
PART 17
Rey demi memenangkan sejumlah uang yang besar atau hadiah dari game, dia akan memulai permainannya lagi walau nyawanya dipertaruhkan namun walaupun begitu ini adalah permainan yang dia inginkan dari sejak dulu.
Rey kembali ke samping kanan untuk melihat DVD dari game yang akan dimainkan hari ini, dia meminta saran kepada sahabat yang ada di sebelahnya apa yang harus dia mainkan untuk menyelesaikan misinya?.
"Emmm...... menurut aku biar kamu cepat selesai dan memenangkan uang yang banyak harusnya kamu memilih game yang mudah dimainkan contohnya game ini seperti game membuat kue....."canda temannya dengan tersenyum lebar memperlihat giginya yang rapi.
"Hahahahah, ternyata kamu lucu juga ya Mana mungkin aku membuatku seperti ini kau gila...... Aku minta saran Apakah aku harus bermain perang lagi? atau ini melawan alien-alien? ayo dong apa yang harus aku mainkan aku bingung nih"ujarnya masih melihat DVD yang ada di dalam kardus dengan acak.
Dio kemudian melihat-lihat DVD yang ada di dalam kardus tersebut dan menemukan sebuah kaset game yang menurutnya sangat menarik.
"Nahhhhh, menurut aku ini kayaknya seru deh soalnya ini cocok banget sama yang kamu suka,"menyodorkan DVD itu kepada Rey.
"Hmmmmmm emangnya seseru apa sih sehingga kamu memilih DVD ini untuk aku"mengambil DPD tersebut dan melihatnya.
Rey kini sudah memegang DVD game tersebut dan melihat instruksi dengan jelas dari permainan itu, game yang dimaksud sahabatnya adalah game yang berjudul "PUTRI FHUAN" walau terlihat judul-judul dari game ini sangat klasik sekali dan tidak jelas seperti permainan yang ada.
"Dio, emangnya bener kamu nyuruh aku mainin game ini?"terlihat Rey merasa tidak nyaman dan bimbang.
"Yaaa, coba kamu baca di instruksinya kalau di situ kamu cuman nyuruh untuk menyelesaikan misi di sini sudah tertulis putri Fhuan menghilang dan tugas kamu di sini adalah mengembalikan putih tersebut ke kerajaannya, nahhh..... Jika kamu bisa menyelesaikan misi ini selain kamu mendapatkan hadiah yang banyak tetapi kamu juga bisa bertemu dengan wanita yang sangat cantik...... pokoknya jangan buang kesempatan ini, memang kalau di dunia nyata tidak ada wanita cantik yang bisa kamu temui hehehe...... tetapi kamu bisa dong deketin wanita cantik di dunia game dan kamu menjadi ksatrianya????"ucap sahabatnya Dio sambil mengibaskan rambutnya seolah-olah Dia sangat keren atas penjelasan dan sarannya.
Rey terbengong memainkan alisnya dan memikirkan kedua kalinya,tidak ada salahnya juga dia memainkan game yang diminta oleh sahabatnya itu, dia juga memang tidak memiliki pacar di dunia real apalagi di dunia game dia harus menyelamatkan tuan putri yang sangat cantik dan membawanya ke dalam istana, tidak berpikir lama akhirnya dia setuju dan berniat untuk memainkan game Putri Fhuan.
"Siap..... oke aku akan melakukannya dan menyelesaikan misi ini,"Rey mengedipkan mata kepada sahabatnya dan duduk di depan komputer mengambil DVD tersebut untuk memulai permainan.
__ADS_1
"Yoshhhhh, kalau sudah memainkannya jangan lupa ya nanti ada adegan yang sangat keren,"ucapnya tersipu malu dan mengolok-olok.
"Apaan sih, emangnya apaan adegan keren Aku nggak tahu loh?".
"Hahahahah kamu memang yah dasar pria polos sama sekali nggak tahu adegan di bagian akhir, itu loh adegan pas udah nyelamatin terus kamu ada kecupan gitu...... itu loh kiss kiss itu loh......."Dio tidak ingin menjelaskan semuanya.
Rey hanya bisa menggelengkan kepalanya mulia sahabatnya Se bercanda itu,Rey kini sudah siap dan akan memulai permainan dari game Putri Fhuan.
[GAME PUTRI FHUAN]
-KARAKTER : KSATRIA REY
-UMUR : 24
Indentitas Rey di dalam dunia game ternyata bisa diubah dan juga di otak-atik oleh dirinya apapun yang dia mau, dan juga apapun yang dia inginkan.
READDYYYYYY!!!!!!
[KLIK]
Dunia seketika terdiam dan Rey tiba-tiba melintasi sebuah waktu dan bersiap-siap ke dalam dunia game.
GDUBRAKKKK.....
Ternyata Rey kini sudah berada di dalam dunia game dan Yamada di atas pohon sehingga dirinya terjatuh dan membuat kesakitan seluruh tubuhnya.
__ADS_1
"Duh, bisa-bisanya aku mendarat di tempat yang gak aman kayak gini gimana coba kalau aku mendarat di tempat yang lebih parah lagi?"dia sambil mengomel-ngomel membersihkan bajunya tanpa disadari ada orang lain yang memperhatikannya.
Rey melihat ke seluruh tubuhnya dan dia memakai pakaian yang beberapa tahun lalu lebih lama, ternyata ini adalah game dulu bukan game zaman modern yang di mana ini memakai pakaian kekaisaran.
"Ksatria Rey, Apa yang sedang anda lakukan di bawah pohon seperti ini? cepatlah ikut aku ke dalam istana karena raja memanggil anda,"ujar sang prajurit yang memakai pakaian hitam dan beberapa ikat pinggang yang terbuat dari tali yang di mana ternyata dia adalah seorang prajurit kerajaan.
Rey kini belum mendapatkan instruksi atau peraturan dari game ini jadi dia hanya bisa mengikuti prajurit tersebut ke dalam istana.
Rey terkejut sekali melihat dunia game yang di mana ini adalah dunia di masa lalu yang masih dalam bentuk ke kerajaan, Dia sangat terpukul sekali melihat dinding-dinding kerajaan yang begitu besar sekali hingga ada hiasan-hiasan dari kerajaan yang terbuat dari emas.
"Wooohhhh, ternyata pada zaman dahulu kerajaan sangat keren sekali"Rey sangat mengaguminya sehingga dia tidak fokus berjalan ke depan dan membuat dirinya bertabrakan dengan seorang pelayan wanita.
BRUAKKKK....
"Eh, Maaf Maaf ya maaf banget aku tidak sengaja maaf banget, Tuan maafkan aku, saya baru dia melakukan apa saja Tapi tolong jangan bunuh saya tuan,"gadis tersebut atau pelayan dari istana ini tiba-tiba meminta maaf hanya karena tidak sengaja bertabrakan dengan Rey.
"Tidak, kamu tidak perlu meminta maaf separah itu aku telah memaafkanmu lagian aku yang tidak sengaja karena jalan tidak lihat-lihat,"Kata Rey yang merasa tidak enak hati kepadanya, Rey juga melihat kalau pelayan di istana ini ternyata sangat cantik juga apalagi kalau dia bertemu dengan putri kerajaan.
Sang prajurit yang memandu ksatria Rey mengetahui kalau dirinya bertabrakan dengan seorang pelayan wanita,prajurit tersebut meminta kesatria rey untuk segera membunuhnya atau menghukumnya.
"Ksatria!! tolong maafkan pelayan yang ada di sana ini jika kamu tidak suka maka kamu enggan membunuhnya sekarang juga!"prajurit tersebut menunduk dan menaruh lengan di dadanya.
Rey tentu saja mendengar kata bunuh langsung menolaknya dan membiarkan pelayan gadis tersebut dan tidak perlu mempermasalahkannya, Rey beralasan dia harus pergi berhadapan dengan raja dan tidak perlu mengurusi pelayan ini, akhirnya prajurit tersebut membiarkan gadis pelayan itu pergi.
Sang gadis pelayan langsung berterima kasih banyak dan tidak disangka kalau kesatria Rey sangat baik hati tidak seperti ksatria yang lainnya.
__ADS_1