Game World With System

Game World With System
Part 37 : Membeli Rumah


__ADS_3

PART 37


Sungguh ya, ternyata dengan uang mereka bisa memiliki segalanya bahkan kebahagiaan juga bisa dibeli dengan uang, Rey juga tidak menyangka kalau ibunya akan terlihat sangat bahagia setelah memiliki uang yang begitu banyak.


Mungkin ini adalah anugerah yang diberikan pada dirinya, dia juga merasa sangat beruntung karena hanya bisa memainkan game saja dia bisa mendapatkan uang yang begitu banyak, dulu Rey merasa sangat lelah dan merasa tidak adil pada dunia karena dirinya terlahir dengan kehidupan yang sangat miskin dan juga kepribadian yang lemah hingga otak yang tidak cerdas.


Tapi, hanya karena game kini dia bisa mulai merubah hidupnya, sedikit demi sedikit kepribadiannya juga mulai berubah dari yang lemah menjadi anak yang pemberani dan kuat.


Sang ibu sudah bergegas dari kamarnya untuk mengganti pakaian, kini sang Ibu telah mengganti pakaian dengan begitu cepat dan berdandan seperti orang kaya.


"Ayo, sekarang kita tukarkan cek itu setelah itu kita berbelanja semau kita"kata sang ibu.


"Oke"


Dio yang di belakang tidak tahu harus berbuat apa-apa, maka dari itu Ray memintanya untuk menemaninya mengambil uang itu dan berbelanja bersama-sama.Kini mereka bertiga menggunakan mobil milik Dio untuk pergi ke bank lagi, padahal tadi pagi Rey sudah mengambil uang senilai 500 juta masa sekarang dia harus mengambil uang senilai 1 miliar?.


Jadi untuk mengambil uang ini yang bertugas adalah ibu Rey, dan dia juga berpenampilan seperti orang kaya raya untuk mengambil uang itu agar tidak ada? dari orang lain.


Dio yang di mana dia pemilik mobil untuk bertugas mengantar ke bank, dia juga tidak lupa memakai pakaian yang bersih seperti sopir pribadi dari orang kaya raya.


"Siappp??"kata ibu.


"Siappp!!!"jawabnya serentak.


Mereka bertiga mulai menaiki mobil,Dio sebagai software pribadi mulai mengantarnya ke sebuah bank yang berbeda, mungkin hari ini adalah hari keberuntungan mereka,kini Dio sudah memarkirkan mobilnya di depan Bank dengan sangat aman dan teliti, lalu sang ibu keluar dengan laga seperti orang kaya raya memasuki bank dan ditemani


Dengan sangat aku sang Ibu mulai memasuki ke bank dengan pemeriksaan oleh para penjaga dengan sangat ketat, Tetapi dia sama sekali tidak takut dan melanjutkan perjalanannya lagi masuk ke dalam bank.

__ADS_1


"Permisi, Saya ingin menarik beberapa uang tunai"sang Ibu sambil mengeluarkan sebuah isi kepada petugas di bank tersebut.


"Baik bu"


Sang petugas langsung memeriksa cek tersebut dan semuanya aman, setelah itu dia memerintahkan petugas lainnya untuk mengambil uang senilai 1 miliar, uang sebanyak itu juga tidak mudah untuk dibawa jadi sang Ibu mulai merasa kebingungan bagaimana nanti membawanya.


"Ouh iya, bisa tidak kalau uang ini masukkan ke dalam kartu saya?"ucap sang ibu kepada petugas.


"Bisa Bu"


Dan akhirnya karena tidak ingin membawa uang tunai yang begitu banyak sang Ibu meminta petugasnya untuk memasukkan uang senilai 1 miliar itu ke dalam kartunya sehingga ketika berbelanja akan sangat mudah dan tidak ribet membawa uang yang banyak, kini mereka akan melakukan proses untuk penyimpanan uang satu miliar tersebut ke dalam kartu sang ibu.


Dan Rey Dia hanya bisa menunggu di dalam mobilnya sendirian.


Kini dalam waktu beberapa menit yang cukup lama akhirnya uang 1 miliar tersebut sudah masuk ke dalam kartu milik sang ibu.


Sang ibu tidak bisa menahan rasa kesenangan ini ketika mendengar kartunya sudah terisi satu miliar, jadi dia dengan rasa kesenangan mulai berjalan menuju ke dalam mobil milik ayah Dio.


Jadi Dio mulai memutar mobilnya dan menuju ke beberapa toko yang diinginkan oleh sang Rey.


"Duhh duh.... pertama-tama kita beli apa nih? kita beli rumah? kita beli mobil? kita beli toko? atau kita beli barang-barang yang kita perlukan? aduh apa ya harus dibelinya aduh nanti keburu bisa lupa ...."sang Ibu terlihat sangat hebat sekali mengingat barang belanja yang akan dibelinya setelah ini.


Rey hanya bisa melihat reaksi ibunya yang begitu bahagia dan dia hanya bisa tersenyum, Rey tidak ingin mengganggu kebahagiaan ibunya di saat ini.


Dio kemudian mencari toko yang menjual perumahan, ini adalah permintaan sang ibunya untuk membeli rumah terlebih dahulu karena rumah adalah hal yang utama.


SRETTTT......

__ADS_1


Dio menghentikan mobilnya dan mengatakan kalau toko penjual perumahan sudah sampai.


Mereka bertiga bergegas memasuki tokoh tersebut dan melihatbertiga bergegas memasuki tokoh tersebut dan melihat beberapa desain rumah yang begitu bagus dan juga istimewa, ukuran mini untuk menunjukkan kepada pelanggan yang ingin membelinya.


"Waaaa.... ibu kita mau beli rumah yang mana di sini rumahnya bagus-bagus semua?"takjub Rey.


Lalu seorang pelayan datang dan bertanya kepada sang ibu rumah apa yang ingin dibelinya dan seperti apa ciri-cirinya mungkin pelayan itu akan memberitahu nya.


"Emmmm.... sebenarnya saya tidak ingin membeli rumah yang begitu besar tetapi saya ingin memiliki rumah yang kecil tetapi bertingkat dua lantai, setelah itu rumahnya juga bagus dan juga nyaman itu saja sih" pinta sang ibu kepada pelayan yang bertugas melayaninya.


"Baik, di sini ada rekomendasi dari kami perumahan-perumahan yang cocok untuk ibu, dan di sini ada juga desa yang desain bahkan gambar-gambar yang ingin Ibu lihat terlebih dahulu sebelum membelinya"ucap sang pelayan memberikan beberapa lembar gambar dan juga desain mini yang ada di depannya dengan tertata rapi.


Sang ibu tertarik dengan rumah putih yang bertingkat dua namun di sini juga ada kolam renangnya, bahkan di sini ada CCTV yang dipasang dengan gratis oleh pemilik rumah ini dan juga dipagari dengan sangat ketat.


"Wahhh, Rumah ini bagus...Rey kamu mau gak kalau kita beli rumah ini?"sang ibu tidak lupa bertanya pada anaknya takutnya tidak suka.


"Iya Bu, kalau Rey ikut saja apa yang Ibu mau maka Rey juga ikut, jadi semuanya terserah ibu"balas Rey.


"Emmmm, kira-kira harga rumah ini berapa ya?"tanya sang ibu pada pelayan tersebut.


"Rumah ini cukup mahal senilai 500 juta"


"Apa!!!?"dio kaget tapi dia langsung menutup mulutnya Yang menganga.


"Yahhh,Rey nggak apa-apa kalau kita pakai uang 500 juta ini?"tanya sang ibu yang merasa tidak enak kepada anaknya.


Namun,Rey mengatakan kepada ibunya pakai saja uang itu dan bila perlu habiskan, karena dia bisa mencari uangnya kapan saja.

__ADS_1


Sang pelayan yang mendengar perkataan anaknya sangat prihatin karena merasa kalau rey adalah anak yang berbakti kepada orang tuanya.


"Wahh nyonya, sungguh ya dirimu beruntung sekali mendapatkan anak seperti dia"Puji sang pelayan.


__ADS_2