GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Laki-laki pencemburu


__ADS_3

Karla sejenak melirik jam di dinding, dia terlihat menggulum senyumannya untuk beberapa waktu, sudah waktunya dia pergi Sebab Lucas jelas telah menunggunya sejak tadi.


Gadis tersebut melirik kearah Anka, cukup khawatir jika gadis tersebut terus merengek untuk ingin ikut dengan mereka.


"Aku harus pergi sekarang, aku membuat beberapa makanan dan juga menyimpan beberapa film yang mungkin tidak membuatmu bosan menungguku di rumah, jika kamu benar-benar malas di rumah kamu bisa menghubungi Ben atau Clift, mereka akan menemani kamu kemanapun kamu mau"


Karla menawarkan sepupu nya berbagai macam tawaran yang mungkin bisa membuat Anka tertarik mendengar nya.


"jangan lupa tutup pintu nya dengan rapat, aku pikir Lucas akan pulang terlambat dari Kantor nya"


Ucap perempuan itu lagi kemudian.


Anka hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti, dia mengibas-ngibaskan tangannya dan membiarkan Karla untuk segera pergi dari hadapan nya.


"jangan pikirkan soal itu, pergilah, ini bukan masalah"


ucap gadis tersebut cepat.


Mendengar ucapan Anka, Karla melebarkan senyuman nya, dia mencium pipi Anka kemudian melesat pergi dari sana dengan cepat, keluar dari kamarnya kemudian melesat turun terburu-buru menuju ke lantai bawah.


Karla pikir dia cukup terlambat, berkali-kali dia melirik ke arah jam dinding yang ada di hadapannya itu, hingga pada akhirnya perempuan tersebut keluar menuju kearah pintu depan.


Sebuah mobil taxi online sudah menunggu nya, Lucas dan dia memang seperti itu, memilih untuk tidak menampilkan kenyataan soal mereka agar tidak dicurigai para keluarga saat ada yang berkunjung membuat liburan dan menginap di tempat mereka.


"1 Minggu lagi Anka pulang, tunggu lah hingga dia pulang, baru kita bisa melakukan hal normal seperti biasa nya"

__ADS_1


Itu yang diucapkan oleh Karla kemarin.


Sejujurnya Lucas mengeluh, kedatangan keluarga sangat menyiksa nya, dalam beberapa bulan sekali selalu saja ada yang berkunjung, membuat laki-laki tersebut kesulitan untuk tidur bersama Karla atau bahkan menikmati kebersamaan mereka.


"Aku sudah ada di mobil taxi nya"


Karla bicara dibalik handphone nya, membiarkan headset miliknya terus menempel di telinganya.


"Dia tidak jadi ikut?"


Lucas bertanya menyakinkan Karla dari seberang sana.


"Dia bilang bukan masalah"


"Hati-hati dijalan, jangan duduk disamping sopir nya, aku tidak suka, dia muda dan cukup membuat ku curiga dengan pandangan nya"


Lagi terdengar sahutan diseberang sana, membuat Karla terkekeh mendengar nya.


"Honey aku selalu bahagia kamu memiliki tingkat kecemburuan tinggi, tapi jangan terlalu terbawa curiga dan berlebihan, aku bilang aku ini bukan typekal Perempuan yang gampang berpaling"


Karla protes dari balik handphone nya.


"Aku percaya pada mu, tapi mata para laki-laki tidak membuat ku percaya, seperti Lee, laki-laki Korea itu, aku ingin mencongkel mata nya ketika dia melihat mu dengan penuh cinta dan siapa itu? Robert? aku benci nama laki-laki itu, katakan pada nya jika dia mencoba mengirimi kamu pesan dan berani lagi mengatakan cinta pada mu, aku pastikan akan membunuh nya dengan segera"


Suara diseberang sana diliputi rasa marah yang membara, seperti nya sifat cemburu tersebut memang tidak gampang hilang di balik wajah tampan Lucas.

__ADS_1


"Honey... please..."


"Ok baby aku tidak bisa mengontrol rasa cemburuku"


Lucas seolah-olah menyesali kecemburuan nya yang menggebu-gebu.


Karla terkekeh kecil, dia kemudian melirik kearah sisi kiri jalanan.


"Aku hampir sampai"


Perempuan itu bicara, dimana mobil yang dia naiki kini telah bergerak berbelok ke kiri, menuju kesebuah hotel dimana Lucas menunggu nya.


"Aku ada di lobby, aku akan keluar sekarang"


Lucas buru-buru bicara.


"No...aku yang akan masuk kesana, tunggu aku turun dan Jangan kemana-mana"


Ucap Perempuan tersebut cepat.


Tanpa Karla sadari dibelakang nya Anka bergerak mengikuti dirinya, menatap terkejut saat taxi yang dinaiki sepupunya berbelok kearah hotel bintang lima pusat kota tersebut.


"Apa yang dia lakukan disini?"


Gadis tersebut jelas terkejut sambil mengerutkan keningnya.

__ADS_1


__ADS_2