Game World With System

Game World With System
Part 65 : Pemimpin Jahat


__ADS_3

PART 65


"Hahahahah makanya kalau jadi orang jangan sombong"Ling Ling tertawa dengan sangat puas setelah itu dia berlari ke arah gadis yang memakai pakaian compang-camping tersebut dan segera membantunya.


"Aduh.... kenapa ini kenapa kakiku tidak bisa bergerak kenapa tanah-tanah ini mana kita"pria jahat tersebut berusaha untuk melepaskan kakinya dari cengkraman tanah yang sangat kuat.


Ling Ling yang menolong gadis compang-camping tersebut dan kembali membawanya ke hadapan Rey, Ling Ling dengan antusias langsung menutupi pakaian gadis tersebut yang robek di bagian lengan kirinya karena dipaksa oleh pria-pria yang jahat tadi.


"Hey, kamu nggak papa kan sudah sekarang kamu aman sama kami"kata Ling Ling pada gadis tersebut.


Ternyata gadis tersebut masih trauma dan takut dengan mereka bertiga dia bersembunyi di belakang Ling Ling dan mengatakan kalau mereka semua jahat, garis tersebut juga mengatakan jangan sampai pria tersebut mengejarnya lagi jika tidak maka dia akan mati.


"Sudah, kamu jangan khawatir jika bertemu kami karena kami akan selalu melindungimu"kata ling ling mencoba menenangkan gadis tersebut agar tidak terlalu ketakutan.


"Gimana? Jadi apa yang harus aku lakukan kepada mereka bertiga?"Rey menghadap ke arah Ling Ling dan menanyakannya.


"Emm.... sudahlah pria yang jahat seperti itu dia tidak akan pernah bertobat biarkan saja dia berdiri di sana, dan kita nggak usah membantunya kita tinggalin saja yuk"Kata Ling Ling.


"Okeh" Rey hanya menuruti perintah dari Ling Ling dan mereka berempat pergi meninggalkan pria-pria jahat.

__ADS_1


"Ooi!! Kalian mau ke mana lepaskan kami dulu juga tidak kalian akan menyesal!"pria yang terjebak di dalam tanah tersebut berteriak dan meminta tolong.


"Heh! kalau minta tolong itu bukan seperti itu kalian malah bikin aku kesel saja sudahlah jangan dengerin mereka, biarkan saja mereka mati berdiri"ucapnya ling-ling dengan.


Akhirnya mereka berempat pergi meninggalkan pria jahat itu setelah itu mereka melanjutkan perjalanannya lagi dan di sana mereka bertanya-tanya kepada gadis yang telah ditemuinya, di saat melangkah dengan beberapa jauh akhirnya mereka berhenti di sebuah sungai kecil.


"Ouh iya, ngomong-ngomong kenapa mereka bisa melakukan hal itu kepadamu?"Ling Ling bertanya sambil duduk di bebatuan dan merendam kedua kakinya di air yang begitu segar.


"Anu....emh .... Apakah kita di sini aman saja? Apakah kalian tidak takut dengan mereka?"gadis tersebut ternyata masih ketakutan dengan pria yang tadi bahkan terlihat dari raut wajahnya.


"Iya, kamu jangan khawatir kami pasti akan melindungimu kok Intinya kamu harus berterus terang dengan kami Apa yang terjadi"kata Ling Ling.


Dan ternyata pria tadi ternyata adalah prajurit di sebuah perkotaan, nggak di situ mulai bercerita apa yang telah terjadi, Dan Dia berasal dari sebuah kota Anema, itu adalah kota yang sangat luas sekali tetapi di sana mereka dipimpin oleh seorang pemimpin yang sangat jahat, banyak sekali orang yang ingin tinggal di sana demi kehidupan mereka masing-masing.Namun sekali lagi lilin bertanya apakah mereka baik-baik saja tidak takut dengan monster yang datang secara tiba-tiba?.


"Wah, jadi monster yang ada di kotamu itu monster yang baik dong?"Tanya Rey yang ikut bertanya.


"Tidak, monster di kota kami sama sekali tidak baik, dia memang menolong kami dari monster-monster lain tetapi setiap bulannya monster itu ingin makanan, dan makanan dari monster itu adalah manusia, bahkan mereka juga bisa menggantinya dengan hewan-hewan tetapi karena pemimpin sangat sayang dengan hewan peliharaannya jadi kadang mereka mengorbankan manusia untuk dimakan hidup-hidup oleh monster tersebut"kata gadis tersebut dengan sangat merinding.


"Lah tapi kenapa pemimpin Kalian mau melakukan hal itu Dan kenapa pemimpin kalian tidak memberikan hewan untuk menjadi makanan monster?"Kata Ling Ling.

__ADS_1


"Ya aku juga tidak tahu tetapi ibuku juga sudah menjadi korban dari monster itu, dan aku hanya sebatang kara dan tinggal di daerah sang pemimpin menjadi seorang pembantu, Tapi sayangnya mereka prajurit-prajurit kesayangan pemimpin tiba-tiba ingin memperkosaku dan membawaku keluar dari perkotaan"ucap seorang gadis itu dengan menjelaskan secara rinci yang terjadi kepadanya.


Ling Ling langsung memeluk gadis tersebut dan merasa kasihan betapa menyedihkannya gadis tersebut, Ling Ling juga merasa dirinya sangat beruntung karena bisa tinggal bersama kakeknya yang baik hati dan juga orang-orang yang bermoral baik.


"Jadi? kalau kamu menolak permintaan mereka apa yang akan mereka lakukan?"Kata Zen ikut bertanya karena merasa penasaran.


"Yahhhh.... jika kami tidak mengikuti apa yang diperintahkan oleh pemimpin kita akan menjadi makanan monster itu, bahkan pemimpin-pemimpin mencari gadis-gadis seperti kami untuk dijadikan pelampiasannya di saat malam, dan aku dengar-dengar gadis-gadis yang sudah dipakai oleh pemimpin tersebut dibuang untuk dipakai lagi oleh para prajurit sang pemimpin"kata Gadis itu menceritakan betapa kejamnya sang pemimpin dari perkotaan itu.


Zen juga merasa amat panas mendengar cerita hal ini, banyak sekali orang yang sangat kejam ketika dunia lagi dalam kekacauan.


"Ouh iya nama kamu siapa kalau namaku Rey, dia Zen dan ini Ling Ling"Rey mengajak kenalan kepada gadis itu.


"Aku Sauna, dan terima kasih ya kalian sudah menyelamatkan hidupku sungguh aku sangat beruntung bisa bebas"Kata sauna.


"Ehh.... Dan satu hal lagi Aku ingin bertanya Apakah kamu pernah melihat monster dari perkotaanmu itu? seperti apa sesosok monster itu?"Tanya Rey.


Mereka berempat nasi saja berkumpul di dekat sungai sambil berbincang-bincang dan bertanya satu sama lain.


Sauna pun menjelaskan sesuatu"Emm.... Aku sebenarnya pernah melihatnya ketika dia memakan ayahku, monster itu berbentuk seperti seekor laba-laba yang memiliki kaki banyak tetapi mata-matanya juga banyak, walau memiliki kaki yang banyak, namun monster itu memiliki gigi yang sangat panjang bahkan kaki kakinya yang begitu banyak bisa menjadi sebuah tentakel dan meraih orang-orang atau mangsanya untuk ditangkap".

__ADS_1


Rey terdiam dan mencoba untuk merakit dari penjelasan sauna, dan sudah mengetahui bentuk dari monster itu Jadi jika array bisa mengalahkan monster itu mungkin perkotaan itu akan aman dari tindasan-tindasan sang pemimpin.


"Tapi, jika aku mencoba melawan monster itu apakah perkotaan ilmu itu akan menjadi aman?"Duh.... hal ini membuatnya menjadi serba salah tidak tahu harus berbuat apa bingung Rey.


__ADS_2