
PART 53
Memang ada yang sangat menganehkan dari tempat ini karena dari sisi lain banyak sekali pepohonan dan rerumputan yang tumbuh tetapi kenapa di area yang mereka tempati sekarang hanya ada satu tempat yang dipenuhi dengan tanah namun tidak ditumbuhi oleh beberapa pepohonan.Tapi, hal ini tidak membuat mereka merasa curiga ataupun berpikiran lain karena lelah akhirnya mereka hanya bisa beristirahat dan menenangkan dirinya.
Tapi, hal yang tidak mereka duga adalah ternyata tempat itu sangat berbahaya sekali ketika mereka sedang duduk beristirahat tiba-tiba ada sebuah tentakel yang sangat panjang sekali menarik tubuh Ling Ling.
Tentakel yang panjang tersebut melilit tubuh lilin dan menyeretnya ke dalam tanah yang sangat luas itu, mereka berdua yang melihat itu segera menarik kedua lengan ling ling agar tidak tertarik oleh tentakel yang sangat misterius itu.
"Tolong!!! tolong aku cepat tarik ke aku!!"teriak Ling Ling kepada mereka berdua.
Rey yang melihat tentakel yang melilit tubuh lilin segera mengambil pedang untuk menebas tentakel tersebut, Zen yang bertugas untuk menahan tubuh dinding agar tidak terseret oleh tentakel tersebut.
Jadi mereka berdua bekerja sama untuk menyelamatkan dinding dari tentakel itu, Rey setelah mengambil senjatanya dia langsung menebas tentakel tersebut sehingga tentakel tersebut terputus dan ling-ling terselamatkan.
"Hoshh....hoshhh" Ling Ling sangat gelisah sekali Ini pertama kalinya Dia ditangkap oleh monster yang tidak diketahui.
Mereka bertiga setelah kedatangan tentakel yang mengejutkan itu langsung mundur untuk melarikan diri karena terlalu berbahaya jika dekat dengan monster.
Lalu ketika mereka bertiga berlari untuk menghindari sebuah gelembung yang ada di tanah tersebut mulai mendidihkan air, aneh sekali padahal itu adalah tanah biasa pada saat awal melihatnya namun tiba-tiba tanah tersebut mendidih dan bergelembung seperti air yang sedang dipanaskan.
"Lari!!!! ini sangat berbahaya sekali!"Rey berlari kencang mungkin bersama kedua temannya itu.
Tapi, di saat mereka berlari ternyata sesosok monster yang sangat besar sekali keluar dari tanah tersebut, kedua bola matanya yang sangat besar pertama-tama dimunculkan setelah itu kepalanya mulai muncul dan langsung keluar dengan begitu cepat.
Ternyata mereka tidak sadar kalau yang mereka tempati itu adalah tempat monster katak yang mereka cari, mereka tidak tahu monster katak itu sebesar ini dan sangat berbahaya, dan tentakel yang melilit tubuh Ling Ling ternyata adalah lidah katak dan ini bukanlah katak yang biasa, katak tersebut memiliki lidah yang begitu banyak seperti tentakel dan mengambil mangsanya dengan begitu cepat.
__ADS_1
"Tidak!!! itu adalah monster yang kita cari, kenapa kita tidak melawannya sekarang?"teriak Ling Ling di saat berlari kepada mereka berdua.
"Kau gila!!!! monster sebesar itu akan kau kalahkan itu sangat mustahil!!! mending kita lari saja dan cari persembunyian agar tidak dibunuh oleh monster!"teriak zen.
Katak itu memperhatikan Mereka bertiga yang sedang berlari seolah-olah mereka adalah mangsa,tentakel tentakel atau lidahnya yang banyak mulai bermunculan untuk menangkap mereka bertiga namun sayangnya mereka bisa meloloskan diri.
Sang katak sangat kesal ketiga mangsanya bisa lolos dari lidahnya, maka dari itu katak mulai beraksi dan melompat untuk menghampiri mereka.
Brakkk.....
Zrenggg.....
Monster katak tersebut ternyata hanya melompat dan sudah berada di hadapan mereka bertiga, mereka tidak bisa lari lagi hanya bisa berjalan mundur untuk menghindari masyarakat tersebut.
"Berpencar!! "teriak rey agar monster katak tersebut menjadi bingung, tetapi sayangnya monster kata ini tidak bodoh seperti yang mereka pikirkan mereka adalah titisan iblis yang ingin menghancurkan dunia manusia.
"Arghhh ...."
"Kyaaaa...."
"Tydakkkkkkkkk"
SRRTTTTTTTT.......
Mereka bertiga di seret oleh katak itu,Rey mulai memikirkan cara untuk bisa lepas, namun senjata pedang yang mereka punya berada di belakangnya dan itu pun terlilit oleh lidah sang katak.
__ADS_1
Rey mengingat dengan kekuatan airnya yang harus dia lakukan adalah berkonsentrasi, Ling Ling berada di bagian tengah dan hampir terlahap oleh katak itu, di saat semuanya dalam keadaan panik Rey dengan sangat konsentrasi langsung menyodorkan tangannya mengeluarkan sebuah cairan yang begitu deras sehingga katak yang ada di depannya tersiram dengan kuat.
Katak ini langsung melepaskan mereka semua dari lilitannya dan melemparnya membuat mereka terpental ke mana-mana.
"Ling Ling kamu gpp kn?"Rey segera berlari dan menghampiri ling ling untuk membantunya.
"Aghhh...aku gpp ko, hanya saja ada sedikit rasa sakit yang ada di punggungku"kata Ling Ling.
Mereka berdua mencoba menolong Zen, tetapi Sang katak menjadi marah karena Rey sudah mengeluarkan kekuatan airnya untuk menerjang katak.
Katak tersebut dengan sangat marah kemudian membuka lubang-lubang yang ada di kulitnya dan membuat beberapa gelembung untuk meracuni mereka semua, tapi Rey masih ingat dengan kura-kura yang telah memberikan lendir itu, mereka segera mengambil lendir yang ada di dalam botol minuman dan segera mengolesnya di seluruh tubuh, walau terasa sangat menjijikan ini Tapi demi kebaikan mereka semua.
Zen yang merasa jijik dengan lendir kura-kura itu tidak ingin memasangnya namun karena keadaan mendesak Rey segera mengambil lendir itu dan mengeluhnya di seluruh tubuh bahkan mukanya.
"Hoeexxx..."Zen rasanya ingin muntah setelah dibalur oleh lendir itu.
Benar saja, gelembung-gelembung racun yang dikeluarkan di kulit Sang katak tidak mempan bagi mereka bertiga,gelembung-gelembung tersebut mulai dikeluarkan lebih banyak lagi oleh katak untuk membuat mereka keracunan, namun mereka bertiga selalu tenang dan tidak mendapat reaksi apapun.
"Dasar manusia !!!!! kalian selalu membuatku marah aku akan menghabisi kalian semua!!!"Ucap monster katak dengan sangat keras sekali kepada mereka bertiga dan membuat sekelilingnya bergema.
"Tidak!!! akulah yang akan menghabisi mu!"Rey sekali lagi melawan pembicaraan katak itu.
Ling Ling bertugas untuk membunuh Sang katak,dan Rey bertugas membuat penglihatan katak kacau dengan siraman air yang deras.
"Rey, bisakah kamu menggunakan kekuatan air itu dengan lebih baik dibanding menyiram dengan begitu saja, ayolah aku tahu kekuatan air itu sangat bagus jangan sampai kamu kalah dengan makhluk yang jelek seperti ini "Kata Zen berteriak sangat lantang di hadapan yang agak jauh.
__ADS_1
Rey sekali lagi tidak tahu harus berbuat apa, apakah kekuatan air ini bisa digunakan sesuka hatinya? kemudian dia mulai berkonsentrasi ingin mengubah air tersebut menjadi buku sehingga menjadi senjata yang sangat tajam.
Namun sayang, ini adalah kekuatan air bukanlah kekuatan es sehingga hal itu tidak terjadi, namun rey berkonsentrasi dari tanah-tanah keluarnya katak itu dia mengubahnya menjadi air yang sangat besar sehingga dikendalikan oleh dirinya menjadi tsunami.