Game World With System

Game World With System
Part 72 : Kebusukan sang pemimpin


__ADS_3

PART 72


"Akh..... tolong,siapapun yang ada di luar tolong aku, aku mohon tolong aku,"dengan rintihan yang begitu tidak jelas.


Sauna yang merasa penasaran kini menyadari kalau suara itu berasal dari tempat tersebut dan dia mengenalinya kalau suara itu adalah suara temannya sendiri Rella.


Sauna ingin melihat ke dalam tempat tersebut tetapi takut jika ada seseorang yang mengetahuinya, dia mencoba berfokus untuk pergi meninggalkan tempat itu namun Rella yang kesakitan terus saja meminta tolong hal ini membuat sauna merasa tidak enak.


Cklek......


Sauna membuka pintu kamar tersebut dengan perlahan, dia juga mulai berhati-hati takutnya ada orang yang melihatnya, sauna berani memasuki area tersebut karena mengetahui orang-orang sedang berpesta di sebuah perayaan.


Untuk gambar tersebut ternyata berbeda sekali, kamar tersebut berpisah dengan rumah Sang pemimpin sehingga orang-orang bebas memasukinya dan tempat ini khusus untuk para pelayan pria.


Dengan sangat hati-hati sauna membuka pintu itu, dan ternyata pintu itu terkunci dari luar ketika dia membukanya dengan perlahan alangkah terkejutnya melihat temannya dalam keadaan yang sangat lemah.


"Rel?? apa yang telah terjadi kepadamu?"Sauna merasa iba sekali dan segera membantunya.


"Ka...kamu,sauna?"Dengan sangat rendah sekali karena dirinya sudah merasa lemah.


"Iya, ini aku kenapa tubuhmu seperti ini? apa yang telah terjadi dengan dirimu?"Sauna sangat mengkhawatirkan temannya itu walau temannya dulu sudah pernah jahat kepada dirinya.


"Sa...sauna, maafkan aku aku tidak tahu kalau berada di sini akan memberikan seperti ini, minta maaf karena salah membuatmu terjerumus ke dalam rumah sang pemimpin, kini aku sudah merasakannya,"Rella benar-benar meminta maaf kepada sauna atas apa yang telah terjadi kepada sauna kemarin.


"Sudah, aku sudah tidak apa-apa sekarang Aku harus membawamu ke tabib untuk mengobatimu,"sauna ingin membawa temannya keluar dari tempat itu dan segera diobati.


Tapi karena dirinya wanita dia sangat lemah,sauna sama sekali tidak bisa menggendongnya.

__ADS_1


"Yaudah,kamu di sini dulu aku janji akan kembali ,"Sauna mencari beberapa kain dan di basahi, setelah itu mengelap ke luka lembab yang ada di tubuh Rella.


Rella hanya bisa terbaring di atas ranjang dengan rasa sakit.


Rey, dia kini sebagai seorang pelayan membawakan makanan untuk sang pemimpin, kemudian dia mengikuti pelayan lainnya dan memasuki ruangan tertentu yang di mana Ini adalah ruangan sang pemimpin dan juga atasan-atasan yang lainnya.


Di sini banyak sekali para pria yang di mana itu memiliki jabatan tertinggi dan di sampingnya tidak lupa dengan pelayan wanita untuk menghiburnya.


"Hahahaha, ternyata memang manusia ini bodoh-bodoh semua ya, kenapa mau berpisah di saat seperti ini padahal mereka juga akan dijadikan makanan monster,"ucapkan pemimpin kepada bawahan bawahannya yang ikut berpesta di ruangan tertentu itu.


"Yah, sudahlah yang penting kita senang dan biarkan mereka hidup bahagia sementara setelah itu biar mereka menjadi santapan monster, ternyata memang menyenangkan di saat dunia seperti ini,"ucap bawahan yang lainnya yang sedang minum-minuman keras .


Rey berpura-pura menjadi seorang pelayan dan mengantar makanan kepada mereka semua, dia juga mendengar percakapan dari sang pemimpin dan bawahannya di ruangan itu.


"Ouhh ternyata benar bukan Sang pemimpin saja yang membuat hal seperti ini ternyata ada bawahan lainnya juga,"Rey mulai menyimak dan melihat sang pemimpin tersebut, tidak lupa melihat jalan yang ada di area ruangan tersebut.


Dengan sangat cepat yang di mana Dia seorang pelayan kini berubah menjadi seorang penjaga dari sang pemimpin.


"Ayo, silakan minum-minum jangan enggan ya, Aku mau permisi dulu mau melihat peliharaanku,"Sang pemimpin mulai berdiri dari tempat duduknya dan bergegas menuju ke sebuah tempat yang di mana itu adalah tempat monster.


Zen dan Ling Ling, dia sudah berkeliling dari rumah sang pemimpin itu yang luas tetapi sama sekali tidak menemukan monster yang dimaksud oleh sauna.


"Ih.... Google tahu dari tadi nggak nemu-nemu emang rumah segede gaban kayak gini monsternya disimpan di mana di dalam rumah?"Ling Ling hanya bisa menggerutut karena tidak berhasil menemukan monster tersebut.


"Ling, udah dong jangan cemberut nanti cantik mu jadi jelek, udah ya kamu jangan ngambek lagi kita cari lagi yuk,"Zen akhirnya dengan nada yang sangat lembut sekali mengajak Ling ling untuk mencari monster itu lagi.


"Iya......".

__ADS_1


Ketika Zen dan Ling Ling ingin berkeliling lagi mencari motor tersebut tiba-tiba dia mendengar suara dari balik dinding, suara itu bukanlah suara yang dilakukan oleh manusia dan suara ini seperti suara yang sangat aneh sekali.


Ling Ling sangat penasaran dengan suara tersebut dan meminta Zen melihat ke balik dinding yang dia lewati.


"Lah, ini kan dinding kita mana bisa lihat,"Kata zen. yang melihat ke atas dinding itu.


Dan pada dinding itu sama sekali tidak ada pintu hanya ada celah-celah kecil yang ada di atas tetapi mereka juga tidak bisa menjangkaunya karena terlalu tinggi.


"Ehh.... bantu aku naik ya biar kamu yang bantu aku, kalau kita keliling jauh lagi,"Pinta Ling Ling.


Zen yang sangat mencintai ling ling hanya bisa menuruti perkataannya,Ling Ling akhirnya mulai naik dan dibantu oleh zen,Zen seketika 1 kaki mulai naik di bahu kanan Zen ,dan 1 kaki lainnya juga menyusul di bahu kiri.


Setelah Naik,Zen mencoba untuk menegakkan tubuhnya dengan perlahan agar Ling Ling yang naik di atas punggungnya tidak terjatuh.


"Pelan pelan!".


"Iya bawel".


Mereka atas kerjasama akhirnya berhasil melihat ke bagian lubang, ternyata di atas celah-celah mereka bisa mengintip ke dalam.


Ling Ling melihat celah-celah akhirnya mulai mengintip dan dia sangat terkejut melihat sebuah monster yang begitu besar.


Di sisi lain,Rey sebagai pengawal hanya bisa mengantarkan Sang pemimpin ke sebuah ruangan yang besar dan ini ternyata adalah ruangan khusus yang bisa dimasuki oleh sang pemimpin.


Rey hanya bisa menunggu di luar, Sang pemimpi dengan hati-hati membuka pintu dan memasuki kembali.


Di dalam ruangan tersebut ternyata Sang pemimpin bertemu dengan monster yang dimaksud oleh sauna, itu juga bisa berbicara satu sama lain dengan sang pemimpin.

__ADS_1


Ketika mereka berdua berbicara ternyata Ling Ling dari belakang memperhatikannya melalui celah-celah kecil.


__ADS_2