
PART 25
Salasatu ya yang tidak sengaja mengecek sumur yang baru saja dibuat langsung berteriak dan memanggil semua orang yang ada di pedesaan tersebut, semua orang berlarian ingin melihat Apa yang terjadi, kemudian mereka bergerombo melihat ke dalam sumur dan melihat sebuah genangan air yang begitu banyak.
"Aiir!!! ini adalah Air sungguh tidak kusangka!! begitu banyak,"teriak seorang pria yang masih mengecek air yang ada di dalam sumur tersebut.
Rey yang mendengar teriakan tersebut juga refleks berlari menghampiri sumur yang telah dibuatnya, kemudian dia juga sangat tersentuh melihat sumur yang dibuatnya tidak gagal.
Bella juga yang di mana dia adalah pimpinan dari pasukan bertopeng melihat sumur yang dibuat oleh Rey, dia tidak mengatakan apapun hanya tersenyum lebar melihat kesenangan para anggotanya.
Sebuah sistem langsung memberitahu kepada Rei yang di mana sistem tersebut hanya dia sendiri yang mengetahuinya, sistem tersebut memberitahu menggunakan sebuah perangkat layar lebar yang hanya bisa dilihat sendiri.
[Rey ! : Karena telah membantu ketentraman rakyat bertopeng maka anda mendapatkan hadiah senilai 200 juta! selamat anda mendapatkan hadiah kejutan dari game ini!]
"What!!!! ternyata hadiah kejutannya gede banget lebih dari kayak kemarin!"Rey juga sangat gila karena mendapatkan hadiah kejutan yang tidak disangka oleh dirinya.
Kini mereka semua bahkan Rei juga merasa amat senang karena saling menguntungkan satu sama lain.
"Oke,Rey, terima kasih karena telah membantu kami,"Bella langsung mengucapkan rasa terima kasihnya.
"Sama-sama"
Bahkan anggota yang lainnya juga tidak memandang rendah kepada kesatria Rey, ternyata penggalian yang dilakukan olehnya sama sekali tidak sia-sia dan tidak membuang waktu.
__ADS_1
Semua orang bersorak riang dan merayakan keberhasilan tersebut, para wanita yang mendapat informasi tersebut juga mulai kembali ke dapur dan membawa beberapa hidangan yang enak untuk di jamu kepada Rey.
Kini terdapat beberapa hidangan enak seperti buah-buahan dan juga beberapa daging panggang yang sangat enak mereka mulai merayakan keberhasilan ini.
Namun, di desa seperti ini mereka tidak tahu kalau ada seseorang yang mengintainya.
"Wahhh, kau sangat hebat sekali ya, selain kamu pintar bermain pedang ternyata kamu juga pintar dalam hal seperti ini,"puji Lui Bao yang tengah memegang daging panggang untuk disantapnya.
"Hahahaha, ini hanya kebetulan saja"Rey juga tersenyum sambil meminum beberapa alkohol yang ada di atas meja.
Kini mereka yang sudah merayakan keberhasilan merasa lelah dan tertidur lelap di tempat masing-masing, Rey diberi tempat tidur dengan layak bersama temannya.
Di kamar yang terdiri teras dan bantal empuk,dia juga di tutupi selimut zaman sekarang yang cukup hangat,Rey merasa ini sangat menyenangkan sekali, tidak ingin memiliki beban di pikirannya Apakah dia bisa menyelesaikan misi dari game mini atau tidak dia langsung tertidur dengan sangat lelap.
Pagi hari.....
Rey dengan wajah polosnya masih terkantuk-kantuk di atas tikar, Dia terlihat menikmati sekali pada saat tidur tadi malam, melihat ke arah samping kiri dan kanan dia sama sekali tidak melihat bawahannya atau temannya lui Bao, dia bergegas mencoba untuk menyegarkan dirinya dan melangkahkan kaki untuk keluar dari tempat tersebut.
Rey tersenyum sangat puas ketika sumur tersebut dipakai oleh yang lainnya, di saat itu tiba-tiba bawahannya Lui Bao datang dengan kedua kuda hitam yang dipegang dengan kedua tangannya.
"Hey, dari mana kamu mendapatkan kuda ini?"Tanya Rey yang masih dalam keadaan lemah.
"Ini pemberian dari Bella dia mengatakan ini adalah rasa terima kasihnya Karena kamu telah menolong perdesaan ini,"Lui Bao menjelaskan hal tersebut kepada Rey.
__ADS_1
Rey melihat kedua kuda tersebut dengan teliti ternyata kuda yang didapatnya adalah kuda yang sangat bagus, dia menyentuhnya dengan sangat lembut tiba-tiba Bella yang di mana dia adalah gadis memiliki wajah buruk rupa datang menghampirinya.
Bella yang tidak terlalu suka dengan wajahnya dia juga memakai sebagian topeng untuk menutupi wajah buruknya.
"Ouh iya, bukankah kamu akan berpergian mencari tuan Putri jadi aku memberi hadiah dua kuda ini untukmu sebagai rasa terima kasihku karena telah menolong kami,"ucap Bella.
"Tapi, aku merasa tidak enak Jika kamu memberiku hadiah yang sebagus ini, Aku mau lihat mereka bahagia saja aku udah sangat senang"jelas Rey tidak enakan kepada Bella.
Di saat itu, ada anak kecil 3 orang yang terdiri dua laki-laki dan 1 perempuan menghampiri Rey, anak kecil tersebut memegang sebuah bunga yang telah dipetik di alam liar.
"Paman, terima kasih karena telah membantu kami ini adalah hadiah kami untuk paman,"hujan seorang gadis kecil mewakili dari kedua temannya itu.
"Wahhh, bunga yang kalian petik sangat cantik sekali bila perlu kalian tanam saja di depan rumah kalian,"Kata Rey mengusap kepala anak gadis kecil itu.
Kedua anak laki-laki yang melihat gadis kecil itu diusap rambutnya mereka juga menginginkan di usap juga oleh seorang ksatria Rey, anak kecil tersebut langsung menghadap ke depan Rey dan meminta untuk mengusap rambutnya karena ini adalah sebuah penghargaan yang begitu besar bagi mereka.
"Paman, bisakah aku juga mendapatkan ucapan dari paman?"mohon anak kecil tersebut dengan senyuman yang sangat manis sekali.
"Oh tentu,"Rey langsung mengusapnya bahkan mencium kedua pipi anak kecil tersebut.
Mereka bertiga langsung berterima kasih dan senang sekali, dan bunga yang mereka petik telah diberikan kepada Rey,Bella hanya bisa tersenyum kepada Rey karena dia tahu kalau Rei sebentar lagi akan pergi untuk menyelesaikan misinya mencari seorang putri.
"Ouh iya, kalau kamu mau pergi ada beberapa bekal yang harus kamu bawa dan kamu tidak perlu sungkan untuk memberitahu kepadaku,"Bella berinisiatif untuk memberikan bekal kepada Rey ketika sedang di dalam perjalanan.
__ADS_1
"Kamu adalah gadis yang terbaik yang pernah aku temui, pokoknya aku sangat berterima kasih banyak karena kamu juga telah membantu banyak kepadaku,"Rey tidak bisa berbuat banyak lagi karena dia juga berada di dunia nyata dan ini hanyalah di dunia game saja.
Kini Rey dan Lui Bao membereskan dirinya dan menyiapkan beberapa bekal untuk melanjutkan perjalanannya menjadi seorang putri yang telah hilang dari kerajaan, Bella juga merasa Amad sedih terlihat dari matanya yang mulai berlinang air mata.