Game World With System

Game World With System
Part 63 : Dunia Kotor


__ADS_3

PART 63


"Ya, aku pernah bertemu dengan monster abadi Dia sangat mengerikan sekali bahkan tubuhnya sangat besar melebihi dari diriku, dia berpenampilan seperti sesosok manusia namun wujudnya terbuat dari beberapa tulang yang sangat keras dan hitam, tetapi aku juga tidak bisa melihat matanya karena matanya memancarkan cahaya merah, dan juga setelah istriku dibunuh aku dikutuk dan dijadikan monster seperti ini, aku sangat menyesalinya karena tidak patuh dengan monster abadi sehingga keluargaku yang kena, dan dia berkata jika aku ingin kembali lagi menjadi manusia normal maka aku harus memakan 100 manusia, awalnya memang jijik jika aku memakan manusia tetapi ini yang harus aku lakukan"Monster beruang tersebut mulai panjang lebar dengan kisahnya yang dulu, ternyata monster-monster yang pernah dia temui adalah monster asal usulnya manusia.


"Jadi? selama ini monster-monster yang ada di dunia ini adalah manusia?"Ling Ling sekali lagi penasaran dengan wajah yang begitu polos.


"Ya, monster monster di sini memang manusia dan diubah oleh monster abadi".


"Tapi, jika memang monster-monster yang kami temui tadi seperti dirimu kenapa mereka memiliki kekuatan dan juga mereka monsternya sangat jahat? Apakah monster yang kami temui juga sama sepertimu harus memakan 100 manusia agar bisa kembali menjadi normal?"Ini menjadi pertanda tanya bagi Rey.


"Hmm... kalau soal masa jahat itu sebenarnya adalah anak buah dari monster utama yaitu monster abadi, Dan aku dengar monster-monster anak buah yang dipilih oleh monster abadi memiliki kekuatan khusus, dan kekuatan khusus itu diberikan oleh masyarakat abadi tetapi monster-monster biasa sama sekali tidak memiliki kekuatan"kata beruang itu.


Lalu mereka bertiga sudah mengetahui apa yang terjadi sebenarnya di dunia ini, Jadi mereka juga harus berjuang penuh untuk membuat dunia ini kembali lagi menjadi normal.


Tapi, monster beruang itu tiba-tiba menangis tersedu dan mengatakan dia baru sadar Jika dia kembali lagi menjadi manusia normal maka dia tidak bisa bahagia,percuma saja dia menjadi manusia normal tetapi harus hidup sendirian tanpa adanya rasa kasih sayang keluarga.


"Sudah, takdir manusia itu sebenarnya sudah diatur oleh Dewa dan kita harus sabar menjalaninya aku yakin semuanya akan baik-baik saja, dan aku memintamu untuk tidak memakan tubuh manusia lagi karena aku yakin itu hanyalah pembualan dari mosnter abadi yang ingin memusnahkan manusia"Kata Rey memberi saran kepada monster beruang itu.


Akhirnya monster beruang itu mengerti dan mengangguk apa yang dikatakan oleh Rey, dengan begitu semuanya sudah tahu apa yang telah terjadi.

__ADS_1


"Ouh iya, maafkan aku karena tadi aku sudah menyakiti kalian"bahkan beruang ini meminta maaf kepada mereka bertiga.


"Tidak, kami tidak apa-apa justru kami sangat berterima kasih atas ceritamu dengan begini kami semua tahu apa yang terjadi, dan kami sebenarnya ingin melakukan sebuah misi dan visi untuk menyelamatkan dunia, Jadi kami tidak bisa menemanimu di sini"Rey merasa tidak tega meninggalkan monster beruang yang sangat kesepian ini di dalam gua.


"Yah, Kalian tidak perlu mencemaskan diriku aku yakin kalian bisa melakukannya, aku rasa Jika kamu bisa menghabisi monster abadi itu mungkin aku akan kembali menjadi manusia normal, tetapi rasanya sangat mustahil karena masalah abadi itu sangat kuat, sudahlah hati-hati di jalan ya"monster beruang itu juga merasa sedih melihat rey dan kedua temannya ingin pergi meninggalkan dia untuk melanjutkan misinya.


Ling Ling juga merasa kasihan kepada masa beruang itu.Jadi Ling Ling diam-diam berbisik ke telinga rey dan mengatakan sesuatu.


Rey mulai mengganggu setelah mendengar bisikan dari ling-ling kemudian dia mundur beberapa langkah untuk mengkonsentrasikan pikirannya, di saat itu dia mulai menggunakan kekuatan tanahnya dan getaran-getaran yang ada di tanah mulai bermunculan yang ternyata dia sedang membuat 3 patung yang mirip dengan Zen,Rey dan ding Ling.


"Tuan, jika kau merindukan kami lihatlah patung ini ingat jiwa kami selalu ada"Kata Rey berteriak kepada monster beruang yang sudah ingin memasuki guanya.


Tentu saja monster beruang itu setelah melihat ketiga patung yang berdiri di samping guanya mulai merasa senang dan matanya berbinar-binar, Dia sangat berterima kasih sekali kepada Rey mungkin dengan patung-patung ini dia tidak akan merasa kesepian lagi di saat mereka pergi.


Setelah masalah ini mereka melanjutkan perjalanannya lagi, Ling Ling pun masih mengingat cerita dari monster beruang itu dia masih merasakan kesedihan yang dialaminya.


"Sudah, jangan bersedih pokoknya kita harus yakin bisa menyelamatkan dunia ini Dan semoga mereka yang dijadikan sebagai monster bisa kembali menjadi manusia"Rey mencoba untuk menenangkan Ling Ling.


Ketika mereka melakukan perjalanan dengan waktu yang cukup jauh akhirnya dalam beberapa langkah menuju sebuah pohon bambu, mereka tiba-tiba mendengar jeritan dari seorang wanita.

__ADS_1


"Tolong! tolong aku!! Aku mohon jangan lakukan itu tolong lepaskan aku!"teriak seorang wanita yang tidak jauh dari tempat bambu.


Dan suara ini sangat jelas sekali kalau itu adalah seorang gadis, mereka bertiga mulai bertanya-tanya Apakah benar di sekitar sini ada manusia bukankah tempat ini sangat ditakuti?.


"Eh, Jangan dicari deh mungkin itu adalah jebakan saja"kata Zen yang malas sekali melibatkan hal ini.


"Duh, suaranya semakin kencang itu pasti minta tolong banget ayo kita cari"kata Ling Ling selalu di posisi utama untuk menolong seseorang.


"Ayo, bagaimanapun juga dia sepertinya membutuhkan pertolongan"Rey akhirnya bergegas mencari sumber suara itu.


Dan setelah pencarian akhirnya mereka menemukan asal usul dari suara itu, ternyata ada seorang gadis yang ingin diperkosa oleh tiga orang pria, pria tersebut menggunakan sebuah senjata memaksa wanita itu untuk membuka semua busananya.


"Cepat! ayo buka pakaianmu juga tidak aku akan membunuhmu!"pria yang memiliki rambut ikal sangat jahat sekali bahkan menodongnya dengan sebuah senjata.


"Gak , aku nggak mau tolong lepaskan aku"wanita itu terlihat sangat menyedihkan sekali pakaiannya bahkan hampir compang-camping dan dipaksa untuk dibuka seluruhnya.


Rey hampir saja tidak percaya dengan apa yang dia lihat, ternyata dari zaman dulu sampai zamannya dunia Rey masih aja ada hal yang seperti itu.


"Rey, ayo cepat bantu dia jangan lamun saja tahu"Ling Ling memintanya bertindak.

__ADS_1


Zen yang mengetahui hal ini dan mendapatkan sebuah kesempatan akhirnya dia langsung maju terlebih dahulu membuat mereka terciduk.


"Hey? ! cepat lepaskan gadis itu!"Zen dengan sangat gagah berani mengeluarkan sebilah pedang untuk membuat mereka ketakutan.


__ADS_2