GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
bukan negosiasi


__ADS_3

Masih di hari kemarin


Nyonya Bianca terlihat gemetaran saat dia mendapatkan satu notifikasi dari nomor baru di handphone nya, sebuah pesan masuk dengan cepat.


di detik berikutnya tiba-tiba notifikasi email juga masuk, tidak tahu apa isinya namun buru-buru nyonya Bianca juga membukanya.


bayangkan bagaimana bola matanya membulat ketika dia mendapatkan beberapa gambar yang mampu membuat jantung yang terpompa ratusan kali lipat lebih cepat daripada biasanya.


itu adalah gambar Putri nya, Airin.


Siapa?!.


Satu pertanyaan muncul di balik kepalanya hingga pada akhirnya pertanyaan itu langsung terjawab begitu saja ketika kembali satu pesan masuk di mana di bawahnya yang mengejutkan dirimu.


"Mari bicara dari muka ke muka"


Sanders Efron.


pesan tersebut ketika membuat nyonya Bianca terdiam, dia mencoba untuk menahan luapan emosi nya, dia juga berusaha untuk menegarkan dirinya, tangannya gemetaran menggenggam stir mobil yang dia bawa, seketika dia merasa dunia seolah-olah runtuh saat ini.


putrinya berada di tangan laki-laki yang paling tidak ingin dia temui selama belasan tahun ini.


"Bagaimana bisa?"


dia jelas membatin dan berusaha untuk tidak terlihat panik.

__ADS_1


Hingga pada akhirnya satu panggilan video masuk melalui Yahoo messenger-nya, wanita tersebut berpikir bagaimana bisa Sanders Efron bahkan mendapatkan alamat emailnya? laki-laki tersebut seolah-olah menyelidiki dirinya dari ujung kaki hingga ke ujung rambutnya bahkan menyelidiki dirinya dan seluruh anggota keluarganya tanpa terkecuali.


dia pikir dia telah aman dari laki-laki tersebut setelah belasan tahun peristiwa kemarin berlalu, pertukaran yang dia lakukan pada Belinda dan Putri Wilona yang sesungguhnya yang telah meninggal rupanya bisa tercium oleh Sanders Efron, laki-laki itu pasti sudah tahu jika Sabrina yang sesungguhnya dibawa oleh mereka.


di mana Karla merupakan penerus Efron yang sesungguhnya, yang dibawa lari oleh dirinya dan Wilona pada masa itu untuk menggantikan Putri Wilona yang meninggal dunia karena tragedi di masa lalu.


dia tidak pernah menyangka Sanders Efron akan menyadari kebohongan mereka tentang Belinda, meskipun mereka telah menukar mayat nya bahkan telah memanipulasi DNA Belinda dan Karla, pada akhirnya kebohongan mereka ketahuan juga.


Nyonya Bianca mencoba mengangkat panggilan video yang dibuat oleh Sanders Efron di dalam Yahoo messenger-nya, sejenak dia berusaha untuk memejamkan bola matanya dan menetralisir seluruh perasaannya.


Klik.


layar monitor di bagian Dashboard mobil langsung tersambung pada sosok sabar sarapan yang duduk di atas kursi mendominasi berwarna merah gimana laki-laki tersebut tanpa menatap tajam ke arah dirinya.


Laki-laki tersebut pada akhirnya membuka suaranya, menyebut nyonya Wilona dengan panggilan bibi.


Nyonya Wilona jelas saja menggenggam erat telapak tangannya, dia menatap Sanders Efron sejenak karena masih fokus berusaha menyetir mobilnya.


"Katakan dimana kamu membawa putri ku?"


Nyonya Bianca bertanya dengan cepat, melirik kearah Sanders Efron untuk beberapa waktu.


"Dia sedang tertidur lelap dan tenggelam dalam mimpi indahnya"


Laki-laki tersebut menjawab dengan tenang, posisi duduknya menyandar di kursi kerja mendominasi berwarna merah persis seperti laki-laki yang memiliki kekuasaan tinggi didalam nya.

__ADS_1


Wajah laki-laki tersebut nyaris tidak berubah, masih seperti dulu terakhir kali nyonya Bianca melihat nya, masih segar dan kharismatik, hanya sedikit lebih dewasa dengan wajah berbulu halus nya, laki-laki tersebut terlihat jauh lebih matang pada usia yang jelas tidak muda lagi.


Nyonya Bianca tidak tahu apakah laki-laki tersebut sudah menikah atau belum, terakhir bertemu dia yang menghancurkan pertunangan laki-laki tersebut pada masa muda nya.


Wajar saja laki-laki tersebut memendam dendam kesumat pada dirinya.


"Mari bertemu dan lepaskan putri ku"


Nyoya Bianca menawarkan kesepakatan.


"Aku ingin kamu membawa Sabrina di antara kita"


Ketika Sanders Efron berkata begitu, nyonya Bianca langsung berkata.


"Dia sudah meninggal sejak belasan tahun yang lalu"


"Maka putri mu akan menggantikan posisinya mulai hari ini disamping ku"


Cittttt.


Seketika nyonya Bianca menghentikan mobilnya.


"Kau jangan pernah bercanda"


Dia mengeram sambil meninggikan suaranya.

__ADS_1


__ADS_2