Game World With System

Game World With System
Part 49 :Misi mencari eleman kekuatan


__ADS_3

PART 49


Ritual kedatangan dari rey akan segera di laksanakan, Zen hanya bisa melihat dengan rasa benci di pojoknya. Ritual yang akan di lakukan oleh mereka adalah pemberian berkat para dewa.


Kini semua orang akan di kumpulan di depan rumah sangat kakek, tapi rey yang tau tentang ini langsung menghentikannya agar dirinya tidak di permalukan.


"Tabib, aku mohon jangan lakukan ritual ini, saya tidak ingin semua orang tau kalau saya pendekar, jadi jika nanti saya gagal melawan monster itu mereka akan kecewa pada saya, saya mohon jangan lakukan itu " rey dengan rasa cemasnya memohon pada siang tabib.


Bahkan sang tabib mengatakan kalau rey adalah anak yang baik dan tidak sombong, itulah ciri-ciri dari seorang pendekar yang sangat bijaksana tanpa bisa memamerkan kekuatan dirinya.


Rey memang tahu kalau dirinya berada di dunia nyata dan datang ke dunia game untuk menyelesaikan misi tertentu tetapi dia tidak berpikir kalau dia adalah seorang pendekar yang dikirimkan oleh para dewa dan itu sangat mustahil bagi dirinya apalagi dia tidak terlalu pandai bermain pedang.


Akhirnya untuk memikirkan sesuatu ke depannya Rey meminta izin menenangkan dirinya dan tidak tahu apa yang harus dia lakukan setelah itu ketika dia sendiri di belakang rumah sang kakek,sebuah sistem memberi pemberitahuan.


PEMBERITAHUAN :


[Cari lah berbagai sumber kekuatan di dunia game ini setelah itu semua informasi kekuatan ada di dalam buku milik sang tabib].


[Jika bisa mendapatkan kekuatan-kekuatan yang ada di dalam buku sang tabib maka akan mudah melawan monster Abadi dan menyelamatkan dunia ]


[Kekuatan :Air]

__ADS_1


[kekuatan :Api]


[Kekuatan :Petir]


[Kekuatan :Angin]


[Kekuatan :Tanah ]


Ada lima eleman kekuatan yang harus dicari oleh Rey demi menyelesaikan misinya setelah mendapatkan kekuatan tersebut maka Carilah pasar Abadi.


"Hah? jadi buku milik sang tabib itu adalah kunci utamanya? Kalau begini aku harus memintanya sekarang juga"rey terlihat sangat bodoh sekali padahal dari awal tadi ingin memberikannya namun dia menolaknya dan mengatakan kalau dia bukanlah seorang pendekar yang dimaksud oleh ramalan-ramalan leluhurnya.


Rey bergegas kembali menghampiri sang tabib yang tengah berbincang-bincang dengan sang kakek, kemudian Rei dengan terengah-engah meminta buku yang diberikan sang tabib itu.


" Tentu" yang tadi lagi-lagi mengeluarkan buku di dalam kantong bajunya dan Hendak memberikan kepada rey, tetapi Zen datang dan meminta sang tabib untuk tidak memberikan buku tersebut kepada Rey karena ini sangat mencurigakan padahal dari awal tadi menolaknya tiba-tiba sekarang menerimanya.


Agar tidak terjadi salah paham antar sesama akhirnya Rey menjelaskan kepada semua orang,kalau kunci utama untuk melawan dari monster Abadi adalah buku ini dan buku inilah yang penting,karena ada cara-cara bahkan tutorial untuk melawan monster Abadi itu sehingga bisa menyelamatkan dunia ini.


"Sudah saya duga, buku ini memang saya simpan Dari dulu karena memang penting dan inilah waktu yang tepat untuk memberikannya kepadamu"sang tabib dengan senang hati memberikan pada rey.


Setelah mendapatkan buku dari sang tabib Rei kembali lagi membolak-balik buku-buku tersebut di mana dia harus pergi dan di mana caranya untuk mendapatkan kekuatan-kekuatan yang harus dia kumpulkan.

__ADS_1


"Oke, pertama-tama aku harus mencari kekuatan-kekuatan ini dari mereka setelah itu barulah aku melawan masalah Abadi oke sekarang aku paham, walau sekarang aku hanya memiliki kekuatan air tapi aku akan berusaha untuk mencari kekuatan yang lainnya"kata rey yang tidak sengaja didengar oleh Ling Ling yang berada di belakangnya dari tadi membuntutinya karena merasa penasaran dengan rey.


"Ouhhh, jadi setelah ini kamu akan pergi mencari kekuatan-kekuatan itu untuk melawan monster? Aku ikut dong kalau gitu biar bisa bantu kamu".


" Eh jangan, aku nggak mau kamu dalam bahaya jadi kamu diam saja di sini biar saya pergi sendirian untuk mencari keberadaan kekuatan dari elemen-elemen itu"rey menolak permintaan Ling Ling.


"Heh! Emangnya kamu pikir aku ini lemah banget ya sampai harus ditakuti Lagian ya aku bisa ngelindungi diri sendiri tuh,Yang aku tanya kamu bisa nggak ngelindungi diri sendiri dari Monster-monster yang kecil atau monster lainnya di saat sedang perjalanan? kamu menangkap rusa aja nggak bisa " LingLing memamerkan kepandaiannya dalam berkelahi dan memamerkan kesombongannya dengan wajah yang begitu menawan di depan Rey .


Mau tidak mau akhirnya Rei menerima permintaan dari Ling Ling untuk ikut bersama melaksanakan misi dan visi mencari elemen kekuatan demi menyelamatkan dunia kembali normal.


"Yeshhh.... gitu dong dari tadi langsung bilang iya Aku kan nggak perlu banyak omongan, Ya udah aku mau ke kakek aku dulu mau minta izin sama dia buat nemenin kamu di perjalanan".


Rey tidak tahu harus berbuat apa apa dengan seorang wanita karena pembicaranya akan selalu kalah dengan wanita dan dia hanya bisa diam saja tidak ingin membuat perdebatan dengan seorang wanita atau Ling Ling.


Setelah Rey memberi persetujuan dari Ling Ling akhirnya Ling Ling juga mendapat persetujuan dari sang kakeknya untuk menemani Ray di dalam perjalanan mencari elemen-elemen kekuatan demi menyelamatkan bumi, agar tidak memakan waktu yang lama Rey berinisiatif untuk pergi keluar dari dunia atau kota portal yang dibuat sang kakeknya Ling Ling pada sore hari.


Sang kakek bertanya Emangnya nggak apa-apa kalau pergi di sore hari apa tidak takut di malam hari kalau ada monster-monster yang ingin menyerang? namun tugas Rey datang ke sini adalah menyelesaikan misinya bukan ingin bersantai-santai jadi dia akan cepat-cepat melakukan tugasnya tidak akan terleha-leha.


Di saat itu, rey dan Ling Ling sudah membawa perbekalan masing-masing dan akan melanjutkan perjalanannya melalui portal mereka berdua akan melaksanakan tugasnya.


"Hey!!!!! Tunggu dulu jangan tinggalin aku! aku juga sudah siapin barang-barang ,Aku mau ikut sama kalian mana mungkin Ling Ling calon istriku bakal ikut sama kalian sendirian,dan aku akan melindungi Ling Ling calon istriku dari kejahatan-kejahatan dunia monster yang ada di luar pokoknya aku harus ikut!".

__ADS_1


Lagi-lagi Zen datang dan menghentikan bepergian ini karena dia ingin ikut awalnya Ling Ling tidak suka kalau dia ikut bersamanya tapi atas perintah sang kakek demi kebaikannya maka dia juga berhak untuk ikut dan menemaninya bersama.


Kini mereka bertiga sudah berada di depan portal yang khusus dibuka oleh Ling Ling dan sang kakek dan juga beberapa orang lainnya, sang kakek memberi beberapa ucapan kepada Ling Ling agar selamat di perjalanan,Setelah semuanya selesai portal yang ada di depannya perlahan dibuka oleh Ling Ling dan mereka semua mulai berpamitan satu sama lain.


__ADS_2