GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Tunggulah Sedikit lagi


__ADS_3

3 tahun lebih setelah nya


Mansion utama Lucas Alexander.


Serang perempuan berwajah cantik dengan tubuh indah berbalik baju kamisol tidur berwarna biru muda terlihat masih terlelap dalam tidurnya, membiarkan dirinya tenggelam ke dalam alam mimpi dan enggan sama sekali untuk beringsut sama sekali dari posisinya.


Suara jarum jam terdengar terus berdetak memecah keheningan pagi secara perlahan, di mana suara jam weker juga boleh memecah kesunyian.


perempuan tersebut secara perlahan membiarkan tangan kanannya meraba-raba ke sisi kirinya dan mencoba untuk bergerak menuju ke arah meja nakas yang ada di sampingnya tersebut.


dengan perasaan enggan dan mata masih mengantuk perempuan itu mematikan jam weker yang ada di sana, memastikan jika suara berisi itu tidak akan mengeluarkan suara yang memekakan telinganya lagi.


perempuan tersebut cukup terganggu dengan suara berisik dari jam weker tersebut, meletakkan kembali jam itu ke atas meja nakas dengan cepat.


dia mencoba untuk menenggelamkan kembali dirinya ke dalam kasur mendominasi berwarna putih tersebut, rasa kantuk yang menghantam dirinya jelas benar-benar sulit untuk dia kendalikan, perempuan itu pikir dia ingin menenggelamkan dirinya dalam mimpi panjangnya untuk beberapa waktu lagi.


Rasa lelah menerjangnya karena aktivitas yang begitu banyak seharian kemarin, rasanya untuk bangun lebih awal hari ini sangat mustahil dan tidak mungkin.


berbagai macam kegiatan yang dilakukan kemarin benar-benar menyita seluruh tenaga nya dan dia pikir itu semua sangat gila untuk nya.


perempuan itu kembali memejamkan bola matanya meskipun sinar matahari sudah perlahan muncul dan mulai mengganggu dirinya, bisa dilihat wajah cantik tersebut di terpa angin dari balik jendela besar yang terbuka di sisi kirinya dimana barisan angin tersebut menyapu perlahan wajah cantik yang masih terlelap itu.


Ringam dan kesal dengan cahaya matahari yang mulai menerpa wajahnya, perempuan tersebut dengan cepat menutup tubuh dan wajahnya dengan selimut mendominasi berwarna putih, kembali menenggelamkan dirinya di sana dan memejamkan bola matanya dengan sempurna.


"Ngggghhh"


Dia menggeliat, meringkuk kembali kedalam selimut mendominasi berwarna putih itu, menyamankan dirinya agar kembali terlela dalam keadaan.


Tapi di tengah rasa lelah dan kantuk yang masih menghantam dengan cara yang luar biasa di mana bola mata perempuan tersebut terlihat masih memejam dengan sempurna, tiba-tiba saja bisa dirasakan tangan seseorang bergerak menuju kearah perut nya, lalu tiba-tiba saja seseorang masuk kedalam selimut nya dan menenggelamkan dirinya kedalam selimut perempuan tersebut.


Seketika perempuan tersebut menggeliat, cukup merasa terganggu dengan sosok seseorang yang tiba-tiba masuk ke dalam selimutnya dan memeluk dirinya.


Sosok laki-laki itu dengan nakal bergerak lincah membiarkan bibirnya menyapu secara perlahan kulit lehernya.


"Nggg"


perempuan itu mengeluh, mencoba untuk menggeliat dan menggeser tubuhnya dengan cepat, dia berusaha untuk menghindar dari sebuah nakal bibir seseorang di kulit lehernya.

__ADS_1


Realitanya alih-alih bisa melepaskan diri dari sosok laki-laki tersebut, perempuan itu malah semakin tenggelam di dalam sapuan nakal dipeluk lehernya dan bahkan kini laki-laki tersebut secara perlahan menggerakkan bibirnya untuk turun menuju kearah dada nya.


"Ohhh Honey.... berhentilah melakukanya"


karena tidak tahan dengan godaan tersebut seketika perempuan itu merengek dan mencoba untuk terbebas dari godaan laki-laki yang ada di atas tubuhnya.


"katakan padaku kamu pergi dengan siapa kemarin baby?"


tiba-tiba suara khas berikan laki-laki di atasnya bertanya dengan penuh penekanan, nada cemburu di dalam suara tersebut saat ini.


"Siapa?"


perempuan itu bertanya masih sambil memejamkan bola matanya, enggan untuk membangunkan dirinya saat ini.


"yang membawa mobilmu bersama dirimu kemarin?"


laki-laki tersebut kembali bertanya, kali ini laki-laki tersebut mencoba untuk menenggelamkan kepalanya kedalam kamisol biru muda yang digunakan oleh perempuan tersebut, membuat kepalanya berada diantara kedua belah dada perempuan itu, dengan gerakan yang begitu nakal laki-laki tersebut mulai membiarkan lidahnya menyapu secara bergantian pada kedua belah dada perempuan yang berada di bawah Kungkungan nya tersebut.


perempuan itu jelas langsung menggeliat dengan sempurna, membiarkan kedua belah tangannya meraih kepala laki-laki tersebut dan berharap laki-laki tersebut mau melepaskan dirinya dalam kungkungan nya.


Tapi alih-alih laki-laki tersebut mau melepaskan dirinya, laki-laki tersebut malah semakin menenggelamkan kepalanya untuk masuk ke dalam dada perempuan tersebut.


hal itu seketika membuat perempuan itu menggeliat, membuka bola matanya dengan sempurna dan Perempuan itu langsung mengeluarkan erangan manis nya.


"Honey please ini menyiksaku


Rengek perempuan tersebut dengan cepat, dia mendorong kepala laki-laki tersebut agar melepaskan gerakan bibir dan lidahnya, dimana laki-laki itu mulai membiarkan tangan nya bergerak masuk kedalam baju kamisol milik perempuan tersebut dan Jemari laki-laki itu mulai menjelajah masuk kedalam cup dada miliknya.


Lagi Perempuan itu membulatkan bola matanya, dia mengerang dan mencoba menahan tangan laki-laki tersebut agar tidak bergerak lebih gila meraup kedua dada nya.


Alih-alih mendengarkan laki-laki tersebut semakin nakal memainkan jemarinya ke dada perempuan tersebut hingga membuat perempuan itu mengeluarkan suara erangan nya.


"Please honey, berhenti akhhh"


"Jawab pertanyaan ku lebih dulu, siapa laki-laki kemarin yang bersama kamu?"


Laki-laki tersebut kembali bertanya, menekan Perempuan tersebut agar menjawab pertanyaan nya.

__ADS_1


"Itu hanya teman ku, teman kuliah, Jangan berlebihan menanggapinya"


Rengek perempuan tersebut mencoba untuk membalikkan tubuhnya, sentuhan demi sentuhan yang diberikan laki-laki tersebut sangat menyiksa dirinya.


"Teman sedekat itu?"


Laki-laki tersebut berbisik dibalik telinga gadis tersebut yang kini telah membalikkan tubuhnya dengan sempurna.


"Honey..kamu terlalu cemburu"


Perempuan tersebut pikir laki-laki itu semakin lama semakin posesif, sejujurnya dia menyukai nya tapi itu membuat nya cukup kesulitan belakangan ini.


"Dan kamu mengabaikan kepulangan ku kali ini? aku pergi 1 Minggu dan kamu bahkan tidak merindukan ku?"


Laki-laki tersebut protes, terlihat kesal Perempuan dibawah tubuh nya itu mengabaikan dirinya.


"Honey aku bukan mengabaikan kamu, tapi aku kelelahan Karena sidang skripsi yang semakin mepet dan membuat ku menggila, sebentar lagi hingga aku tidak akan lagi sibuk dengan keadaan dan bisa menghabiskan banyak waktu bersama kamu"


Perempuan tersebut bicara cepat, mencoba membalikkan tubuhnya kemudian membiarkan dia dan laki-laki dihadapan nya saling menatap antara satu dengan yang lainnya.


"Tapi ini menyiksa ku, kamu mengabaikan ku selama beberapa waktu ini"


Laki-laki tersebut protes sambil menatap dalam bola mata perempuan yang berada di bawah kungkungan nya tersebut.


Perempuan tersebut diam, menyentuh wajah laki-laki di atas nya secara perlahan.


"Sedikit lagi hmm, tunggu lah sedikit lagi dan aku pastikan tidak akan mengabaikan kamu Lucas"


Ucap perempuan tersebut pelan.


Lucas tampak diam, menelisik wajah dihadapan nya tersebut untuk beberapa waktu.


"Tapi ini sangat menyiksaku"


Dia bicara pelan dengan tidak sabaran.


"Sedikit lagi, please dan jangan khawatir soal apapun Lucas, aku tidak akan pernah berpaling dari mu"

__ADS_1


Setelah berkata begitu perempuan tersebut menyentuh lembut kedua belah pipi laki-laki diatas nya tersebut, kemudian secara perlahan Karla melesatkan ciuman manis di bibir laki-laki yang tidak lain sepupu nya tersebut.


__ADS_2