Game World With System

Game World With System
Part 111 : Majikan Baik


__ADS_3

PART 111


Pagi hari di depan Rey ternyata sudah dipenuhi orang-orang yang ternyata itu adalah orang yang ingin menjadi pembantu.


Mereka semua berasal dari orang yang berbeda-beda dan berniat untuk bekerja di rumah Rey.


"Pak,benar saya yang memilih kalian untuk menjadi pembantu saya karena di sini juga saya sama sekali tidak memiliki pembantu, oh iya sebelum semuanya saya jelaskan kalian masuk saja ke dalam tidak apa-apa kok,"Ajak Rey dengan rendah hati kepada para pembantunya yang bercampur aduk dari wanita dan juga pria dari muda hingga tua.


Mereka semua langsung masuk ke dalam rumah melewati pintu yang begitu besar, kemudian para pembantu yang berjumlah 37 orang mengikuti rey dari belakang dan berada di ruangan yang begitu besar.


Setelah mereka masuk ke dalam rumah itu dengan disiplinnya mereka bejajar untuk mendengar apa yang dikatakan oleh Rey.


"Baik, untuk semuanya terima kasih sudah datang ke tempat saya tepat waktu, dan juga sangat berterima kasih kalau kalian udah mau bekerja di rumah saya, pertama-tama untuk mengurus rumah ini saya meminta kalian melakukan tugas kalian dengan jujur, untuk 37 orang ini saya akan membagi per tim, ada bagian memasak, ada bagian menata rumah atau membersihkan rumah, bagian membersihkan rumah bagian dalam dan juga luar, eeeee.... itu saja sih, dan saya tidak bisa memilih kalian sekarang yang pasti saya akan memilih salah satu dari kalian untuk menjadi pemimpin para pembantu, dengan begitu pemimpin pembantu akan mengurus tugas kalian masing-masing dengan kemauan kalian sendiri,"Rey mulai berbicara dengan cukup banyak di depan para pembantunya yang berdiri dengan rapi.


Karena Rey sudah menjelaskan apa yang dia mau dan apa yang dia inginkan maka dia meminta seseorang untuk mengajukan dirinya menjadi pemimpin yang bersiap untuk mengurus para pembantu yang lainnya dan bertanggung jawab.


"Saya, biarkan saya yang memimpin mereka dan mengurus mereka semua,"ucap seorang ibu-ibu yang berumur 38 tahun dan ke atas, dia menggunakan sendal jepit dan juga rambutnya yang panjang diikat ke atas, memakai pakaian putih dan rok hitam yang panjang selutut.

__ADS_1


"Oke, Saya tidak akan mengetes atau menguji kalian yang penting saya sudah percaya kepada kalian semua, untuk mbak?namanya siapa?".


"Saya Mbak Sasya,"jawab seorang wanita tua itu dengan nada yang cukup pelan.


"Baik, karena saya juga kadang tidak memiliki waktu yang begitu banyak untuk mengurusi semuanya jadi saya memohon kepada Mbak,ehhh...atau bibi sih,maaf ya bibi aja, untuk baby saya memohon bantuan anda memimpin para pembantu lainnya, jika ada pertanyaan tolong tanyakan saja karena saya mumpung saya bisa menjawabnya secara langsung,"Rey memberi kesempatan para pembantu untuk bertanya.


"Tuan, apakah untuk pakaian pembantu bebas?"tanya seorang wanita yang cukup muda.


"Ya, untuk pakaian kalian bebas aja itu terserah kalian pokoknya,"balas Rey.


"Ouh.... kalau soal anak-anak tentu saja boleh, ajak saja kalau memang tidak ada yang bisa mengasuhnya, Dan satu hal lagi itu di bagian belakang ada rumah kecil, jika kalian memang tidak memiliki rumah atau rumahnya jauh , ataupun rumah kalian itu ngontrak, kalian tinggal saja di belakang rumah saya kalau perlu tinggal buat lagi jika kekurangan, intinya buatlah senyuman kalian di sini dan urus rumah ini sebaik mungkin karena saya orangnya suka sibuk,"jelas Rey yang membuat para pembantunya kaget sekali mendengar hal ini, karena Ini pertama kalinya mereka bertemu dengan tuan rumah yang begitu baik.


"Tuan, Jadi kami boleh tinggal di sini?".


"Ya, kalian boleh tinggal di sini, asal kalian jangan macam-macam kalau mau keluar izin saja sama satpam di sana sudah ada yang menjaganya kok,"Rey masih berdiri di depan mereka semua.


Para pembantu ini mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Rey dan mengangguk-angguk.

__ADS_1


Rey kemudian menjelaskan sekali lagi kalau yang tinggal di rumah ini sebenarnya hanyalah dia seorang diri, karena ibunya telah meninggal beberapa hari lalu dan membuat para pembantu yang mendengar ini juga merasa sedih.


"Oke jadi, tugas kalian hanya mengurus rumah ini saja oke jika tidak ada pertanyaan lain lagi saya akan pergi, dan bibi sasya saya minta tolong kepada anda untuk membantu yang lainnya, satu lagi jika kalian perlu uang di bagian memasak atau membeli peralatan untuk kebutuhan kalian katakan saja kepada saya, Dan satu hal lagi aku pun yang kalian butuhkan seperti ingin menyekolahkan anak kalian, ataupun kalian ingin meminta anak kalian tinggal di sini juga tidak apa-apa, ataupun nenek Kalian juga tidak apa-apa asal jangan membuat keributan, emmm.... apalagi ya kira-kira? oh iya jika kalian memang membutuhkan uang yang sangat penting maka katakan saja kepada saya jangan sungkan, oke, Saya permisi dulu ya,"Rey ternyata cukup banyak berbicara di depan para pembantunya yang baru saja datang, para pembantunya juga berdiam diri dan berbincang-bincang satu sama lain mengenai sikap dari tuan rumah atau Ray.


"Wah, Tuan ini sangat ramah sekali ada juga baik,"kata seorang wanita tua berbicara kepada wanita yang ada di sampingnya.


"Iya, saya juga pertama kali mendapatkan majikan yang seperti ini sungguh sangat baik, sudah kaya Ramah,baik hati lagi,"balas bapak tua yang ada di depannya sambil melirik ke.


"Oke,oke, semuanya saya harap diam dulu karena saya akan membagikan tugas kalian masing-masing dengan apa yang kalian inginkan,"ucap bibi sasya membuat para pembantu yang lainnya menghadap ke dia,bibi sasya yang bertugas untuk menjadi pemimpin mewakili semua orang yang ada di sini.


Rey beranjak ke atas kamarnya dia merebahkan dirinya di atas ranjang dan merasakan sangat lega, kini suasananya tidak begitu Hani yang mendengar para pembantu yang begitu banyak dibawa saling berbicara.


"Huaaaa.....seneng kali aku,"kata Rey di dalam kamar.


Para pembantu kini mulai berdiskusi mengenai pekerjaan mereka, dan ada juga seorang ibu-ibu yang memiliki anak yang masih kecil yang diasuh oleh tetangganya, diam dia menelpon ingin anaknya untuk dibawa ke sini.


Ada juga pembantu yang lainnya melihat ke samping dan belakang rumah untuk melihat tempat yang akan dia tinggali karena dia sama sekali tidak memiliki tempat tinggal,para pembantu ini baru saja datang akan membuat mereka senyaman mungkin sehingga tidak membuat keributan di rumah Rey.

__ADS_1


__ADS_2