Game World With System

Game World With System
Part 81 : Jebakan monster


__ADS_3

PART 81


Karena akhirnya mereka hanya bisa melanjutkan perjalanannya menuju ke sumber mata air, setelah mencari beberapa lamanya akhirnya matanya berbinar melihat air terjun yang begitu deras dengan keindahan yang begitu alami.


Pandangan yang tertutup dari dedaunan akhirnya sudah terbuka sangat lebar air terjun yang begitu darat dipenuhi dengan warna-warni bunga-bunga bahkan sangat menyejukkan dari hawanya.


"Hua.... rasanya ingin sekali mandi,airnya sungguh jernih sekali," baru saja melihatnya Ling Ling sudah terpikat dengan keindahan.


Namun sangat disayangkan air terjun yang begitu deras jika sembarang berenang ke dalamnya bisa saja hanyut dibawa oleh arus yang jeram.


"Hati-hati, jangan sampai kalian terpeleset ,"Kata Rey mencari jalan.


Ketika mereka berjalan melewati bebatuan yang basah yang sudah diciprati air terjun, ternyata dari kejauhan Ada sesosok monster yang memantau mereka bertiga.Dan mosnter ini nampaknya sangat marah melihat kedatangan mereka bertiga, yang dikiranya tidak ada bahaya tiba-tiba muncul lah seekor gurita raksasa dari dalam air.


Sepasang mata yang sangat lebar merendam di air memperhatikan gerak-gerik mereka bertiga, kemudian sebuah tentakel diam-diam merambat menuju ke arah mereka, halo dengan sangat cepat tentakel-tentakel tersebut menarik kedua kaki mereka bertiga termasuk Rey, tentakel tersebut menarik mereka dan membawanya ke dalam air.


Rey sangat terkejut bahkan dia tidak sempat mengeluarkan kekuatannya karena dirinya sudah terseret arus oleh gurita itu, dan mereka bertiga seketika pingsan.


Beberapa jam kemudian.....


"Aduh..... sakit banget kepalaku,"Zen bangun terlebih dahulu dan melihat tubuhnya yang mendapat goresan-goresan karena terkikis bebatuan saat diseret.


Zen saat itu juga melihat ling ling dalam keadaan pingsan dan segera membangunkannya.


"Ling,Ling..! Rey! Rey,kamu gpp kan?hey ayo bangun,"Ucap Zen membangunkan mereka berdua.


Akhirnya Rey dan Ling Ling siuman dan mereka baru sadar kalau berada di sebuah tempat yang berbeda yang tidak dikenalinya.


"Awh .... kayaknya kakiku sakit,"Ling Ling melihat kakinya dan ternyata kakinya berdarah Mungkin dia lebih parah terkena goresan bebatuan.

__ADS_1


"Ling?!"Zen contoh merobek bagian kainnya dan mencoba membungkus luka yang ada di kaki Ling Ling.


Rey masih memegang kepala menggunakan kedua tangannya, dengan penglihatan yang samar-samar dia menyadari kalau mereka bertiga sedang dikurung.


"Eh? apa yang telah terjadi kepada kita?"Rey memegang sebuah kurungan yang terbuat dari kayu .


"Rey, aku masih ingat semenjak kita melewati jalan sungai tadi Ada sesosok monster yang menari kita dan aku masih ingat ketika tenggelam melihat monster itu, monster itu terlihat sangat mirip dengan gurita,"Kata Zen memperjelas dan menceritakan kejadian yang ia ingat tadi.


Rey kemudian menggunakan kekuatan apinya dan memegang kedua belah kayu yang mengurung mereka, setelah beberapa lama akhirnya kayu tersebut patah karena sudah terbakar.


Tapi ketika mereka hendak kabur dari kurungan tersebut ternyata ada monster gurita yang menghalangi mereka.


"Kalian! Jangan berani-berani kabur dari sini Apakah kalian tahu ini adalah tempat terlarang yang tidak pernah didatangi oleh para manusia!!" ucap monster gurita itu dengan membentak kepada mereka bertiga.


"Siapa kamu!!! "Tanya Rey.


Mereka yang ingin kabur tiba-tiba datanglah Ular raksasa yang pernah bertemu di awal dengan Rey.


Sshhhh....shhhh.....


"Kamu? bukankah kamu yang pernah aku kejar waktu itu? ternyata kamu masih hidup ya dan kenapa berani-beraninya kamu masuk ke area kami!"Monster ular ini bicara dengan Rey saling berhadap-hadapan.


"Yahh.....aku ingat, kalau gak salah kamu yang mengejarku tetapi kamu tidak bisa mendapatkanmu ku, badan saja yang gede tapi tidak bisa mencari tubuhku yang sekecil ini,"Rey malah mengejek monster ular yang besar itu.


Monster ular ini sangat marah karena diejek oleh Rey, dia dengan cepat membuka mulutnya selebar mungkin dan mengeluarkan taring-tarik yang begitu panjang, dan ular monster itu hendak memakan mereka bertiga Karena marah.


Tapi ketika itu akan terjadi monster lainnya yang ternyata itu adalah monster yang memiliki bentuk serupa dengan tengkorak belalang menghentikannya, dia mengatakan untuk tidak memakan mereka bertiga Karena ada sesuatu yang istimewa dari mereka bertiga, mereka bertiga bisa melewati tempat ini pasti ada sesuatu hal yang membantu mereka.


"Oke! aku akan menunggunya setelah mendapat izin dari monster abadi setelah itu aku akan pergi,"monster ular ini mengibaskan ekornya yang panjang dan membiarkan Rey bersama kedua temannya untuk tidak dimakan.

__ADS_1


Rey mendengar kata monster abadi yang di mana monster itulah yang dicari oleh dia.


Mosnter yang berbentuk tengkorak belalang itu akhirnya memerintahkan para bawahannya untuk menjaga mereka bertiga agar tidak kabur.


SYUTT.....


BUMMMMM....


Sebuah dinding kecil tiba-tiba muncul dari bawah dan menutupi mereka bertiga agar tidak bisa kabur, Rey diperintahkan oleh Zen untuk menggunakan kekuatannya membuka penghalang dinding itu.


Tapi Rey memiliki rencana baru karena dia mendengar tentang monster abadi kemungkinan monster abadi itu dekat dengan monster ular atau bisa jadi dia tinggal di sini, karena di gua yang sangat besar ini dia sudah bertemu dengan monster-monster yang begitu banyak.


Ling Ling yang merasa kakinya kesakitan hanya bisa diam dan menahannya.Kini mereka bertiga sudah dikurung di dalam sebuah dinding dari bebatuan.


Untuk meredakan sakitnya ling ling,rey meminta ling ling untuk tertidur terlebih dahulu dan darah yang keluar dari kakinya sudah dibungkus oleh beberapa kain agar tidak infeksi.


"Rey? Apakah aku tertidur kalian tidak akan meninggalkanku?"Tanya Ling Ling yang sangat khawatir.


"Sudah, kamu beristirahatlah terlebih dahulu pokoknya percayakan saja semuanya pada aku dan Zen ,"Kata Rey yang duduk di sampingnya Ling Ling.


Mereka bertiga sudah beberapa lama dikurung, dan monster abadi yang marah mencari keberadaan Rey tidak pernah ditemukan.


Karena monster abadi itu tidak menemukan keberadaan Rey akhirnya dia kembali lagi ke tempat tinggalnya yang di mana tempat tinggalnya adalah sebuah lembah gua yang sangat luas sekali yang dipenuhi monster-monster lainnya.


Di saat monster abadi turun dari atas menuju ke sebuah lembah tersebut dia langsung mendaratkan kakinya dengan baik, di saat itu dia dengan amarah menuju ke sebuah kursi atau singgasana dan membuat monster-monster lainnya hanya bisa diam karena takut.


"Aaaaa!!!! kenapa Aku sama sekali tidak menemukan orang itu!"Kata Mosnter abadi marah.


Di saat itu, bawahannya yang memiliki bentuk tengkorak belalang langsung memberitahu tentang penemuan Rey dan kedua temannya, Tetapi dia tidak tahu kalau Rey adalah orang yang dicari oleh monster abadi.

__ADS_1


__ADS_2