Game World With System

Game World With System
Part 11 :Kota Zen


__ADS_3

PART 11


"Hey, sebentar lagi kita akan sampai ke tujuan kita,"Chao sangat senang sekali ketika dia mau ngintip keluar jendela dan mengetahui kalau jalannya hampir menuju ke kota Zen.


"Wahhh, baguslah jika sebentar lagi kita akan sampai,"Rere juga mengikuti rasa senang ini.


Namun, di saat mereka senang karena telah hampir sampai ke kota yang mereka tujuh tiba-tiba kota yang mereka maksud dipenuhi zombie-zombie yang sangat banyak, mbak kan zombie-zombie yang mereka lihat bukanlah Zombie biasa tetapi semua jenis Zombie berada di kota tersebut.


"Tunggu, jika kita ke depan dan mengendarai mobil ini sudah pasti kita akan ke kepung zombie-zombie, karena kita bisa melihat zombie yang berada di sana bukan Zombie biasa saja bahkan Anda zombie yang terbesar,"Ex menghentikan setir dia komudikan karena di depan mata sudah jelas ada bahaya yang menghalangi mereka.


Mereka bergegas turun dari mobil dan memegang senjata masing-masing.


"Gimana?".


"Apanya yang gimana kalau ngomong yang jelas dong,"sahut Chao.


"Ya,ya maksud aku sekarang harus gimana Aku tanya sama pemimpin tahu,"Devan berkata .


Baik, jika sekarang kita menaiki mobil dan masuk ke kota itu mungkin kita akan dihadang tetapi kita bisa masuk ke sana melewati jalan-jalan kecil.


Kini, karena terlalu berbahaya mengambil sebuah resiko akhirnya mereka mulai bergerak menuju ke kota Zen, di kota itu ternyata terdapat gedung-gedung tinggi sehingga sangat sulit untuk mencari tempat yang mereka maksud, tempat yang mereka maksud adalah tempat pemilik profesor Frop.Hendri, dia adalah profesor yang memiliki penawar dari wabah Zombie namun profesor tersebut sudah meninggal dunia atau menjadi zombie karena sudah terkena virusnya.

__ADS_1


Akhirnya, mereka melewati jalan-jalan kecil dan dipimpin oleh ex, dia yang memegang alamat tersebut, awalnya semua baik-baik saja dan pada zombie pun tidak menyadari kedatangan mereka, ketika melewati sebuah gang kecil yang dimana mereka mulai berdempetan untuk menuju jalan yang besar, Rere yang tidak sengaja menjatuhkan barang miliknya dan membuat kegaduhan di gang kecil itu karena suaranya memantul.


BRUAKK....


"Re ......"Kata Ex menyebutkan kedua belah matanya karena ini bisa memancing zombie-zombie.


"Ma....maaf".


Mereka berharap tidak ada yang terpancing karena hal tersebut, namun tetap saja apa yang mereka harapkan tidak sesuai karena zombie-zombie tersebut bisa mendengar dalam waktu yang sangat cepat sehingga zombie-zombie dari ujung gang hingga bagian belakang juga terdapat zombie yang mengepung mereka.


"Zombie, ayo kita cepat lari!"Devan segera mengeluarkan pedangnya ingin menghantam para zombie-zombie tersebut dan Keluar dari gang kecil ini.


"Hey, jangan gegabah karena Zombie Rkg bisa saja datang dan juga Zombie KG bisa datang, kita semua harus sama pada dan saling melindungi satu sama lain karena kita hampir sampai,"Ex juga mulai waspada dan memperingati rekan-rekan yang lainnya.


Chao dan Devan segera mundur dan melindungi Rere dari kejaran para zombie-zombie KG, Zombie tersebut mengajar dengan sangat cepat.


DORR!!!


BRUAKKKKK....


Karena mereka tidak bisa melawan begitu banyak Zombie akhirnya memutuskan untuk masuk ke sebuah bangunan yang kosong melewati pintu belakang, mereka memasuki sebuah pintu namun karena terkunci terpaksa harus didobrak dengan senjata, akhirnya pintu tersebut terbuka dan Rere,Devan dan Chao segera bergegas masuk ke dalam bangunan tersebut dan berlari dari kejaran para zombie.

__ADS_1


"Ayo masuk, jangan sampai mereka mendapatkan mu,"Devan berkata kepada Rere sambil ngos-ngosan karena lelah berlari.


Ketiga orang tersebut sudah memasuki bangunan dan masih saja dikejar oleh para zombie Kg, zombie-zombie tersebut bahkan larinya lebih cepat dari larinya manusia normal, Chao memutuskan untuk bersembunyi kepada yang lainnya karena percuma saja berlari dengan begitu cepat mereka bisa saja menangkapnya dengan mudah.


"Sini, ayo cepat sini kita bersembunyi,"Rere memasuki sebuah ruangan yang di mana entah itu ruangan apa tetapi jelas ruangan itu tidak ada penghuninya, namun ruangan tersebut adalah milik penghuni yang dulu masih ada barang-barang yang ada.


Chao Dan rere memasuki kamar tersebut, mereka hendak bersembunyi sebelum para zombie-zombie datang dan menemui mereka tetapi Devan, sudah terlihat oleh zombie yang ada di belakang dan tidak ingin teman-temannya berlari lagi karena dirinya atau ditemui oleh para zombie.


"Aku ke atas!!! kalian bersembunyi lah! aku akan menjaga diriku baik-baik,"Devan langsung berlari ke atas yang lebih tinggi lagi, di tangga ternyata ada zombie-zombie yang menghalanginya namun ini bukanlah zombie yang berbahaya sehingga sangat mudah ditebas dan dibunuh oleh Devan.


Rey, karena dirinya masih melawan dan menembaki zombie-zombie dia masih bersama Ex,Zombie RKG yang di mana ini adalah Zombie berbahaya masih mengejar mereka berdua di tengah-tengah kota dan dikerumani oleh zombie-zombie yang lainnya,Ex mencoba menembaki zombie yang besar tersebut agar tidak menghalangi perjalanan mereka, namun walau Zombie tersebut hanya berjumlah 6 orang saja tetapi sangat sulit untuk dibunuh tidak seperti zombie yang lainnya.


"Rey, ayo kita lari saja daripada kita dimakan oleh zombie itu !!!"Ex memintanya untuk segera berlari dan mundur dari pertarungan.


Tiba-tiba perangkat dari jam yang Rey miliki mulai berfungsi dan memperlihatkan kelemahan dari zombie RKG,Rey sekali lagi mengamati zombie yang besar itu dan menelaah dari sisi kelemahannya, walau Zombie ini sangat besar tetapi sekali memasukkan tubuh manusia sangatlah mudah.


"REY!!!!!! AYO!!!!!!! JANGAN MELAMUN LAGI JIKA TIDAK NYAWAMU DALAM BERBAHAYA!!!"EX sudah berlari cukup jauh dari kumpulan para zombie dan hendak memasuki gedung yang tinggi.


Rey, tanpa mendengar perintah dari pemimpinnya akhirnya dia mengetahui titik lemah dari zombie besar itu, Rey kemudian mengambil senjata terbesar yang ada di belakang punggungnya dan menariknya, dia mulai mengambil peluru dan hendak menarik pelatuk menembak sasaran titik kelemahan dari zombie besar itu.


Di saat Rey membidik zombie besar itu tiba-tiba kaki Dia diangkat oleh Zombie RKG,Rey tidak mengetahui kalau ada zombie yang sangat besar di belakangnya sehingga dirinya tertangkap oleh zombie itu.

__ADS_1


"Tidakkk, Apakah aku akan kalah dengan zombie ini? Apakah nyawaku berakhir di sini dan tidak bisa pulang ke dunia nyata? Tapi..... bahkan aku tidak menyadari kalau ada zombie yang berbahaya di belakang ku,"ucap Rey di dalam hati.


Di saat Rai sedang melamun dan bergumam mengenai dirinya tiba-tiba Ex membantunya dari belakang dengan cara menembak kepala Zombie itu.


__ADS_2