GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Jujur soal masa lalu


__ADS_3

"Katakanlah sayang, aku tidak dalam keadaan menekan atau memanfaatkan situasi, aku hanya ingin tahu semua hal yang terjadi, menyambung benang kusut antara semua nya"


Mommy Wilona menunggu penjelasan dari Karla atas kejadian di masa lalu, ingin tahu apa yang terjadi pada masa itu di mana Karla pada masa itu mati-matian mencoba untuk menghindari Lucas namun pada waktu berikutnya tiba-tiba saja putrinya memutuskan untuk mengejar Lucas dan berkata dia ingin tinggal dan kuliah di Paris.


dia yakin pasti terjadi sesuatu yang tidak dia ketahui pada masa itu, hanya saja dia terlalu naif dan berpikir itu hubungan yang wajar antara sepupu yang telah dianggap seperti kakak dan adik kandung yang biasa bertengkar lalu akur kembali.


tidak sedikitpun muncul kecurigaan di dalam dirinya pada kala itu, dan kini seolah-olah dia menyadari akan semua hal tersebut, pasti sesuatu telah terjadi pada masa itu hingga membuat kedua orang tersebut sampai pada hari ini.


Karla terlihat menggenggam erat telapak tangan nya, menatap mommy untuk beberapa waktu, masih ragu untuk menceritakan soal kenyataan pada masa lalu.


"Mom...maafkan aku"


Hanya itu yang bisa dia katakan saat ini.


"Kenapa harus minta maaf?"


Nyonya Wilona menaikkan ujung alisnya, berusaha untuk terus bicara dengan putri nya, dia tahu Karla tidak mungkin melakukan kesalahan hingga harus berakhir menikah bersama Lucas.

__ADS_1


"Bukankah kita sudah berjanji bicara antar sahabat? katakan pada mommy hmmm, apa yang terjadi pada masa itu?"


Lagi nyonya Wilona bertanya.


"Apa mungkin pernikahan kalian berdasarkan keterpaksaan?"


Dia menatap dalam bola mata Karla, mencari jawaban didalam nya, tahu kapan putrinya berbohong kapak tidak.


"Apakah ada yang menyeret kalian pada pusara mengerikan hingga membuat kalian tiba pada ke arah pernikahan?"


Lagi dia terus melesatkan tanya nya.


"Sebenarnya...."


Dan perempuan itu mulai membuka cerita.


"Ketika di Jepang Luna dan Daniel..."

__ADS_1


pada akhirnya perempuan tersebut secara perlahan mulai membeberkan kisah yang terjadi pada mereka di masa lalu satu persatu di mana segala kesalahan dan juga malah yang menyeret mereka pada hubungan melampaui batasan mereka terjadi pada masa itu.


Nyonya Wilona menjadi pendengar yang baik, berusaha untuk memahami cerita yang disampaikan putri nya, jangan ditanya bagaimana ekspresi dengan tanya.kigatersebut saat ini, mencoba untuk memejamkan sejenak bola matanya atas kisah yang dia dengar dari putrinya.


Nama Luna teman baik Karla di masa lalu meluncur keluar dari bibir Karla.


Yah dia nyaris lupa jika putrinya memiliki teman yang bernama Luna, dia seperti nya memang hampir melupakan Perempuan muda itu karena Luna tidak pernah lagi berkunjung ke kediaman mereka, ini pertama kalinya dia kembali mengingat setelah sekian tahun berlalu soal Perempuan tersebut.


"Aku dan Lucas pada akhirnya..."


Karla kembali bercerita, menatap wajah mommy nya begitu dalam, bicara soal apa yang terjadi dimasa itu dan kenapa mereka bisa menikah, tidak ada yang perlu dia tutupi sama sekali lagi, mencoba melepaskan beban besar yang menghantam dirinya selama bertahun-tahun.


"Tapi aku mencintai Lucas mom, aku benar-benar mencintai dia dibalik kejadian malam itu terjadi atau tidak sekalipun"


Dia menjatuhkan air matanya dengan kedua bahu bergetar hebat, meminta maaf pada mommy nya karena tidak bisa mengendalikan perasaannya.


"Maafkan aku"

__ADS_1


Nyonya Wilona hanya bisa diam, menatap Karla tanpa mengeluarkan sedikitpun suaranya lagi.


__ADS_2