
Disisi lain.
mansion utama Lucas.
Tuan Alexander begitu masuk ke halaman mansion putranya tanpa berpikir dua tiga kali langsung melesat masuk ke dalam tempat tinggal putra nya tersebut sembari berteriak lantang.
"Lucas...."
kemarahan laki-laki tersebut berada di atas ubun-ubun, seolah-olah tidak ada lagi waktu untuknya melabrak putra nya saat ini.
Berkencan dengan Karla dan ...
laki-laki tersebut mengeratkan rahangnya.
Bagaimana mungkin putra nya bisa mempermalukan dirinya saat ini?!
"Lucas..."
Dia kembali meneriaki nama tersebut, tidak peduli apa yang terjadi, dia harus menemukan putra nya sekarang juga.
laki-laki tersebut terus melangkah masuk ke dalam rumah tersebut sembari meneriaki nama putra nya, entah berapa lama waktu berlalu hingga akhir nya bisa dilihat Lucas berjalan dari arah dapur sembari mengerut kan kening nya dan menatap ke arah diri nya.
Lucas tanpa bingung saat tahu Daddy nya datang sembari mengeluarkan suara melengking nya, seakan-akan hal yang buruk terjadi.
"Dad?"
laki-laki tersebut menghampiri Daddy nya sambil terus mengerutkan keningnya, bertanya-tanya ada apa dengan Daddy nya saat ini.
Sayang nya alih-alih mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang ada di dalam pemikiran nya, tiba-tiba saja dalam hitungan detik tanpa aba-aba tuan Alexander menghatam wajah Lucas dengan bogem mentah nya.
Bugggggggg.
Jangan di tanya bagaimana rasa sakit menghantam wajah Lucas saat ini, dia yang sejak kecil tidak pernah dipukul oleh laki-laki tersebut jelas saja terkejut setengah mati, bola mata Lucas jelas saja langsung membulat dengan sempurna, dia menatap laki-laki tua di hadapan nya tersebut dengan tatapan tidak percaya.
"Dad...apa yang...?"
Lucas hendak bertanya, tapi sekali lagi hantaman kuat melesat di pipi nya, bisa dia rasakan ada robekan di sekitar bibir kiri nya.
Oh shi.t.
Lucas mengumpat ketika bisa dia rasakan satu rasa asin masuk ke dalam mulutnya, itu darah nya.
Daddy nya mencoba untuk kembali menghantam wajahnya, namun Lucas kali ini menghindar dengan cepat dan dia menahan gerakan Daddy nya tanpa berpikir dua tiga kali, anggaplah dia gila karena kehilangan akal waras nya, tapi bagaimana bisa dia membiarkan laki-laki tua itu menghantam bibirnya.
Melihat gerakan tangannya dihalangi oleh putranya tersebut seketika membuat tuan Alexander semakin marah, tidak percaya jika laki-laki itu mampu menghindar bahkan mencoba untuk menahan gerakan tangan nya.
__ADS_1
"Ada apa dengan mu dad?"
Lucas memberikan diri nya bertanya, ingin tahu apa yang terjadi pada laki-laki tua tersebut.
Yang di tanya seketika melotot menatap tajam ke arah putra nya, dia mendengus kesal kemudian laki-laki itu langsung berkata.
"apakah kamu sedang berusaha untuk mempermalukan ku hah, Lucas?"
Ucap laki-laki tersebut langsung bicara dengan cara yang begitu kasar, menatap putra nya dengan penuh tatapan kebencian.
"Bagaimana bisa kau melakukan hal bodoh seperti itu? bagaikan kontroversi akan terjadi setelah hari ini?"
Tuan Alexander Bertanya sambil menaikkan ujung alisnya, intonasi suaranya terdengar begitu berbeda, laki-laki tersebut mencoba menetralisir detak jantung nya, dia pikir lama-lama bisa darah tinggi karena banyak hal.
"Kau dan Karla? hah!"
Tuan Alexander kembali bicara.
"Kau benar-benar ingin cari mati, mengencani sepupu mu sendiri melakukan hal yang memalukan, menikahi nya dan...."
Laki-laki tersebut mencoba menahan suaranya.
Dia pikir anak nya tidak memungkin mempermalukan dirinya tapi nyatanya?!.
Tuan Alexander mengehela kasar nafasnya.
Tapi dia belajar tidak peduli.
Lucas berusaha untuk sadar dari posisi dan kondisi nya, mencoba menetralisir rasa dan berusaha untuk menebak apa yang terjadi sebelum nya, hingga pada akhirnya dia menyadari soal sesuatu, dan dia yakin saat ini Daddy nya pasti telah mendengar berita soal dirinya dan Karla.
mungkin dia tidak memiliki jawaban yang tepat untuk menjelaskan pada daddy nya yang diliputi kemarahan saat ini, namun pada akhirnya membuat laki-laki tersebut bicara.
"Aku mencintai nya, dad"
Laki-laki tersebut memberanikan diri untuk bicara.
"aku tidak bisa menahan perasaanku begitu juga dengan Karla, aku pikir tidak ada yang aneh pada hubungan kami dad, seharusnya kami bisa menikah"
Laki-laki tersebut mencoba membahas soal Silsila keluarga
bayangkan bagaimana perasaan tuan Alexander mendengar ucapan dari putranya, dia seketika mendengus kasar.
"Kau berani berkata seperti itu pada ku?"
lagi intonasi suara tuan Alexander meningkat, sepertinya darah tinggi laki-laki tersebut naik melesat dengan sempurna.
__ADS_1
"Kau tidak sadar membuat malu keluarga?"
Karla Bertanya.
Lucas memejamkan sejenak bola mata, didetik berikut nya dia mencoba untuk menahan segala perasaan nya, dia mengehela pelan nafas.
"kenapa hal seperti itu membuat malu? aku mencintai Karla begitu juga sebaliknya"
Ucap laki-laki tersebut tiba-tiba.
"tidak ada yang memberatkan di antara kami Dan biarkan kami bersama, dad"
Pada akhirnya beban bertahun-tahun tersebut berusaha untuk dirinya tampil.
Mendengar ucapan putri nya, seketika Alexander menggenggam erat telapak tangan, menepis kasar keadaan.
"berhenti melampaui batasan mu Dan dengarkan aku baik-baik"
Ucap laki-laki tersebut kemudian, dia melangkah maju, meraih kerah pakaian Pitra nya, tidak peduli mereka sama-sama dalam keadaan yang buruk dan mengejang.
"Jangan membuat ulah dan membuat malu keluarga, menikah dengan gadis dari kelurga Azzurra atau aku akan mencoret nama mu dari daftar warisan keluarga"
Tuan Alexander seketika mengeluarkan perintah nya, dia kali ini benar-benar melampaui batasan nya, tuan Alexander tidak memiliki cara lain untuk mengentikan semua nya, satu-satu nya cara untuk memisah kan Lucas dan Karla adalah dengan menikah kan putra nya pada Putri rekan kerja nya.
suka tidak suka dan mau tidak mau Lucas harus menuruti apa yang dia inginkan.
Mendengar ucapan daddy nya Seketika membuat Lucas membulatkan bola matanya.
"Dad?"
Dia tercekat.
"aku tidak suka ada kalimat bantahan"
laki-laki tersebut kembali bicara sembari mengeluarkan suara tekanannya, dia tidak peduli bagaimana perasaan Lucas saat ini, bagi orang tua seperti dia, menyingkirkan masalah dengan sedikit drama harus dilakukan.
Menikahkan Lucas pada Karla jelas tidak masuk akal, dan menikahkan Lucas pada gadis lain itu akan menutup berita yang pecah hari ini.
tidak berani dia bayangkan jika mommy nya tahu tentang kasus cucu-cucunya.
Dan Lucas seketika membeku mendengar ucapan daddy nya.
"Dad...aku.."
*****
__ADS_1
Catatan \=
Semoga ga ada typo sbb ngantuk banget makkkkðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤§ðŸ¤§ðŸ˜ðŸ˜.