamar mandi.
Tanpa menggunakan pakaian nya, perempuan tersebut berlarian menjauhi Lucas.
"Oh baby, kamu membuatnya terjaga lagi"
Lucas mengoceh karena melihat Karla tidak menggunakan sehelai benangpun di tubuhnya.
mendengar ocehan Lucas, Karla terkekeh sambil menjulurkan lidahnya, Perempuan tersebut bergerak masuk kekamar mandi sambil berteriak tertahan.
__ADS_1
"I Love you"
Brakkkkkkk.
dia langsung menutup pintu kamar mandinya.
hal tersebut membuat Lucas mengulum senyumannya, laki-laki tersebut bergerak mendekati pintu kamar dan membuka tersebut dengan cepat.
"Kenapa lama sekali membuka nya"
Anka bertanya dengan perasaan kesal dia pikir dihadapan nya terus adalah Karla, begitu Sadar itu Lucas seketika gadis tersebut mengerutkan keningnya.
"Kak Lucas?"
Gadis tersebut bertanya bingung.
"Kenapa kakak disini?"
bayangkan bagaimana perasaan Anka saat melihat Lucas ada di kamar Karla, dua orang dewasa dengan gender berbeda dan....
laki-laki tersebut baru saja pulang pagi ini dari London, penampilan nya tadi jelas cukup rapi saat datang, kini tiba-tiba menjadi berantakan.
Jelas saja membuat Anka menaikkan ujung alisnya.
"Menemui Karla dan mencoba memberikan dia hadiah"
Lucas bicara cepat dengan nada yang Begu tenang, menunjukkan sesuatu keatas meja, Anka menatap ke atas meja yang ada di sudut kamar, tumpukan oleh-oleh terdapat disana, barisan paper bag yang entah apa isi nya dan sebuket bunga.
"Ishhh itu membuat ku iri, kenapa kakak selalu memperlakukan Karla lebih istimewa dari ku?"
Anka memunyungkan bibirnya.
"Punya kamu di mobil sayang, kakak sudah minta Jim (Sekretaris Lucas) membawakan nya ke kamar mu"
Lucas bicara dengan cepat.
__ADS_1
"Benarkah?"
Anka langsung membulatkan bola matanya.
"He em"
Jelas saja mendengar ucapan Lucas, Anka secepat kilat kabur dari hadapan laki-laki tersebut, berlarian menuju kearah kamar bawah milik nya untuk melihat oleh-oleh untuk dirinya.
Gadis tersebut pikir Lucas mungkin tidak akan memberikan dia hadiah seorang Karla, maklum dia tahu betul bagaimana sayangnya Lucas pada Karla, melebihi sayang seorang kakak dan daddy nya.
terkadang dia merasa itu berlebihan tapi Anka selalu berpikir itu hal yang wajar, sejak kecil kedua orang tersebut melewati masa bersama lebih lama dari yang lainnya jadi tidak heran jika Lucas begitu menyayangi Karla.
melihat Anka yang berlarian ke bawah, Lucas langsung menoleh kearah belakang dimana bisa dia lihat Karla mengintip dari arah kamar mandi.
"Bagaimana?"
Karla bertanya sedikit khawatir.
"Dia sudah turun"
Lucas bicara sambil bergerak mendekati Karla, begitu menghampiri Perempuan tersebut laki-laki itu mencium lembut bibir Karla.
"Bersiaplah, aku akan menjemputmu sebelum jam makan siang"
'Mau kemana?"
Karla mengerutkan keningnya.
"Ke satu tempat"
Lucas menjawab apa adanya.
"Aku serius"
"Aku juga serius baby, aku harus pergi ke perusahaan sekarang juga, aku akan menjemputmu nanti, pastikan Anka tidak mengikuti kita hmmm"
__ADS_1
Pada akhirnya Karla mengangguk kan Kepala nya tanda mengerti.