Game World With System

Game World With System
Part 97 : Kabar buruk


__ADS_3

PART 97


Jeritan dari sang ibu yang terjatuh, tiba-tiba membuat rey yang berada di rumahnya merasa tidak enak hati.


"Emh ... kenapa ya aku selalu khawatir kepada ibuku hari ini apa yang telah terjadi dengannya?"Memang insting dari Rey mengatakan sesuatu kebenaran.


"Sudahlah Rey, mungkin saja ibumu lagi belanja atau ada keperluan lainnya maka kamu tidak perlu khawatir, aku dengar tadi ibumu sudah masak dan siapin di dapur ayo kita makan dulu,"ajak Dao sudah membasuh kedua mukanya karena dia malas Dia tidak mandi dulu.


Di sisi lain Sang ibu jatuh dari lantai 5 dan membuat para wartawan sangat heboh.


Mantan suaminya juga tidak tahu kalau ini akan terjadi dia langsung mengatakan kepada wartawan kalau ini bukan salah dirinya tetapi salah dirinya sendiri yang malah mundur dan jatuh ke bawah, agar tidak menyalahkan satu sama lain ini semua dikatakan kalau sang Ibu bunuh diri karena malu sudah melakukan hal yang tidak terduga.


Informasi ini langsung didapatkan oleh semua wartawan dan akan diberitakan di sebuah televisi dan media sosial yang lainnya mengenai seperti ini, hal ini akan menjadi berita yang hangat sekali.


Para wartawan setelah mendapatkan informasi dan berita yang cukup penting akhirnya mereka semua pergi, tinggal suami istri yang berada di hotel itu.


"Yes, dengan begini namamu akan terkenal,jadi biarkan saja aku mantan istrimu itu meninggal lagian tidak akan ada yang menuntutmu atau apapun itu,"ucap istrinya yang tidak tahu malu duduk di sofa yang berwarna coklat dekat di sudut meja yang ditata dengan bunga.


"Iyah kamu tenang saja, dia meninggal juga Aku sama sekali tidak peduli lagian dia tidak penting bagiku,"kata mantan suami itu duduk di sebelahnya sambil menghidupkan sebuah rokok yang sudah disimpan di sakunya.


Jadi semua ini terjadi memang rencana mereka berdua karena mantan suaminya ingin lebih terkenal lagi dan berada di sorotan para wartawan, mantan suaminya sengaja melakukan ini agar terkenal di media sosial dan juga berita-berita yang hangat, bahkan karena hal ini ibunya Rey sampai meninggal.


Ibunya rey yang meninggal karena dikatakan bunuh diri langsung dibawa ke rumah sakit setelah itu mereka akan memanggil orang yang berurusan dengannya.


Sungguh sangat kejam sekali suami istri ini, demi kepopuleran mereka, mereka rela melakukan hal yang seperti ini.

__ADS_1


"Uahhh..... dengan begini perusahaanmu juga akan terkena lebih baik, sudahlah ayo Untung saja itu cewek nggak banyak omong sih, bagus banget dia langsung mati jadi nggak ada yang bela,"dengan kejamnya si istri mantan suami mengatakan hal itu tanpa merasa bersalah.


Si ibu Rey yang sudah meninggal dunia karena jatuh dari lantai 5 langsung dibawa ke rumah sakit dengan sebuah ambulans yang datang, ambulans tersebut langsung membawa Ibu Rey dengan cepat dan dia mengambil handphone milik ibunya Rey dan segera memberikan informasi ini kepada.


Rey yang sedang makan di meja dapur tiba-tiba mendengar deringan telepon, ternyata itu adalah handphone miliknya Rey yang masih tertinggal di atas meja depan televisi.


"Eh tunggu sebentar ya aku mau angkat telepon aku dulu,"dengan bergegas rey menuju ke meja depan televisi dan mengambil handphonenya.


"Ya? ini siapa ya?"setelah mengangkatnya Rey langsung bertanya.


"Maaf, kami dari rumah sakit Berlin, apakah ini benar dengan nama Rey anaknya ibu sesy?".


"Ya itu nama saya, kenapa ya anda mencari saya? Di mana ibu saya sekarang? apa yang terjadi pada,"dengan kepanikan hari terus bertanya mengenai kabar ibunya bahkan di saat itu dia juga mulai merasa dingin namun berkeringat.


"Tuan, tolong datang ke rumah sakit kami karena ibu anda sudah mengalami insiden bunuh diri di hotel, kini dia sudah meninggal dunia dan kamu sebagai anaknya tolong datang ke rumah sakit kami untuk mengurusinya,"ucap dokter yang memanggil rey telepon.


"Bu....Bu..... kenapa bisa-bisanya Ibu bunuh diri, padahal Rey sudah melakukan yang terbaik demi membahagiakan ibu, Apakah ada yang kurang dari Rey sehingga ibu harus bunuh diri,"air matanya mulai meneteskan dengan begitu deras dengan keringat dinginnya yang membuat dirinya membeku seketika.


Dao karena merasa Rey lama berada di depan televisi maka dia segera mendekatinya.


"Rey? Rey .... ayo cepat makan nanti nasinya keburu dingin lagi loh,"panggilnya sambil menuju ke ruang televisi namun sangat terkejut melihat Rey yang tiba-tiba terdiam membeku tetapi air matanya terus menetes.


Dao sontak bergegas menuju ke arah-arah dan membangunkannya.


"Rey! Apa yang terjadi padamu, kenapa kamu seperti ini cepat katakan padaku ayo cerita?"Dao pun semakin panik melihat Rey yang begitu diam dan tidak berkata apa-apa.

__ADS_1


Tak beberapa lama akhirnya Rey mulai sadar kembali dia baru teringat dengan ibunya yang telah meninggal dunia dan dia harus segera ke rumah sakit .


"Dao, ayo ikuti aku sekarang,"kata Rey tanpa mengatakan yang sebenarnya kalau ibunya telah meninggal dunia dan berada di rumah sakit.


Baru saja mereka berdua akan makan tiba-tiba ada yang mengganggunya dan makanan mereka di atas meja yang sudah terbuka tidak ditutup kembali karena situasi yang sangat memburuk.


Rey bergegas menuju ke sebuah bagasi dan dia mengambil motornya setelah itu meminta dao untuk ikut dengannya.


Karena Rey sangat emosi tidak menerima semua kenyataan yang telah terjadi dia terus mengendarai motor dengan kecepatan yang sangat tinggi sehingga dao yang berada di belakang terus memegangnya dengan kuat.


Dao sudah bertanya berkali-kali apa yang telah terjadi namun sama sekali tidak ada jawabannya, karena emosi yang begitu tinggi Motor menjadi pelampiasannya dan dengan cepat menuju ke rumah sakit.


Nguengg.....nguenggg....nguenggg ...


Hoshh....hosh...


"Duh, hampir aja kamu kalau nyetir hati-hati lain kali aku deg-degan tahu,"Dao hampir saja muntah dan Dia memegang dadanya karena berdetak dengan sangat kencang.


Rey tanpa membalas perkataan dari sahabatnya dia langsung bergegas menuju ke dalam rumah sakit, dia langsung bertanya kepada suster yang menjaga di depan.


"Sus, Di mana ibu saya?".


"Ya? atas nama siapa ya?".


"Itu ... Ibu saya loh yang baru saja bunuh diri, sekarang dia di mana sus,"kata Rey yang tidak bisa menahan emosinya.

__ADS_1


"Rey kamu tenangkan dirimu sekali lagi, coba kamu fokuskan pada dirimu jangan seperti ini," Dao memegang lengan Rey agar tenang.


Rey akhirnya mencoba menghembuskan napas secara dalam dalam dan merilekskan dirinya.


__ADS_2