
PART 122
Karena kepolosan Rey, gadis tersebut mengangguk dan ingin mencoba berkencan dengan Dao.
Dao tentu saja sangat senang walau dengan keadaan yang begitu gagal akhirnya dia bisa berkencan dengan wanita yang sangat cantik.
"Hey.... berhati-hatilah jika ingin berkencan dengan wanita yang cantik jangan sampai kamu di porotin atau dia memanfaatkan dirimu,"kata Rey saling berhadapan di sebuah restoran.
Wanita yang baru saja didatanginya kemudian membereskan tempat duduknya dia langsung mendekati kepada Dao.
"Jadi? bolehkah aku meminta nomor wa?"Kata wanita cantik itu duduk manis di sebelah Dao.
Rey sama sekali tidak menyukai Gadis itu karena mungkin saja itu bukanlah tipenya.
"Hai.... tentu saja Ini nomorku kita tukaran nomor whatsApp ya,"Dao dengan begitu cepat dia selalu yakin dengan gadis itu kalau gadis yang dia ingin kencani adalah gadis yang sangat baik.
Gadis tersebut mulai akrab dengan Dao,Rey sekali lagi berpikir Apakah memang seperti ini perkenalan antara gadis dan pria ketika ingin berkencan.
Rey merasa curiga dengan gadis tersebut namun ketika melihat sahabatnya begitu bahagia dia tidak jadi melarangnya bahkan tidak ingin mengganggunya.
"Emmm....Dao, aku pulang duluan sebentar ya kamu sama dia aja karena aku ada urusan sebentar,"kata Rey .
Dao menjawabnya kalau dia akan pulang dengan gadis tadi saya buat teteh ketika berbicara dia sama sekali tidak menghadap kepada Rey justru menghadap kepada gadis itu, saking fokusnya berbicara dengan gadis yang baru ditemui.
Rey tidak marah ataupun tidak akan saya hanya mengendalikan kepalanya, setelah bangun dari tempat duduknya Dia berjalan keluar restoran menuju ke sebuah pintu.
__ADS_1
Ceklekk.....
Akhirnya,Rey sudah keluar dia memasuki mobil pribadinya yang sangat mewah dan juga mahal, walaupun begitu dia juga tidak bisa membuat ibunya bahagia karena sudah meninggal terlebih dahulu.
Di dalam mobil dia masih mengingat-ingat tentang gadis yang ada di dalam dunia game atau Mey, karena merasa penasaran sekali dia juga tidak sabar ingin segera bermain permainan pada level kedua, Rey tidak sabar karena ingin bertemu dengan A Mey,dan ingin menguasai dunia yang dia miliki.
Tapi, sekali lagi berpikir jika kalah dalam permainan level kedua Apa sanksi dari hukuman itu? permainan sebelumnya sanksinya itu nyawanya sendiri tidak akan bisa kembali ke dunia, namun Apakah ketika kalah di dalam dunia permainan level kedua dari sistem yang tidak diketahui apakah akan sama pengaturannya?.
Rey semakin bingung tidak ingin membuat dirinya menjadi banyak beban, dengan rasa lega Rey menghela nafasnya.
Namun, di sisi lain ternyata mereka berbeda dunia termasuk A Mey,A Mey yang sedang berbahan di dalam kamarnya dia menunggu telepon dari Rey,Rey memiliki wajah yang sangat tampan dan juga muda jadi A Mey ketika ketemu di awal dia sudah jatuh cinta dan menyukainya.
"Ishh.... ke mana sih Orang jangan-jangan dia PHP lagi," a Mey dengan kesal di dalam kamarnya memegang guling dengan erat tunggu pesan dari Rey
Padahal, nomor mereka tidak tersambung dan tidak ditemukan karena mereka berbeda dunia, dunia yang mereka duduki Ternyata bukan hanya satu melainkan ada banyak dunia seperti bintang-bintang yang bertaburan di mana-mana.
Sistem game yang dibuatnya, ternyata bisa mengubah kehidupan mereka, kehidupan orang-orang yang terpilih di dalam dunianya masing-masing, tetapi jika mereka gagal maka akan dijanjikan ke orang yang selanjutnya sehingga orang-orang akan saling berlawanan.
Brushh.....
Hujan tiba-tiba datang Rey yang berada di dalam mobilnya langsung menutup kaca jendela.Dia berada di depan restoran melihat sahabatnya yang berbincang dengan sangat asyik sekali, dia tidak pernah melihat sahabatnya yang segembira itu.
Dao merasa dirinya banyak diminati oleh cewek-cewek, tetapi ternyata Gadis itu terus saja melirik keluar yang di mana Gadis itu melirik ke arah Rey.
Walau mereka berdua saling berbincang satu sama lain tetapi pandangan dari Gadis itu tidak bisa dihindarkan yang terus melihat ke arah Rey di luar.
__ADS_1
Rey tidak ingin mengganggu kesenangan sahabatnya jadi dia memutar kuncinya mengambil setir, setelah itu dengan perlahan membelokkan mobilnya berjalan keluar, tidak lupa mengambil handphonenya yang ada di atas kursi dan memberi pesan kepada sahabatnya kalau dia akan pulang terlebih dahulu dan meminta sahabatnya untuk mengantar gadis itu.
Dao yang mendapatkan pesan dari sahabatnya sangat senang sekali, Dao merasa Rey sangat peduli kepadanya dan tahu apa yang harus dia lakukan.
Di saat mereka berdua berbincang.
"Eh .... ngomong-ngomong temanmu itu adalah teman akrab mu ya atau itu saudara mu?"tanya Gadis itu mulai basa-basi.
"Oh, itu sebenarnya sahabat aku dari kecil dia adalah sahabatku yang terbaik, dia juga sangat keren bisa memiliki perusahaan yang terkenal dan juga terbesar di kota ini, perusahaan yang terkenal di kota ini itu adalah perusahaan miliknya padahal dia masih muda tahu, aku sangat beruntung bisa bersahabat,"Dao menjelaskan semuanya dan memberitahu identitas asli dari Rey .
"Wahh..... ternyata sahabatmu itu sangat kaya raya ya, Aku yakin dia pasti banyak sekali ceweknya atau banyak simpanannya,"ucapkan Di situ memegang dagunya sebelah tangan.
"Ehh..... kamu jangan salah paham walaupun dia orang kaya raya dan juga tampan tetapi sama sekali tidak memiliki satu cewek, dia itu ceweknya pilih-pilih nggak sembarang langsung dapat, pokoknya dia itu susah deh kalau udah bosen cewek,"kata Dao.
Satu senyuman yang jahat terlihat dari bibirnya gadis itu.
"Ehh..... bentar lagi ini mau malam banget kamu aku antar pulang ya,"Kata Dao.
"Oke,"Jawab gadis itu membereskan tasnya yang dia bawa.
Setelah membayar beberapa pesanan yang mereka pesan, mereka berdua keluar dari dasar laut tersebut dengan keadaan hujan, Dao baru menyadarinya kalau dia tadi berangkat dengan mobil milik Rey.
"Duh.... Maaf banget ya tadi aku berangkat sama sahabatku, Jadi gimana Apakah kamu masih mau pulang denganku? kalau kamu mau pulang denganku biar aku cari taksi Aku tidak ingin kamu kehujanan di saat pulang,"Dao sangat membujuk sekali padahal baru saja bertemu dengan gadis itu.
Tapi gadis tersebut mengatakan kalau dia memiliki sopir pribadinya atau taksi pribadi, jadi dia mengambil handphonenya dan bergegas menelepon sopir tersebut, setelah berbincang-bincang melalui telepon akhirnya gadis tersebut mendekati dao mengatakan kalau dia sudah memesan mobil taksi.
__ADS_1
Hujan yang begitulah pada saat malam membuat mereka kedinginan, Dao berinisiatif memberikan jaketnya kepada gadis tersebut.