
PART 10
Rey, setelah menyelesaikan misinya dia mendapatkan hadiah tertentu yang diberikan dalam dunia permainan itu, kini dia dengan rekan-rekan lainnya masih berada di dalam mobil.
Srett.....
Di saat mereka semua duduk santai di atas jok mobil tiba-tiba Ex menghentikan mobilnya dan mengerem dengan cepat karena dia melihat jalannya ditutupi dengan besi yang berkawat, bahkan besi yang berkawat ini bukan besi biasa atau pendek yang bisa dilewati atau diterobos oleh semua orang.
"Heh, kenapa sih ada penghalang di jalan?"Devan segera keluar dengan sebuah belah pedangnya ingin menghancurkan penghalang tersebut.
"Tunggu, hati-hati jangan gegabah dan menyentuhnya,"Rey segera menghentikan tindakan dari depan, Rey ketika melihat dari awal sudah curiga karena ada beberapa zombie yang terjerat di samping penghalang besi ini.Dengan sangat teliti Rei melihat penghalang ini dan juga sekitarnya.
"Kenapa? jika kita tidak awasi pengarang ini maka kita tidak bisa lewat dari jalan ini, lagian tidak ada zombie juga, dan ini pun hanya zombie-zombiei mati yang tidak bisa bergerak,"kata Devan seenaknya berbicara dan bertindak.
"Tidak, bisa saja zombie itu terbangun ketika mendengar suara atau kebisingan,"kata Rey tetap menghentikan tindakannya.
"Cih lagian ini adalah zombie yang kecil yang mudah untuk dikalahkan jadi jangan takut yang penting kita segera selesai ke sana kota Zen,"Ucap Devan yang sudah berdiri di penghalang besi tersebut yang berduri.
"Bukan, bukan itu yang kumaksud tetapi Apakah kamu tidak melihat kenapa zombie-zombie ini berarti bergerak? lihatlah penghalang ini dari sisi lain dan juga ujung dari penghalang ini, penghalang ini terhubung dengan beberapa tiang listrik dan juga di sini tertulis WARNING,"Rey langsung membalikkan papan pemberitahuan itu yang sudah roboh.
__ADS_1
Ex akhirnya mengambil sebuah batu dan melempar ke penghalang tersebut sehingga batu tersebut terpental kembali karena ternyata penghalang tersebut terdapat tekanan listrik yang sangat tinggi sehingga membuat para zombie itu mati dan tidak bergerak, kenapa mereka tidak pergi ke samping atau melewati dari jalan itu? karena di samping kanan dan kiri hanya pohon-pohon yang menjulang tinggi, mungkin Jika mereka jalan kaki akan bisa melewatinya tapi tidak dengan sebuah mobil.
"Wohhhh, ternyata penghalang ini memiliki sengatan listrik, jika kau tadi mencoba melepasnya mungkin kau sudah mati terkena sengatan listrik,"Chao mengatakan hal itu kepada Devan sambil menepuk pundaknya.
"Jadi? Apa yang harus kita lakukan kalau kita tidak bisa melewati jalan ini? yang gue tahu jalan menuju kota Zen ini, tetapi jika kita tidak memakai mobil mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama,"Kaya Devan kepada teman-teman yang lainnya.
Mereka akhirnya berdiskusi untuk menangani hal seperti ini, Chao memiliki usulan yaitu mereka harus menjalankan kaki dan melanjutkan perjalanannya melewati samping kanan dan memasuki bagian hutan-hutan,namun Devan mengatakannya jika dia melewati bagian hutan-hutan akan membutuhkan waktu yang lama, Dan Rere juga memberi ulasan mengenai lewat Jalan hutan mungkin akan ada beberapa hewan buas karena sudah lama di dunia ini tidak ditempati oleh manusia normal.
"Ex? Jadi apa yang harus kita lakukan selanjutnya Ini semua adalah tanggung jawabmu dan kamu yang akan memberi keputusan yang terakhir karena kamu adalah pemimpin,"Ucap Devan.
Di saat mereka semua berpikir mengenai tentang jalan, Rey diam-diam masih mau ngotak-ngatik penghalang tersebut dan melihat-lihat kabel-kabel yang ada di sampingnya.
"Hey Rey, kemarilah bagaimana dengan usulanmu?"Devan meminta re untuk bergabung memberi saran.
"Eh eh, kemarilah aku menemukannya, Kalian tidak perlu bermasalah mengenai jalan, tolong carikan aku sebuah tang ,dan kain,"Rey berteriak kepada rekan-rekan yang lainnya untuk segera membantunya, mereka semua yang melihat tindakan raih mulai menghampirinya dan menanyakan apa yang akan dilakukannya, Rere segera bergegas ke mobil dan mencari alat-alat yang diminta oleh Rey.
"Duh dimana Ya tang nya padahal kemarin aku lihat di sini,"Rere masih mau ngobrak-abrik di dalam mobil untuk menjadi sebuah tang, Untung saja tang itu ditemukan oleh Rere dan bergegas kembali menuju ke arah rey, Rere segera memberikannya kepada Rey.
Rey kemudian menghilang nafas dan mencoba untuk tetap tenang, dia mengetahui kalau jalur kabel ini yang menghubungkan listrik yang sangat kuat pada penghalang sehingga membuat para zombie ini meninggal, Rey sekali lagi bertanya kepada rekan-rekan lainnya Apakah tidak apa-apa jika penghalang ini tidak memiliki sengatan listrik lagi? namun rekan-rekan lainnya tentu saja setuju karena ini adalah jalan satu-satunya yang cepat menuju ke kota Zen.
__ADS_1
Tapi Chao, Dia memberi saran lagi apakah jika dengan melepas penghalang rezeki ini zombie-zombie akan bebas masuk ke sembarang kota apalagi ke kota zen? seketika semuanya diam karena benar saja Mungkin dengan cara ini para zombie akan berkurang dan juga tidak bisa melewati kota Zen.
Karena terlalu lama berpikir mengenai hal ini akhirnya mereka semua memutuskan untuk segera memutuskan kabel listrik yang menyalurkannya kepada penghalang.
TREEEKKK......
Satu kabel sudah terputus ternyata masih ada satu kabel lainnya yang harus diputuskan dan dia harus berhati-hati agar tidak terkena sengatan listrik, Rey sudah membungkus kedua lengannya dengan kain dan juga Dia memegang sebuah tang agar tidak terkena sengatan.
Trekkkk....
Di saat itu,Rey akhirnya berhasil mematikan listrik listrik yang mengenai penghalang itu.
"Hore...... Jadi sekarang kita bisa lewat,"yang lainnya merasa senang karena mungkin saja mereka menaiki mobil lagi.
Di saat itu, ketiga lelaki mencoba membuka penghalang itu menggunakan alat mereka sebisa mungkin dan Rere bersama Chou menunggu di dalam mobil untuk memajukan mobilnya.
SRETT.......
Kini penghalang jalan tersebut sudah terbuka cukup lebar yang dimana mobil saja bisa melewatinya, mereka akhirnya bisa melewati dari penghalang itu dan menaiki mobil lagi menuju ke kota Zen, ternyata jaraknya cukup jauh sehingga memakan 4 hari, dan berbekalan mereka di perjalanan hanyalah sebuah minuman dan juga roti kering.
__ADS_1
Rey melihat ke sisi kanan dan kiri tetap saja yang dilihat oleh hanyalah zombie-zombie saja, dia melihat zombie-zombie dari peternakan dari perumahan hingga ladang juga ada zombie, sungguh dunia yang sangat miris sekali.
Dan karena waktu yang cukup panjang mereka juga bergantian menyetir untuk beristirahat satu sama lain.