GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Terlambat


__ADS_3

Karla terus mengitari seluruh bagian daripada bandara, bola matanya terus mencari sosok Lucas sejak tadi, dan jangan ditanya bagaimana perasaannya saat ini, berbagai macam pemikiran berkacamuk menjadi satu di dalam diri perempuan tersebut saat ini.


bisa dilihat bola mata gadis tersebut tampak berkaca-kaca diiringi kepanikan yang mendalam sembari kedua telapak tangannya saling bertaut dengan sempurna.


perempuan tersebut berusaha untuk terus menerangir detak jantungnya sembari dia terus berlarian kesana kemari mencari di mana sosok laki-laki yang dia cari tersebut saat ini.


Perempuan tersebut awalnya meragukan segalanya, bahkan tidak tahu sebenarnya hatinya akan bergerak ke mana hingga pada akhirnya dia menyadari tentang perasaannya sesuai dengan seperti apa yang diucapkan oleh Levina.


"jangan pernah membohongi perasaan sendiri dan jangan pernah mengalah hanya untuk perasaan orang lain, jika kita memang mengingatkan hal tersebut maka kejarlah dan jangan pernah berpikir untuk melepaskannya karena pada akhirnya menyesal hanya akan terjadi di belakang"


"kau tahu?!dia mencintaimu dengan caranya sendiri, dan aku pikir tidak ada yang salah dengan perasaan tersebut."


"coba tanyakan pada hatimu apa yang kau rasakan padanya dan jika memang kau tidak memiliki sedikitpun perasaan maka buanglah jauh-jauh dan lupakan tapi jika kau memiliki perasaanku khusus untukmu maka pergilah dan kejar dirinya jangan sampai suatu hari kamu menyesali apa yang kamu lakukan hari ini."


dia berusaha untuk menutup telinganya dan kedua belah bola mata nya, matematika menyukai perasaannya dan juga berpikir jika perasaannya sebenarnya tidak wajar.


namun sekuat apapun dia mencoba untuk mendustai perasaannya realitanya dia sama sekali tidak bisa melakukannya.


pada akhirnya perempuan itu bertanya-tanya sebenarnya apa yang dia inginkan dari hatinya, mencoba menyusun setiap hal diantara dirinya dan Lucas sejak dulu hingga kini, kemudian dia merangsang tentang perasaannya sendiri tentang bagaimana rasanya selama ini, dia ingin tahu bagaimana rasanya jauh dari laki-laki tersebut dan tidak bicara pada Lucas sama sekali.


dia melakukannya selama beberapa bulan ini dan bahkan berusaha untuk menekan seluruh perasaannya, dan bayangkan bagaimana perasaannya saat ini jelas tidak baik-baik saja.


Hingga pada akhirnya dia menyadari soal sesuatu jika sesungguhnya dia mencintai laki-laki tersebut tanpa pernah disadari, kebersamaan yang tercipta di antara mereka selama belasan tahun, dan tidak bisa dia pungkiri selama menjalani kebersamaan sebagai kakak dan adik sesungguhnya iya nyaris tidak lagi merasakan hal tersebut sebagai hubungan kakak dan adik, dia sebenarnya menatap laki-laki tersebut dari sudut pandang yang berbeda tanpa dia sadari sama sekali namun dia berusaha untuk terus menepisnya karena dia tahu ada hubungan rumit yang terjadi di antara mereka dimana dia sadar mereka adalah kakak dan adik dalam ruang lingkup kata sepupu.


sebenarnya apakah kejadian malam itu benar-benar membuatnya marah atau tidak?!.


Jawabannya sebenarnya tidak, dia sama sekali tidak marah, hanya saja ada satu ketakutan tersendiri dalam hatinya saat ini karena itu dia mencoba untuk menghindari Lucas secara mati-matian.

__ADS_1


Realitanya ada satu perasaan berdebar-debar dan rasa bahagia atas kejadian hari itu dan karena dia takut perasaan yang berkembang semakin jauh maka dia pikir mungkin sebaiknya dia menghentikan semuanya sebelum segalanya terlanjur bergerak semakin jauh.


Karla berusaha untuk menghindari laki-laki tersebut selama beberapa bulan belakangan dan berusaha untuk mengabaikannya karena Karla takut jika laki-laki itu akan salah paham dengan perasaannya.


Namun seperti apa yang dikatakan oleh Levina, realitanya dia sama sekali tidak bisa melepaskan laki-laki tersebut dalam keadaan apapun itu.


semakin dia menghindari laki-laki tersebut semakin dia tersiksa, dan dia sudah tidak bisa lagi untuk terus bertahan dengan ketakutannya


dan kini di sinilah tempatnya saat ini, di dalam bandara tersebut mencoba untuk mengejar langkah dan mencari sosok Lucas yang tidak tahu ada di mana.


berulang kali dia mencoba untuk menghubungi handphone laki-laki tersebut namun realitanya dia sama sekali tidak bisa menghubungkan panggilannya pada handphone laki-laki tersebut sejak tadi sama sekali tidak bisa dihubungi.


bahkan dia berusaha untuk menghubungi handphone sekretaris lucas, dia juga sama sekali tidak bisa menghubungi sekretaris daripada kakak sepupunya tersebut.


Dan satu-satunya cara yang bisa dilakukan saat ini adalah terus bergerak dengan cepat untuk mencari Lucas dan berusaha untuk mengecek penerbangan menuju ke Paris pada malam ini.


"Maafkan kami Nona tapi penerbangan menuju ke arah Paris telah lepas landas dalam 20 menit yang lalu"


Perempuan yang berdiri tepat di hadapan Karla sembari mengembangkan senyumannya tersebut bicara dengan cepat sambil menundukkan kepalanya.


mendengar hal tersebut Karla terlihat menelan salivanya.


"apa mungkin ada penerbangan lainnya yang tidak aku ketahui?"


tanya Karla lagi dengan cepat.


perempuan tersebut menggelengkan kepalanya, dia kembali meminta maaf.

__ADS_1


"Maafkan kami nona, itu adalah penerbangan terakhir pada malam hari ini"


jawab perempuan itu lagi dengan cepat sembari mengembangkan senyumannya.


dan bayangkan bagaimana ekspresi Karla saat ini.


dia ingin kembali bertanya tapi realitanya dia tahu semua pasti hanya akan sia-sia saja, apa yang dia harapkan dari segalanya, laki-laki itu jelas telah pergi naik pada penerbangannya di mana pada saat ini dia melihat layar handphonenya di mana sebuah pesan masuk di sana.


"Aku mencintai Lucas, maafkan aku Karla, tapi aku benar-benar mencintai nya, kamu tidak akan marah lagi bukan karena aku meminta pada daddy ku untuk bisa bersama dirinya?"


Itu adalah pesan dari Luna.


Karla seketika menggenggam erat telapak tangan nya.


bayangkan bagaimana ekspresi Karla saat ini ketika dia menerima pesan tersebut, seketika bola mata gadis tersebut berkaca-kaca dan dia mencoba untuk menahan tubuh yang bergetar dan seketika air mata gadis tersebut akan tumpah.


di dalam keadaan yang kacau balau Levina terlihat menyusul langka sahabat nya tersebut di belakang sana, gadis tersebut menatap kearah Karla dengan tatapan yang cukup iba.


sejak awal dia terus mengikuti perempuan di hadapannya tersebut, di mulai saat dia melihat sahabat baiknya itu berlarian menuju ke arahnya seluruh bagian penjuru bandara tersebut hanya untuk mencari Lucas hingga saat ini.


dia tahu bagaimana paniknya Karla mencari keberadaan laki-laki tersebut, begitu pihak bagian informasi berkata jika pesawatnya di naiki Luca setelah lepas landas dalam waktu yang cukup lama, bisa dilihat bagaimana ekspresi Karla.


hingga pada akhirnya perempuan di hadapannya itu berbalik dan menatap ke arah wajahnya untuk beberapa waktu, Karla berlarian dengan cepat menuju ke arah dirinya dan seketika Karla memeluknya dengan erat lantas sepersekian detik kemudian tangis Perempuan tersebut pecah.


"aku terlambat dan aku telah kehilangan dirinya, Levina"


ucapkan Karla sahabat baiknya tersebut didalam Isak tangisan nya.

__ADS_1


__ADS_2