Game World With System

Game World With System
Part 39 : Balas kesombongan


__ADS_3

PART 39


Sarah tidak mendapatkan handphone yang termahal kini dia meminta untuk membeli perhiasan dan kebetulan bertemu dengan Rey dan ibunya Rey lagi.


"Ehmmmm.... cewek kayak gini harus dikasih pelajaran nih"kata sang ibu di dalam hatinya melirik mantannya Rey.


Lalu sang ibu langsung meminta anaknya Ray untuk pergi ke hadapan toko emas itu dan melihat emas dan perhiasan yang mahal.


"Rey, nanti kan kalau kamu nikah Ibu ingin sekali memberi perhiasan yang mewah untuk menantu Ibu nanti"kata sang ibu yang memulai drama sambil mengedipkan mata kepada anaknya.


"Ehh...eh anu,iya Bu, Kalau bisa perhiasannya yang mahal aja Bu"kata Rey mengikuti drama yang dibuat oleh ibunya.


Dio yang mengetahui kalau orang tidak memiliki kekasih hanya bisa diam saja dan tersenyum kecil, kemudian sang Ibu langsung bertanya kepada petugas yang berjaga toko mas ini menanyakan perhiasan yang termahal.


"Emmm, ngomong-ngomong ada nggak gelang buat menantu gitu tapi yang mahal di sini pokoknya yang termahal"kata sang ibu dengan nada yang cukup keras agar Sarah mendengarnya.


Sarah yang mendengar perkataan sang Ibu Rey tidak bisa diam dan selalu berkomentar buruk.


"Halahh, palingan juga cuma nanya-nanya doang gayanya aja nanya yang lebih mahal"ejek Sarah yang masih memilih berlian cincin yang ada di toko emas itu.


Lalu sang petugas langsung mengatakan kepada sang Ibu di sini ada gelang emas yang senilai 200 juta, dan ini adalah gelang yang termahal di toko ini bahkan gelang ini juga sangat sulit untuk didapatkan.


"Nah bagus tu, Saya ingin memberikan gelang ini kepada menantu saya nanti ketika anak saya menikah"ujar sang Ibu sambil melihat gelang-gelang yang direkomendasikan oleh petugas toko itu.

__ADS_1


Fino pun langsung mendekati sang Ibu dan mengatakan jangan menyentuh barang jika tidak ingin membelinya karena akan membuat malu saja.


"Cih.... ini orang kalau mau beli selalu saja membutuhkannya apa tidak ada toko lain?"Sindir sang ibu.


Sarah juga yang melihat gelang yang dibeli oleh ibunya Rey rasa ingin memilikinya dan meminta kepada pacarnya untuk membeli gelang tersebut.


"Yankk, Aku pengen gelang itu, mas mas... gelang yang dibeli oleh ibu ini masih ada nggak?"tanya Sarah.


"Ada kok"jawab sang petugas.


"Idihh, nggak punya pendirian banget ya ngapain harus ngikutin segala bakat beli gelang pun pakai ngikutin"kini sang Ibu berbalas mengejek kepada mereka berdua.


Sang ibu Rey kini sudah membayar dan membungkus gelang emas tersebut senilai 200 juta, tetapi Fino yang mengetahui kalau harga gelang tersebut senilai 200 juta dia langsung meminta Sarah untuk tidak membelinya karena terlalu mahal, uang senilai rp200 juta bisa mencukupi kebutuhan hidupnya bahkan bisa menjadi modal dirinya untuk nikah jadi tentu saja Fino langsung membujuk pacarnya untuk tidak membeli gelang tersebut karena terlalu mahal.


"Lahhhh gayanya doang yang gede suka banget mengejek tapi nggak salah diri kalau kantongnya sudah kering"Dio proses perbuatan mereka dan mengejeknya di depan Rey sendiri.


"Ouh iya,Rey Jangan mau ya kalau nenek lampir itu minta balikan sama kamu nanti harta kamu diporotin"Dio mulai berbisik kepada Rey Tetapi dia berbisik dengan nada yang cukup keras agar mantannya mendengarnya dan merasa panas.


Sarah yang mendengar itu pun langsung berkata kalau dirinya tidak akan balikan bahkan ketika Rei menjadi orang kaya raya miliarder ataupun dia menjadi orang terkaya di seluruh dunia pokoknya dia tidak akan balikan dan dia tidak akan pernah menyesal.


"Oke, Aku catat janjimu jangan sampai kamu mendekati temanku ini ketika dia sudah menjadi orang kaya raya"Dio merangkul bagian tubuh belakang Ray.


Kini sang ibu juga meninggalkan Sarah dan juga pacarnya dari toko emas tersebut dan pergi dengan begitu sombongnya, Rey merasa senang Baru kali ini dia bisa menang dari cowok lain bahkan dia merasa senang ketika mantan pacarnya kalau dirinya sudah mampu.

__ADS_1


Ini adalah pertama kalinya dirinya tidak diejak lagi oleh orang lain.


"Bu, aku akan bermain game sebanyak mungkin dan memenangkan uang sebanyak mungkin sehingga Ibu tidak lagi bekerja, kalau perlu nanti buat perusahaan yang banyak biar mereka tidak curiga Apa pekerjaan kita"kata Rey pada ibu.


"Iya nak, kalau soal itu mah gampang Yang penting kamu main game aja dan Ibu yang ngurus ngurusin uang kamu, tetapi ingat ketika kamu punya pacar jangan sampai pacar kamu matre dan menginginkan kamu hanya karena uang saja"kata sang ibu yang menasehati anaknya untuk selalu berwaspada.


Rey pun mengganggu seperti anak kecil mengikuti perintah ibunya dan dia juga masih menginginkan untuk bermain game tidak ingin berpacaran dahulu karena dia pernah merasakan sakit hati ketika waktu sekolah.


Pukul 8 Malam,Dio mengantar temannya atau Rey bersama ibunya kembali ke rumahnya, Dio langsung berpamitan karena mobilnya akan dipakai oleh ayahnya.


"Ouh iya, aku pamit dulu ya nanti aku ke sini lagi deh"Dio langsung melambaikan tangan dan memutar balik mobilnya untuk pulang ke rumah.


Di saat Dio menyetir mobil dan sampai ke rumahnya tiba-tiba saya datang dan bertanya yang membuat Dio kaget.


"Dio, Kamu tahu nggak kalau di rekening ayah ada uang 50 juta masuk tiba aja?" tanya ayah yang berada di depan pintu tidak menanyakan tentang mobilnya.


"Engak kok"jawab Dio, tetapi ketika dia mengambil kuncinya dan membuka pintu mobil setelah itu turun tiba-tiba mendapat sebuah pesan dari Rey kalau ibunya telah mengirim uang senilai 50 juta sebagai rasa terima kasih kepada Dio.


Dio langsung memberikan kunci mobilnya kepada sang ayah dan mengatakan kalau uang itu adalah pemberian dari temannya, dan uang itu bisa dipakai untuk apa saja, sang ayah yang mendengar kalau dirinya mendapat uang 50 juta merasa senang karena bekerja untuk menghasilkan uang sebanyak ini lumayan lama.


"Oh iya, Kalau boleh tahu siapa nama temanmu?"


"Ayah, ayah tidak perlu tahu nanti juga ayah bapak tahu sendiri pokoknya sekarang Dio mau ke kamar dulu karena udah capek"kata Dio.

__ADS_1


Rey dan sang Ibu memasuki rumah lamanya dan bersiap-siap untuk pindah ke rumah baru esok hari, Rey kembali ke kamar tidurnya dan merupakan diri betapa senangnya menjadi orang kaya hanya karena dengan memainkan game.Dan mendapatkan uang dari sistem game dengan begitu cepat.


Tapi, karena Rey sudah berada di dunia game dia juga mulai merasa kelelahan dan tertidur dengan begitu lalat.


__ADS_2