Game World With System

Game World With System
Part 87 : Pahlawan


__ADS_3

PART 86


Selepas itu Rey menyimpan kalung yang telah di berikan oleh sauna,dia kedua kakinya dan berbaring lagi di atas rumah.


Hingga saat itu dia hanya memejamkan mata beberapa jam saja kemudian sudah terlihat cahaya matahari pagi yang menandakan ini waktunya mereka harus pergi.


Rey bergegas untuk mencari ling-ling dan juga Zen, dia akan segera berangkat menuju ke sebuah kota baoking,Rey mencari ke mana-mana dan ternyata mereka berdua masih tertidur di dalam rumah .


"Zen....Zen...." sambil memegang kakinya berniat untuk membangunkan.


Tapi sama sekali tidak ada respon dari dirinya,gimana pun juga mungkin dia sedang kelelahan dan tertidur lelap melakukan perjalanan yang cukup panjang, akhirnya memiliki keputusan untuk pergi sendiri dan dia meminta kepada Sauna yang baru saja datang, Rey memberikan beberapa kalimat untuk Ling Ling dan juga zen,sauna menyarankan untuk membangunkan mereka berdua, tidak menginginkan untuk membangunkannya karena merasa kasihan.


"Sudah, bilang saja kepada dia terima kasih, tidak memiliki waktu yang begitu banyak karena masih ada perlu yang aku urusin, terima kasihku kepada dia ya dan bilang untuk menjaga ling Ling baik-baik,"Rey mengatur jaraknya dan melangkah keluar untuk pergi meninggalkan kota tersebut.


Sauna dia berdiri di depan pintu melihat kepergian Rey, satu sama lain mereka tidak bisa bersama lagi karena berada di dunia game dan dunia nyata.


Rey tidak bisa berpamitan banyak-banyak lagi kepada orang lain dia hanya bisa meminta para penjaga gerbang untuk membukanya dan membiarkan dia pergi, setelah itu dengan rasa hampanya Dia meninggalkan kota Anema, dari sini dia sudah banyak sekali belajar tentang pengalaman yang dialami, bahkan dia juga kini sudah belajar mengenai sebuah cinta.


Namun apa saya yang dia dapatkan semuanya hanya berada di dunia game, dan bagaimanapun setelah misinya selesai yang harus dia lakukan adalah kembali lagi ke dalam dunia nyata.


Setelah tiba-tiba ada seorang penjaga keluar dan membawakan sebuah kuda, kemudian penjaga tersebut melangkah ke depan dan memberikan kuda itu kepada Rey, kalau kuda itu adalah hadiah dari Sang Pemimpin untuk menemaninya dalam perjalanan pulang.

__ADS_1


"Baik, terima kasih tolong katakan kepada sang pemimpin,"Rey cukup senang.


"Ya, akan saya sampaikan pesanmu kepada pemimpin".


HUFTT.....


Dengan keahlian sekarang akhirnya dia bisa menaiki sebuah kuda, padahal di dalam dunia nyata jangankan menaiki kuda memegang saja dia tidak pernah, aku sangat beruntung dia bisa menaiki kuda dengan cepat.


KTUPAKK...KTUPAKK... KTUPAKKK


Suara udah mulai terdengar dari kejauhan, dengan begitu dia bisa menuju ke sebuah kota baoking dengan waktu yang singkat.


Ketika melakukan perjalanan pulang ke tempat itu ternyata orang-orang yang berada di tempat itu sedang menunggunya, mereka menyadari tentang keberhasilan ini jadi dengan berharap Rey akan kembali dengan selamat dan membawa Permata dunia yang telah direbut oleh monster abadi.


Pria yang berjaga di sebuah menara atas mulai memperhatikan sekitar dan dari kejauhan dia melihat ada yang menunggangi kuda dan mengarah ke kota baoking.


"Lihat! aku rasa pria itu datang ke sini,"teriak pria di atas memberitahu semua orang yang berada di bawah.


Mereka sangat senang sekali mendengar hal ini kemudian tidak beberapa lama kedatangan Rey disambut dengan sangat baik oleh mereka semua termasuk kepala desa.


"Yah, baiklah aku akan kembali dengan mengembalikan Permata dunia ini,"ucapnya berdiri di depan sebuah perisai yang dilindungi dan hendak menuju ke dalam kotak tersebut.

__ADS_1


Di saat dia melangkah ke depan dan masuk ke dalam kota itu tiba-tiba orang-orang bertepuk tangan meriah, mereka langsung memberi selamat kepada Rey karena telah melakukan misinya dengan baik yaitu mendapatkan permata dunia kembali.


"Wah... sungguh anak muda yang sangat pemberani sekali, aku rasa dirimu telah berhasil,"kata seorang pria yang di mana dialah yang telah membawa Rey ke hadapan kepala desa.


"Heheheh, maafkan aku jika aku terlambat melakukan tugasmu karena ada beberapa rintangan yang harus aku alami tetapi aku sangat beruntung bisa menyelesaikan dari rintangan itu, dan informasi yang lebih baik adalah aku sudah mendapatkan permata dunia itu dan mengembalikan keadaan dunia dengan semula, dan informasi yang lebih baik daripada itu adalah kalian tidak perlu takut keluar dari kota ini karena dunia sudah aman, dan monster-monster yang ada di luar kini sudah tidak ada,"ucap Rey turun dari kudanya dan setara dengan yang lainnya.


"Hah? Apakah yang kamu katakan ini serius tidak bohong? Apakah kau sengaja membiarkan kami keluar dan dimakan oleh monster hidup-hidup?"kata seorang pria yang tengah berdiri di samping dekat sebuah pohon yang tidak percaya dengan omongannya Rey.


"Yah Kalau kalian tidak percaya maka kalian Coba saja dari tadi aku keluar sendirian tetapi tidak apa-apa dan buktinya Aku sudah berada di luar sudah lama, dan aku pun baik-baik saja kan sampai sekarang?"ucap Rey jelas-jelas dia tidak apa-apa dan membuktikan kepada semua orang.


Di saat mereka ada yang percaya dan tidak percaya berbisik satu sama lain dan berbincang tiba-tiba kepala desa datang dari belakang dan langsung memberikan selamat.


"Wah wah ..... terima kasih Tuan mudah karena kamu telah mengembalikan kondisi kota ini seperti semula,"ucap kepala desa itu langsung memeluk rey seperti anak kandung.


"Iya Pak, dan ini saya sudah membawakan Permata dunia yang telah saya janjikan, Maaf jika saya memakan waktu yang cukup lama,"Rey ingin memberikan Permata dunia itu kepada kepala desa dan mengembalikan ke tempat yang semula.


Semua yang telah mendengar itu langsung percaya dengan yang dikatakan oleh Rey, apalagi dia juga sudah mendapatkan permata dunia dari monster abadi yang sulit dikalahkan.


Kini sebuah barisan tidak berlaku lagi dan mereka bisa keluar dari tempat itu kapan saja bahkan bisa membangun perumahan baru di luar tempat tersebut.


"Horeee.....!!! ucapkan selamat kepada pahlawan kita!!"teriak kepala desa kepada semua orang.

__ADS_1


Semua ikut merasa senang dan menyambutnya dengan baik, bahkan Rey yang dulu ingin dihukum mati dan dimarahi oleh orang-orang kini disambut dengan ramah dan dicap sebagai pahlawan, mereka semua langsung menyuguhkan dengan berbagai makanan dan juga penawaran dari gadis-gadis yang ada di situ, bahkan ada seorang ibu-ibu yang memintanya untuk menikahi gadisnya karena dia tahu kalau adalah seorang pahlawan yang sangat hebat.


__ADS_2