Game World With System

Game World With System
Part 91 : Pemimpin Baru


__ADS_3

PART 91


Di depan perusahaan yang ternama itu ternyata mereka mulai berdebat tetapi dengan bahasa yang sopan, dan Pak satpam yang berada di tempat itu juga masih meminta mereka berdua untuk segera pergi karena pemilik perusahaan ini sedang sibuk.


"Baik, Jika kamu memang tidak percaya maka aku akan menelpon dia sekarang juga,"Rey langsung mengambil handphonenya dan berniat untuk menelpon sekretarisnya.


Tuut....tuuuttt.... tuutttt.....


Di saat itu teleponnya sama sekali tidak terhubung, dan Rey tidak bisa melakukan apa-apa karena tidak ada jawaban dari sekretaris dari pemilik perusahaan ini.


"Yaudah, gak jawab mending kita pulang aja Bu,"Rey akan pulang di saat itu juga namun tiba-tiba sekretarisnya datang menghentikan mereka.


"Maaf,ini Tuan Rey?"tanya sekretaris wanita yang baru saja datang di depan perusahaan.


"Ya, Apakah ini sekretaris yang tadi saya telepon? jika memang iya tolong katakan apa yang sebenarnya saya inginkan kepada satpam ini biar tidak mengganggu langkah saya,"ucap rey.


"Baik, Mungkin Pak satpam lagi ada kesalahpahaman jadi tolong maafkan dia dan Tuan Saya sudah menunggu kalian di dalam ruangan tolong silakan masuk,"sekretaris tersebut langsung mempersilahkan Rey dan ibunya masuk ke dalam ruangan dan dituntun menuju ke sebuah ruangan sang pemilik perusahaan ini berada.


Kini Rey sudah dihadapkan sebuah pintu perusahaan yang di mana Ini adalah tempat ruangan khusus pemilik perusahaan, sekretarisnya langsung meminta mereka berdua untuk segera masuk jika ingin membicarakan tentang jual beli perusahaan ini.


Rey dengan tangannya kemudian membuka pintu tersebut dan memegang gagangnya dengan perlahan, setelah itu terlihat ruangan yang begitu bersih dan juga rapi bahkan wangi.


Karena ini adalah pertama kalinya dia memasuki sebuah ruangan perusahaan Dia sangat sopan sekali masuk ke dalam dan melihat seorang bapak tua yang duduk di depan sebuah meja khusus.

__ADS_1


"Kamu Rey?"tanya bapak tua yang tidak menyangka kalau ingin membeli perusahaan ini adalah seorang anak muda yang masih belum cukup umur jika untuk memiliki perusahaan yang sebesar ini.


"Iya,saya Rey,"sambil duduk di depan bapak tua tersebut yang di mana ada sebuah kursi yang sudah disiapkan.


Rey dan sang ibu duduk di depan pemilik perusahaan itu dengan rapi kemudian mereka berdua di sebuah ruangan yang khusus itu akan memulai pembicaraan yang sangat penting.


"Jadi? apa statusmu sehingga kamu ingin membeli perusahaan ini? Saya tidak ingin kamu main-main dengan saya jika tidak kamu akan saya ke tempat hukum,"kata perusahaan itu yang sudah tua.


"Oke, ke intinya saja Pak saya ingin membeli perusahaan ini dengan harga berapa dan saya akan langsung transfer sekarang juga, untuk perusahaan ini saya akan menjaga dengan sebaik mungkin dan juga merawatnya, Saya yakin bisa membuat perusahaan ini lebih maju lagi ," Rey berkata seperti itu dengan wajah yang begitu serius dan membuat pemilik perusahaan itu percaya kepadanya.


Pemilik perusahaan ini langsung mengatakan kalau jika ingin membeli perusahaan ini maka uangnya tidaklah sedikit,10 miliar.


Ya harga 10 miliar untuk membeli perusahaan ini karena perusahaan ini sudah sangat terkenal dan juga berkembang pesat, tetapi dijual seperti itu karena pemilik perusahaan ini sudah tua dan tidak memiliki pewaris.


"Wah.... tidak aku sangka bapak sangat baik hati sekali , mendonasikan semua uang hasil dari perusahaan ini,"Rey sangat tersentuh kepada pemilik perusahaan ini bahkan memujinya sekaligus.


Jadi Lisa itu juga mereka membuat sebuah kontrak yang di mana Rey akan membeli perusahaan ini,Rey akan belajar mengenai perusahaan ini dan juga apa yang harus dilakukan karena sebentar lagi dia akan menjadi pemilik perusahaan ini, di saat kontrak akan dibuat sekretaris wanitanya datang dan memberikan kontrak-kontrak dan persyaratan.


Akhirnya kontrak-kontrak yang dibuat dan perjanjian yang ada di dalam sebuah surat penting yang akhirnya sudah diselesaikan dan 10 miliar segera ditransferkan ke pemilik perusahaan ini.


"Untuk sekretaris di sini adalah dia, Karena sekarang perusahaan ini adalah milikmu maka apapun yang akan kamu lakukan itu terserahmu jika kamu ingin mengganti sekretaris maka itu juga semua adalah terserahmu, Saya ingin beristirahat di rumah saya,"ucap bapak tua itu dan meminta sekretarisnya untuk segera memamggil para pengawalnya dan membawa dia ke rumah.


Sekretaris yang sudah mendengar informasi ini akan memberitahu semuanya kepada karyawan-karyawan yang ada di perusahaan tersebut, Rey langsung dibawa oleh sekretaris itu untuk menemui dan menjelajahi perusahaan ini agar mengetahui lebih jelas lagi.

__ADS_1


Sang ibu juga mengikutinya dari belakang dan melihat semua yang telah dijelaskan oleh sekretaris.


PLOK...PLOK...PLOK...


Sekertaris langsung bertepuk tangan dua kali dan semua orang yang berada di sana seluruh karyawannya langsung melihat ke arah mereka menandakan ini ada sebuah informasi, karyawan-karyawan yang ada di tempat itu mulai menghentikan pekerjaannya sebentar dan melihat ke arah sekretaris.


"Oke baik semuanya, tolong perhatikan saya, karena di sini saya ada informasi lebih penting, untuk semuanya saya umumkan bahwa pria yang ada di samping saya ini adalah pemimpin baru kalian dan dia di sini adalah pemilik perusahaan baru, karena dialah yang telah memberi perusahaan ini,"baru saja sekretaris itu mengenalkan pemimpin baru yang ada di perusahaan ini semua orang para karyawan langsung berbisik satu sama lain dan membicarakan tentang pemilik perusahaan baru mengapa dia sangat mudah sekali tidak seperti perusahaan-perusahaan yang lainnya.


Sekertaris langsung mempersilahkan hari untuk berbicara di depan karyawan-karyawannya.


"Baik, selamat sore semuanya dan saya adalah Rey, saya baru umur 19 tahun dan iya saya adalah pemilik perusahaan ini jadi tolong bantuannya, Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat urusan ini lebih maju lagi atas bantuan sekretaris saya, oleh karena itu saya serahkan urusan ini kepada sekretaris saya, Kalau boleh tahu siapa namamu Mba,"Tanya Rey yang ternyata tidak tahu nama sekretaris dari tadi.


"Saya Slavina,"ucap sekretaris wanita itu.


"Oke, sebenarnya tidak ada yang berubah di sini Tetapi hanya pemimpin saja, tapi tenang saja kalian gak usah khawatir sama saya saya tidak terlalu jahat kok, dan saya tidak akan terlalu kekanak-kanakan,"Rey memberikan senyuman dan sapaan yang begitu lebar.


Mereka semua langsung bertepuk tangan tentang hal ini di saat itu Rey bertanya kepada salah satu karyawan yang berada di sampingnya.


"Oke, Saya ingin bertanya denganmu jadwal kerjamu jam berapa dan hari apa?".


"Saya...emhh....saya Senin sampai Minggu, dan juga kerja dari jam 07.00 sampai jam 04.00 sore,"jawab seorang pria yang di mana dia adalah karyawannya.


"Oke, karena ini adalah perusahaan saya maka saya akan memberikan waktu libur hari Minggu dan sabtu, kalian boleh mengerjakan tugas kalian di rumah, dan juga kalian bisa bekerja di kantor juga tidak apa-apa, yang penting satu hal jangan teledor dengan tugas itu saja,"kata Rey.

__ADS_1


Semua langsung tercengang setelah mendengar hal ini karena mereka sama sekali tidak pernah mendapatkan lembur, mereka selalu bekerja keras untuk ini.


__ADS_2