Game World With System

Game World With System
Part 21 :Di hadang


__ADS_3

PART 21


Dua pria yang beranggota dari pemberontak sedang berdiri tegak menjaga mereka berdua untuk tidak kabur, Rey hanya bisa melihat seisi ruangan yang dipenuhi kayu saja tidak ada barang lainnya untuk dipakai melepas ikatan.


"Pedang? oh iya, bisakah kamu mengambil pedangku?"pinta Rey.


"Hah? pedangmu?".


"Iya".


"Tapi, aku dalam keadaan terikat jadi aku tidak bisa mengambil pedangmu yang besar itu,"temannya yang berada di sebelahnya hanya bisa menggelengkan kepala.


Rey tidak ingin berakhir hidupnya di dunia game apalagi berakhir di tempat pemberontak seperti ini, Dia ahli dalam dunia game Jadi tidak boleh kalah imajinasinya selalu luar biasa tidak akan kehabisan akal.


Dengan susah payah mencari cara untuk keluar dari tempat itu tiba-tiba dia memiliki sebuah ide yang di mana dia akan berpura-pura sakit perut atau kebelet, namun dirasa hal ini tidak akan mempan atau trik yang sangat kuno untuk kabur dari tempat.


Mereka berdua akhirnya tidak bisa melarikan diri dari tempat itu sehingga dirinya dan temannya didatangi oleh seorang pia dan di bawah secara paksa ke suatu tempat, Rey dan juga temannya didorong oleh para pemberontak untuk ke suatu tempat.


Dan juga mereka membawanya tidak seperti biasa mereka mendorong dan memukulnya jika berjalan dengan perlahan seperti hewan saja.


"Awhhhhh, aku bisa jalan tahu nggak usah pakai mukul segala!".


"Heh! tutup mulutmu jangan bicara!"ucap seorang pria yang berada di sebelahnya memegang sebuah cambuk.


Rey pun keluar dari tempat penculikan itu dia kalau ada di kandang kecil dan diseret menuju ke tempat yang sangat ramai, para pemberontak tersebut bersorak riang menyoraki mereka, Mereka terlihat sangat gembira sekali ketika Rey dan temannya keluar, Rey dan temannya akhirnya diberhentikan di tempat yang cukup tinggi yang di mana ternyata itu adalah tempat pemenggalan kepala.

__ADS_1


"Aa....aku .....aku sangat takut sekali,"Lui Bao terlihat sangat ketakutan sekali sehingga dirinya kencing di celana.


Para anggota pemberontak yang tidak menyukai kerajaan Yang Tin, mereka semua terlihat sangat suka.


Yang Tin adalah kerajaan yang makmur namun banyak sekali dimusuhi orang lain karena dia adalah kerajaan yang sangat besar sekali dan memiliki bahan pangan yang sangat banyak.


Namun, musuh ini ternyata dari daerah-daerah yang lainnya karena ingin merebut kekuasaan dari raja itu.


HOREE.....


HOREE.....


BUNUH!!! BUNUH!!! BUNUH!!!


Mereka bersorak dengan sangat keras menginginkan Rey dan temannya itu untuk dibunuh dengan cara dipenggal kepalanya.


"SEMUANYA!!!!! TOLONG DIHARAPKAN DIAM KARENA PERTUNJUKAN AKAN DILAKSANAKAN SEGERA!!!"Sang pemimpin dengan keras berteriak kepada anggota lainnya untuk tidak bersuara dan melihat pertunjukan yang akan segera dimulai.


Mereka yang di mana adalah pemberontak sudah mengelilingi Rei di atas kayu yang hendak dipenggal, kemudian ada seorang pria yang bertubuh besar mengambil sebuah kapak untuk memenggal kepala mereka berdua.


"Baik,atas nama Adikku Joy! hari ini kesatria Rey!!! akan di bunuh! dengan cara dipenggal secepat mungkin!"ternyata ini adalah kakak Joy yang di mana adiknya telah terbunuh oleh kstaria Rey,namun Rey yang baru memasuki dunia permainan tidak tahu apa-apa tiba-tiba saja dia sudah memiliki musuh di dunia game ini.


Rey memberontak ingin memintanya untuk segera dilepaskan, Tetapi bagaimana mungkin orang lain melepaskan dia karena dia adalah orang yang ternama dan didakuti oleh semua orang.


Pria yang bertubuh besar itu mengambil kapak dan menghampiri Rey, kedua lengannya dipasung dan kepalanya dipasang juga, Lui Bao yang di mana dia adalah prajuritnya masih berada di belakang karena Rey yang akan terlebih dahulu dibunuh oleh mereka.

__ADS_1


"Siall!!!!! Kalau begini aku akan gagal! Ibu tolong maafkan aku jika aku bisa berhasil di dunia ini aku akan berbakti kepadamu"Rey mulai meneteskan air matanya dan berpasrah dengan semua keadaan.


1.....2.........


Hitungan akan segera dimulai yang di mana pria yang bertubuh besar hendak memanggang kepala Rey.KETIKA ITU........


SYUT.....SYUTT.....SYUT.......


Lalu beberapa anak panah mulai terbangan dan berjatuhan di seluruh kerumunan, ketika memulai pertunjukan untuk pemenggalan kepala tiba-tiba ada anak panah yang muncul dari pepohonan yang tersembunyi.


Jadi terjadilah amburadul di tempat kerumunan itu mereka semua mulai berlari untuk mencari persembunyian, orang-orang yang berada di kerumunan itu ada juga yang terkena tembakan anak panah sehingga dirinya terjatuh meninggal.


Rey mencari kesempatan untuk meminta pelayan yang ada di belakangnya untuk mengambil kapak di sebelahnya dan mengeluarkan dirinya dari pasung tersebut.


Pelayan atau pengawet tersebut langsung mengambil kapak dengan keadaan tadi keadaan jalan yang melompat-lompat, kemudian dengan hati-hati langsung melepas nya,tapi karena pengikatnya terbuat dari rantai yang sangat kuat dia tidak bisa melepasnya, akhirnya ada seseorang yang memakai sebuah topeng datang dari pepohonan tersembunyi dan menghampiri mereka, kemudian orang tersebut mengambil pedangnya dan memutuskan rantai tersebut sehingga mereka berdua lepas.


Rey tidak tahu harus berbuat apa lagi, akhirnya dia bebas dan berlari untuk mengikuti orang yang telah menolongnya, di saat itu pengawalnya juga mengikutinya dari belakang.


"Bunuh dia! jangan sampai mereka lepas!"Sang pemimpin tidak terima jika Rei lepas dari tangannya dan memerintahkan anak buahnya untuk segera menangkap dan mengejarnya.


Rey bersama orang yang telah menolongnya memasuki pepohonan yang cukup rimba, anak buah dari pemberontak itu juga mengikutinya dari belakang dan hendak membunuhnya.


Ini adalah pertama kalinya dia juga merasa tegang karena dikejar-kejar orang lain dengan senjata yang begitu tajam, setelah memasuki hutan yang sangat rimba Dia ditarik oleh seseorang yang bersembunyi di balik pohon yang cukup besar, dan pengawalnya yang berada di belakang mengejarnya dari belakang namun karena dirinya berlari cukup lambat sehingga terpeleset dan mengenai lubang yang ada di hutan tersebut.


"Hah? tolong a....a...."Lui Bao tidak berani berteriak lagi jika dia berteriak di dalam lubang itu dia tidak tahu siapa yang akan datang, bisa saja yang akan datang adalah pemberontak itu dan membunuhnya.

__ADS_1


Akhirnya Lui Bao lebih memilih diam dan menutup mulutnya menunggu suasana hening.


Rey, berada di balik pohon yang besar bersembunyi dengan seseorang yang telah menolongnya, Di saat dia berpikir kalau dirinya sedang berdua tiba-tiba orang-orang di Balik pohon mulai bermunculan dengan senjata mereka masing-masing, orang tersebut langsung menghadang para pemberontak dan membunuhnya satu persatu sehingga para pemberontak yang lainnya kalah dan mundur kembali ke markas miliknya.


__ADS_2