
PART 116
Memang, tidak tahu jelas mengenai game yang mereka mainkan sekarang tetapi mereka juga harus berusaha untuk bisa keluar dari tempat seperti ini.
"Baiklah, soal benda yang sangat penting itu Aku tidak ikut campur maka aku akan memilih barang sesuai yang aku mau, bobo untuk itu kalian pilih sendiri barangnya apa yang menurut kalian itu penting,"ucap Rey mulai bodo amat dengan teman-temannya yang mengikutinya dari tadi.
"Wah wah kawan, kenapa kamu seperti itu bukankah kita sama-sama bermain game dan kita harus lolos dari permainan? ingat kita tidak boleh saling membunuh tetapi kita harus bekerja sama untuk menyelesaikannya,"ucap Jake merasa tersindir dengan ucapan rey barusan.
"Kawan, Aku sama sekali tidak tahu siapa kamu tetapi aku akan berusaha semaksimal mungkin menemukan barang yang menurutku itu penting, jadi kamu juga harus berusaha menemukan barang yang menurutmu itu penting,"setelah kata-kata dari Rey dia meninggalkannya dan bergegas mencari barang yang lainnya.
Mereka berdebat mengenai barang-barang yang harus mereka cat dan semua itu dihentikan oleh A Mey.A Mey mengatakan kalau mereka semua tidak boleh berdebat apalagi waktu yang kita dapatkan adalah 12 jam untuk keluar dari sini, memang benar yang dikatakan oleh Rey semuanya harus menjadi barang-barang sesuai perintah dari permainan ini.
Jika kita tidak menemukan barang yang penting itu bisa saja kita tinggal di sini selamanya atau tidak seperti yang dikatakan tadi.
Rey tidak ingin berdebat lagi Jadi dia bergegas menghampiri sebuah pintu yang berwarna kuning seperti tadi, dia mencoba membukanya perlahan tetapi ketika sebuah gagang pintu dibuka sebuah angin yang begitu besar masuk dan membuat mereka terhapus sehingga membuat menempel di dinding.
Brurrshhh!!
Kyaaaa!
Rey tentu saja yang pertama membuka gagang pindah itu langsung terlempar jauh mengenai dinding pintu, jarak yang cukup jauh sehingga membuat dirinya merasa kesakitan bahkan yang lainnya juga terkena hembusan angin itu dan berada di dinding.
__ADS_1
Ovin yang tadi sedang duduk di atas ranjang tiba-tiba ikut tersapu juga dan dia terlempar di dinding kemudian ranjang yang terkena hembusan angin itu hampir tergoyang, bahkan ranjang tempat tidur itu hampir menimpa mereka semua.
"Jake ! cepat tutup pintu itu sekarang!"teriak a Mey yang menahan tubuhnya dari hembusan angin dan menempel di dinding bagian ujung hampir berdekatan dengan Rey.
Rey, dia masih berusaha menggunakan seluruh kekuatannya untuk menggapai sebuah pintu di sebelahnya, mungkin dengan membuka sebuah pintu yang ada di sebelahnya bisa membuat mereka keluar atau lepas.
Ovin dan Rey, mereka berdua di bagian kiri sedangkan A Mey dan Jake berada di bagian kanan, seluruh ruangan itu tertiup angin dan membuat mereka juga tidak bisa bergerak dengan cepat.
Untung saja,Rey berhasil memegang gagang pintu di bagian sebelahnya dan membuat pintu itu terbuka, setelah pintu itu terbuka sebuah angin yang besar berada di depannya tidak membuat ruangan tertiup lagi melainkan angin yang besar itu lurus mengarah ke pintu yang terbuka barusan.
Ya, angin tersebut seperti jalan yang lurus dan tidak bisa kemana-mana, jadi di ruangan yang seperti lingkaran itu maka semua terpisahkan dengan sebuah angin yang menuju ke pintu lainnya.
"Rey? kita harus bagaimana sekarang?"Tanya A Mey yang berada di depannya tetapi terhalang oleh derasnya angin seperti sebuah air .
Jake kemudian berteriak Dengan beberapa gerakan isyarat kepada Rey, dan Rey langsung mengetahui bicaranya.
"Untuk itu, kita harus mencari pintu keluar dan kita akan bertemu di sisi lain, semoga kita bertemu di tempat yang lainnya!!"Teriak Rey yang meminta mereka berdoa untuk berpisah dan mencari jalan yang lain karena jika melewati ini bisa mereka terkena arus derasnya angin yang membawa keluar entah ke mana.
Rey langsung melambaikan tangan dia menuju ke arah belakang dan membuka sebuah gagang pintu,Rey berdoa semoga saja pintu yang dia buka sekali tidak berbahaya, Untung saja pintu yang dia buka sekarang tidak ada apa-apa selain jembatan besi namun jaraknya lumayan cukup jauh lebih menambah dari jembatannya sebelumnya.
"Hati-hati,"ucap Rey pada Ovin.
__ADS_1
Ovin mengetahui keseriusan yang ada di dalam game ini, Solihin harus mencari barang penting dia juga harus melewati tempat-tempat yang berbahaya yang bisa membuat nyawa mereka melayang.
Memang benar, mereka semua tidak boleh saling membunuh satu sama lain tetapi dengan adanya jebakan di ruangan seperti ini bisa saja nyawa mereka terbunuh sendiri.
A Mey,dan Jake juga memilih pintu di sebelahnya dan melakukan perjalanan untuk kelanjutannya.
Rey bersama Ovin yang bisa melewati jembatan tersebut, Untung saja tidak ada hal yang tidak diinginkan di saat melewati jembatan yang cukup panjang itu.
Tapi, setelah memasuki tempat itu ternyata mereka sedang berada di sebuah parkir mobil.
Benar, mereka berdua berada di sebuah tempat parkir mobil yang berisi 4 mobil, namun ruangan ini tidak seperti yang dia lewati sebelumnya berbentuk lingkaran tetapi berbentuk segi empat yang cukup besar.
Rey juga merasa bingung bagaimana orang mendesain tempat-tempat seperti ini sehingga berbeda-beda bentuk namun ketika keluar semuanya sama rata.
"Hey, aku akan mengambil ini mungkin saja ini sangat penting,"Ovin bergegas mengambil sebuah palu yang berada di bawah mobil dengan alat-alat lain seperti yang ada di tempat bengkel.
Rey juga melihat sebuah obeng mungkin saja Alat seperti ini akan berguna di saat nanti.
"Ouh iya, ngomong-ngomong bagaimana kamu bisa masuk ke dunia game seperti ini? Aku sebenarnya adalah orang yang miskin sekali tetapi karena mendapatkan sistem dari game aku menjadi orang kaya raya, mungkin karena aku terlalu tamak sehingga aku dimasukkan ke dalam game lagi padahal aku sudah tidak ingin bermain,"ucap Ovin bercerita kepada ready saat mencari barang-barang penting.
Tapi Rey, dia berpikir sejenak Tetapi dia merasa dia tidak tamak, merekalah yang memaksa are untuk memainkan dan mengikuti game yang ada.
__ADS_1
Di saat mereka berdua berbincang-bincang tiba-tiba ada seorang pria gemuk yang baru saja datang, pria gemuk tersebut membawa sebuah kunci Inggris.
"Hay,kalian? syukurlah aku bisa bertemu orang lain di sini Dari tadi aku selalu sendiri dan dikejar-kejar kematian,"ucap pria gemuk dengan ngos-ngosan, badan yang besar sangat sulit sekali untuk bernapas ketika melakukan gerakan yang begitu banyak.