
PART 13
Setelah dia terbangun dari tidurnya tiba-tiba Rey mendapatkan sebuah paket dari seseorang yang sangat misterius karena tidak tahu siapa pengirimnya.
Namun pengiriman tersebut berisi sebuah kotak hitam kecil yang sangat familiar sekali, kota kecil tersebut ternyata mirip dengan kotak hadiah yang dia dapatkan dari permainan game dunia nyata di saat kemarinnya.
Karena dirinya sudah penasaran dia membuka kotak kecil hitam itu yang ternyata di dalamnya ada sebuah kertas yang berisi tulisan.
Satu tangan sudah memegang selembar kertas tersebut yang ternyata tulisan tersebut berisi.
"Jangan pernah sesekali kamu membuang DVD game, semuanya sudah tertata dengan baik lagi silakan lanjutkan permainanmu hingga selesai, Deni permainanmu semakin ke depan akan semakin sulit, Jika kamu berani kabur atau tidak menuruti perintahku maka nyawa temanmu lah yang akan menjadi ancamannya, ikutilah permainannya sesuai petunjuk "itulah kata-kata yang berada di dalam kertas putih.
Rey pun semakin bingung dibuatnya karena ternyata permainan yang dia miliki bukanlah permainan sembarang, dan juga dia tidak boleh membuang game yang dia dapatkan dari sahabatnya itu.
Untuk mengecek sahabatnya Ray bergegas mengambil handphonenya dan meneleponnya, tetapi pada awal panggilan sama sekali tidak ada nada dering atau telepon terhubung dengannya.
Kedua kali tetap saja tidak ada telepon yang terhubung dengan telepon milik sahabatnya.
"Arghh...... apa yang terjadi dengan sahabatku? kenapa telepon dia sama sekali tidak aktif,"Rey begitu gelisah mondar-mandir di dalam rumahnya sambil menelpon sahabatnya Dao, tetap saja tidak ada jawaban dari sahabatnya yang membuat dia semakin panik dan bergegas menuju ke rumah Dao.
Rey dengan keadaan panik menyimpan telepon ke dalam sakunya dia mulai berjalan menuju ke sebuah bagasi.
"Pagi Tuan,"tiba-tiba pembantu pria yang sedang membersihkan depan rumah menyapanya dengan sangat ramah.
"Pagi juga,"Rey menjawabnya namun arah pandangannya menuju ke bagasi.
Setelah Pintu bagasi terbuka Rey menuju ke sebuah motor karena tidak ingin mengalami kemacetan di jalan, motor yang dipakai pun adalah motor yang sederhana dan bergegas secepat mungkin.
__ADS_1
Maka langsunglah motor itu dihidupkan,Rey memegang kedua stang motor itu dan menggasnya dengan cepat, kemudian beberapa perjalanan dengan motornya akhirnya dia sampai di depan rumah sahabatnya.
Cekelk...
Rey mulai memarkirkan motornya dengan menggunakan standar, dia dengan wajah yang panik akhirnya mengetuk pintu rumah sahabatnya berkali-kali.
Tok...tok...tok ....
"Dao,Dao ! Dao! permisi!"karena tidak ada jawaban sama sekali dari dalam rumah sahabatnya dia mulai menggunakan suaranya dengan cukup tinggi, tetapi sama sekali tidak ada jawaban dari sahabatnya yang membuat dia semakin panik.
Di saat itu, Rey melihat ke samping dan menengok melewati sebuah jendela, tetapi di dalam rumah sangat sepi sekali menandakan tidak ada kehidupan, dan juga ternyata pintu depannya terkunci.
Rey tidak tahu apakah ini ancaman yang begitu serius atau tidak, dia berpikir sejenak lalu akan kembali ke motornya, orang tuanya Dao tidak ada juga di dalam rumah.
Nguengg .... nguengg....
Rey memperlambat motornya Dia kemudian menyampaikan motornya di seberang jalan, setelah itu dia kemudian mengangkat telepon dari sekretarisnya.
"Maaf tuan, di sini ada beberapa perusahaan yang ingin bekerja sama dengan perusahaan kita, apakah untuk kerjasama ini saya harus meminta Anda menandatanganinya?"Tanya sekretaris itu.
"Duh.... kamu saja yang mewakili tanda tangan, saya ada kesibukan sebentar jadi kamu tolong urus perusahaan saya sebaik mungkin, karena saya percaya kepada kamu, apa yang menurut kamu benar maka lakukan apa yang menurutmu tidak benar maka Jangan pernah kamu lakukan,"Rey langsung menutup teleponnya dia kembali lagi ke rumah besarnya.
Sesampainya....
Di dalam rumah, Rei juga mengingat tempat-tempat yang pernah dia datangi dengan sahabatnya, mungkin saja sahabatnya berada di tempat tersebut.
Lalu Di saat dia duduk di sebuah kursi menyadarkan di samping dinding dekat jendela kamar, tiba-tiba dia tidak sengaja menendang sebuah benda yang ternyata itu adalah sebuah kotak hitam.
__ADS_1
"Halah.... ternyata kotak itu lagi,"Kesal Rey sambil mengambil kotak hitam tersebut, Dia sedikit membungkukkan badannya.
Rey tau pasti ada yang tidak beres dengan semua yang telah terjadi, kemudian dia membuka kotak hitam itu dengan kasar yang ternyata ada sebuah kertas yang berisi tulisan lagi.
"Jangan pernah mencari siapa kami atau apapun itu, silakan kembali ke kamarmu dan mulailah bermain game, maka semuanya akan kembali normal,"Rey hanya bisa mengikuti permintaan dari tulisan kertas itu.
Tak sengaja dia melihat sebuah CCTV yang terpasang di kamarnya, Dia sangat penasaran sekali dengan orang yang telah mengirimkan kotak hitam itu ke dalam kamarnya.
"Oke bagus, rumahku ada cctv-nya sekarang aku hanya perlu mengeceknya saja,"Rey senang sekali dan berpikir ini semua akan segera berakhir dan mengetahui siapa dalang dari semua ini.
Dengan cepat, akhirnya dia berhasil memasuki sebuah ruangan yang ternyata itu adalah tempat pantauan dari CCTV, Rey mulai melihat sebuah komputer yang berisi CCTV yang merekam kamarnya pada waktu tertentu.
Rey mulai mengotak-atik dan melihat kejadian tersebut, tetapi Apa yang dia lihat sama sekali tidak ada yang mencurigakan atau orang yang masuk ke dalam kamarnya, namun saat ini sekali tiba-tiba kotak hitam itu berada di kamarnya.
Yang bisa Rey lakukan yang bisa baca adalah kembali lagi ke kamar game, dia sudah memutuskan untuk dirinya sendiri dan memasuki ruangan tersebut, agar tidak ada orang yang masuk ke dalam kamar itu dia menguncinya dan menghadap ke sebuah komputer yang sudah tertata rapi.
"Baik, aku akan lakukan asalkan sahabatku kembali lagi,"sembari duduk di sebuah kursi hitam yang empuk.
Di saat itu, komputer miliknya tiba-tiba menyala dan memperlihatkan sebuah video mengenai sahabatnya yang tertidur pulas Di sebuah tempat bersama kedua orang tuanya.
Dan tombol tersebut sama sekali tidak diketahui di mana keberadaannya, mereka bertiga tertidur sebuah kotak yang tembus pandang terbuat dari kaca.
"Daaa...daoo! " Rey tidak bisa melakukan apapun selain memegang kaca komputernya ingin menyelamatkan sahabatnya.
Lalu sebuah tulisan sangat besar sekali di dalam komputer.
"Selesaikan game ini, maka sahabatmu akan dibebaskan, jika tidak makan dia dan jamu akan dipertaruhkan,"itulah kata-kata dari komputer yang entah dari mana.
__ADS_1
Lalu sebuah Cover game muncul,Rey hanya bisa menghilangkan nafas untuk bersiap-siap memainkan game tersebut, dia harus benar-benar bisa melakukan game ini jika tidak maka semuanya akan fatal.