
Part 104 :
Ya memang istrinya tidak menggadaikan rumah ini ternyata pak bramlah yang telah menggadaikan rumah ini di saat dia ingin membuat usahanya, dan dia mengadakan rumah ini tanpa seizin dari istrinya.
"Gak! ya tetap ini adalah rumah saya bagaimanapun juga, dialah yang bertanggung jawab semuanya bukan saya,"istrinya tidak menerima hal ini, tetap saja itu adalah tugas dari kedua pria itu dan istrinya terpaksa harus di keluarkan dari rumahnya karena sudah digadaikan.
Barang mereka memiliki harus dikeluarkan secepat mungkin karena rumah ini akan segera ditutup.
Kini mereka bertiga sama sekali tidak punya apa-apa, bahkan perusahaan dan juga karyawannya mulai berilmu ingin meminta sebuah gaji.
Tapi mereka bertiga tidak bisa melakukan apa-apa, nama mereka menjadi jelek di dunia media sosial dan juga di mata, tidak menjadikan lagi akhirnya hanya bisa bersembunyi di sebuah perumahan yang kecil.
Rey yang berada di dalam ruang pemimpin merasa puas karena telah membuat kehidupan mantan ayahnya menjadi seperti ini, Rey sangat puas sekali melihat penderitaan yang dialami ayahnya, dengan begini dia menjadi tenang, kalau ibunya sudah merestui atau tidak jika dia melakukan hal seperti ini.
Untuk itu dia sudah memimpin perusahaan besar dan juga membeli saham-saham yang menurutnya bagus, yang tidak pandai hanya bisa mengandalkan sekretarisnya dan juga dia ikut campur ketika dia mau saja.
Tapi saham-saham yang dia beli ternyata semakin hari perbulannya semakin naik dan dia mendapatkan uang puluhan sampai ratusan miliar, kini dia sudah menjadi orang yang kaya raya di negeri itu.
Rey sudah menjadi pemuda usaha yang sangat tampan, banyak sekali media sosial yang mengatakan Dia adalah orang kaya raya terbaru dan ternama di negeri itu.
Dao saja sahabatnya merasa minder sekali melihat temannya yang sudah kaya raya, jadi sahabatnya jangan sekali datang ke rumah untuk bermain.
Rey pun tidak pernah lupa dengan sahabatnya, langsung datang ke rumah sahabatnya dan memberikan beberapa uang untuk dirinya, ketika Rei menghampiri kampung yang dulu dia tempati banyak sekali orang-orang yang memuji karena keterampilannya yang sekarang, dulu orang-orang menggunjing dan mengata-ngatainya dengan nama yang sangat jelek, tata bikini karena penampilannya sudah berbeda maka pujian lah yang mereka katakan kepada Rey.
__ADS_1
Rey kini hanya seorang diri yang menikmati kekayaan itu, dia langsung mengajak sahabatnya untuk berjalan-jalan ke luar negeri dan menikmati kekayaan yang dia punya.
Di depan rumah dao,Rey sudah berubah tampilannya dia memakai setelan jas menandakan Dia adalah orang kaya raya dan berpendidikan.
"Yok, kita pergi aja jalan-jalan,"ajak Rey yang berdiri di samping pintu mobilnya dan menggunakan sebuah kacamata hitam sebagai gaya.
"Duh.... maafin aku Rey kayaknya aku tidak bisa lagi sama kamu, karena kamu itu sekarang udah menjadi orang yang dermawan sedangkan aku hanyalah orang biasa saja, Aku sama sekali tidak pantas berteman denganmu lagi sekarang,"Dao hanya menunduk malu mengatakan hal itu kepada Rey.
Rey kemudian tersenyum menyengirkan bibirnya,Rey menghampiri sahabatnya itu dan merangkulnya dengan erat kemudian menekan kepalanya dengan tangan kirinya.
"Heh.... Kamu itu ngomong apa sih bagaimanapun juga aku ini adalah sahabatmu, aku ini sekarang nggak punya teman ayo temani aku jalan-jalan, untuk apa uang kalau kita tidak bisa bersenang-senang,"Kata Rey .
Tentu saja Dao senang sekali karena sahabatnya sama sekali tidak melupakannya, dengan begitu Dao langsung setuju untuk ikut jalan-jalan dengan Rey.
Tapi kedatangan Rey akhirnya mereka sudah mengetahuinya, kedua orang tuanya pun tidak melarangnya.
Sebagai tanda terima kasih kepada orang tua sahabatnya maka Rey memberikan sejumlah uang yang cukup besar sebagai renovasi rumah atau kebutuhan hidup.
"Wahh.... makasih banyak ya, semoga rezekimu lancar selalu,"ucap ibunya Dao setelah menerima beberapa jumlah uang.
Kini mereka berdua akan menikmati kekayaan yang mereka miliki, sebagai tuan muda maka uang akan digunakan untuk senang-senang dan menggunakan mobil yang sangat mewah, Rey mulai mengebut dan berteriak sekuat mungkin di tengah jalan, para wanita juga mulai melirik ke arahnya karena terlihat tampan dan juga sangat menawan.
Para gadis ada yang menggunakan mobil juga, dari samping dan mencoba untuk menggodanya.
__ADS_1
Sekali Rey menghadirkan mata kepada mereka para wanita langsung menjerit histeris seperti ketemu idolanya.
"Kyaaa...!!!".
Aaaaaaa-'..
Rey senang-senang di jalan raya dan dia menghancurkan mobilnya di sebuah bandara yang ternyata mereka berdua akan menaiki sebuah pesawat pribadi, Dao aku juga sekali rasanya Ini adalah sebuah mimpi bisa menaiki sebuah pesawat pribadi milik sahabatnya atau milik Rey.
"Gilaa..... keren banget ini mah, ini aku boleh naik y".
"Lah, Ya udah ayo naik ngapain pakai tanya lagi Kamu kan sahabat aku tahu, milik aku yang milik kamu juga udah nggak papa kamu jangan,"Kata Rey atas dan beranjak menaiki sebuah tangga untuk memasuki pesawat pribadi.
Mereka berdua langsung naik ke pesawat pribadi dan ada sebuah pilot yang mengendarainya yang sudah terlatih, menikah dengan senang duduk di kursi yang banyak sekali, datanglah para pelayan wanita yang membawakan beberapa makanan, para wanita ini langsung menyediakan makanan dan juga hiburan untuk mereka, apapun keperluan mereka akan segera diberikan.
"Yoshh.... tujuan utama kita ke Jepang aja yuk,"ajak Rey karena dia suka bermain game dia juga ingin melihat para wibu dan yang lainnya, banyak sekali game-game yang dia sukai dari Jepang.
"Emhhh.... Kalau aku sih terserah kamu aja ya pokoknya ikut deh!"Dao bersemangat sekali kali ini, mereka berdua yang masih muda mulai melakukan perjalanan untuk ke kota-kota dan negeri luar, uang dan bersenang-senang.
Tapi di negara lain ternyata masih ada orang yang kelaparan, di negeri itu juga ada orang yang tidak memiliki rumah bahkan pakaian, banyak sekali orang yang mengemis bahkan kekurangan minuman, dari pemandangan ini membuat hati nurani Ray merasa iba.
Rey banyak pikir meminta sekretarisnya untuk mengirimkan sejumlah uang yang cukup besar kepada orang yang tidak mampu, uang-uang tersebut mulai dikirimkan ke dalam negeri yang dia tahu kalau orang itu masih kekurangan.
Dengan uang yang begitu banyak maka orang-orang yang kelaparan bisa menikmati beberapa hidangan makanan atau busana.
__ADS_1