Game World With System

Game World With System
Part 26 : Sebuah penginapan


__ADS_3

PART 26


Semua Bang sibuk dengan kegiatan masing-masing kecuali Rey dan Lui Bao, dia mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanannya mencari tuan Putri Yang tengah menghilang.


Kini barang-barang mereka sudah dibereskannya juga beberapa bekal yang telah diberikan oleh Bella kepadanya, kini Rey bersama temannya itu sudah berada di depan gerbang perdesaan untuk menuju keluar dari desa bertopeng ini, dia berhenti terlebih dahulu udah diantar oleh anggota bertopeng.


"Ouh iya, ingat ya aku hanya memberikanmu waktu 1 bulan jika kamu tidak bisa menemukannya maka kembalilah kepada kami"kata Bella.


"Baik, terima kasih semuanya baru kalian aku juga bisa selamat dan bisa melanjutkan perjalananku, sekarang aku pamit ya"Rey kemudian menaiki kudanya dan melambaikan tangan kepada rakyat-rakyat bertopeng itu, Lui Bao juga mulai melambaikan tangan menandakan perpisahan.


Kini mereka berdua sepasang teman melanjutkan perjalanannya , di tengah jalan mereka mulai mengobrol berbincang satu sama lain.


"Rey, sekarang tujuan kita ke mana Apakah kamu tahu?"


"Tidak, aku akan mencari tuan Putri sebisa mungkin, karena ini adalah tujuan utamaku"


Dua kuda hitam berdampingan berjalan menuju ke tempat yang tidak menentu, mereka berdua akan mencari tuan putri ke tempat musuh-musuh yang telah diceritakan oleh temannya.


IHAAAAAA......


SREKKKK!!!!


"Serang!!!!!!!!" teriak seorang pria yang tiba-tiba datang menghalangi perjalanan mereka.


Lalu ada beberapa pria yang menggunakan sebuah senjata untuk menghalangi perjalanan mereka yang ternyata yang menghalangi mereka adalah para perampok ingin merampas perbekalan mereka.

__ADS_1


"Sial, baru saja kita tenang dari permasalahan kenapa tiba-tiba ada masalah lagi sungguh sangat merumitkan"Rey mau tidak mau turun dari kudanya dan meminta temannya untuk memegang kuda tersebut.


"Heh! cepat berikan kuda kalian kepada kami dan bekal-bekal kalian!! "ancam sang pria dengan sebuah senjata yang tajam di tangannya.


"Cih, kali ini aku tidak akan menyerah begitu saja"Rey mengeluarkan sebuah pedang yang ada di punggungnya dengan begitu keren, ini adalah pedang pemberian sistem yang di mana bertugas untuk membantu melawan para penjahat, dan Pedang ini sama sekali berbeda dengan yang ada di dunia ini sungguh sangat kuat.


Mereka tidak berpikir panjang lagi langsung mengapung Rey dan juga temannya, Rey mengeluarkan senjatanya dan memakai mode berkelahian.


"Cih, Untung saja ada sistem dari game ini yang bisa membantuku dalam berkelahi"Rey mulai menghidupkan mode perkelahian.


[Mode Perkelahian Di aktifkan]


Rey dengan pedangnya sudah siap bertempur dengan perampok, satu persatu mulai menghadapi Rey dan mereka mulai saling melawan, Lui Bao juga membantunya yang di mana dia mengambil pedang miliknya dan melawan perampok yang lainnya.


Lalu kedua pria mulai menyerangnya dari belakang menggunakan pedang miliknya, tetapi Rey bukanlah tandingannya dia bisa menggunakan sistem perkelahian ini dengan mudah dan membantunya melawan para perampok tersebut, para perampok tersebut dilawan dengan begitu cepat oleh Rey dan membuatnya sangat kapok,Rey sama sekali tidak membunuh para perampok tersebut hanya melukainya di beberapa bagian tubuh saja.


"Ayo cabut!"pemimpin dari perampok ini meminta anak buahnya untuk segera kabur dengan keadaan yang begitu menyakitkan di seluruh tubuhnya.


Rey kemudian menancapkan padanya di atas tanah yang berlumuran darah para perampok, karena ini adalah pedang dari sistem tiba-tiba darah tersebut hilang begitu saja, seketika pedang yang dipakainya menjadi bersih kembali dan dimasukkan ke tempat asalnya.


"Wahhh, memang sungguh kau sangat keren sekali, ternyata ksatria seperti dirimu sungguh luar biasa aku baru pertama kalinya melihat dirimu bertarung"Lui Bao tidak berhenti memujinya.


Di saat itu Rey juga merasa puas rasa kepuasan ini membuat dirinya menjadi lebih semangat lagi untuk melanjutkan permainan game ini, dia kembali lagi menaiki sebuah kuda, dan melanjutkan perjalanannya.


Waktu yang mereka lewati cukup banyak, mereka berdua melewati hutan-hutan rimba dan jalan-jalan yang tidak dikenalnya, jalan seperti ini sangat berbahaya sekali jika orang yang tidak memiliki sebuah nyali.

__ADS_1


Untuk mencari sebuah informasi akhirnya Rey mengarahkan kudanya untuk pergi ke sebuah kota kecil yang tidak jauh dari tempat hutan ini,Rey langsung menunggangi kudanya dan menuju ke kota kecil.


Kini dia dengan kudanya sudah memasuki kotak kecil yang penuh dengan orang-orang yang berlalu lalang dan melakukan aktivitasnya.


Dia segera turun dari kudanya dan menuntunnya dengan perlahan, Dia sangat takjub dengan dunia game ini ya seperti nyata sekali, bahkan ada beberapa toko yang menjual beberapa barang yang diperlukan di dunia ini.


"Ouh iya, ini sudah mulai sore apakah kita mencari penginapan?"Rey sepertinya sudah terbiasa di dunia game ini dan mencari tempat tinggal untuk beristirahat.


"Yah, tentu saja kita harus mencarinya biar aku mencari penginapan yang murah di sini"Lui Bao meminta Rei untuk memegang kudanya dan dia berjalan menuju ke sebuah perumahan, Rey melihat temannya berjalan ke ibu tua yang memakai pakaian putih, dia mulai mengobrol dengan ibu tua tersebut di sebuah perumahan, Rey sama sekali tidak tahu apa yang diomongkan oleh mereka berdua.


Lui Bao setelah itu berhenti berbicara dengan ibu tua tersebut dan berlari ke arah Rey,perumahan tersebut dengan membayar 5 keping perak, dan mereka bisa menginap selama satu hari di tempat perumahan tersebut.


"Oke"Rey dengan kuda-kudanya dibawa ke perumahan tersebut dan diikat ke tempat penyimpanan kuda agar tidak hilang.


Rey dan Lui Bao memasuki sebuah perumahan.


CREKKKK.....


Baru saja membuka sebuah pintu dia melihat beberapa orang yang ada di perumahan tersebut, ternyata selain perumahan ada tempat makan, atau bisa dibilang ini perumahan yang bergabung dengan tempat makan, Rey tanpa ragu-ragu mengikuti si Ibu tua dan membawanya ke sebuah kamar untuk mereka menginap.


Orang-orang yang berada di ruangan tersebut melihat ke arah Rey dan juga Lui Bao, tatapan mereka sangat aneh sekali kepada Rey, dari awal masuk hingga sampai ke kamar tatapan mereka tidak pernah berhenti, Rey tidak ingin mencari masalah dengan mereka jadi membiarkannya saja.


"Ini, ini adalah kamarmu Jika kamu ingin makan silakan kau bawa dan memesan sendiri karena kami tidak melayani makanan dengan gratis"ucap sang ibu tua tersebut berkata kepada Rey dan Lui Bao.


Lui Bao dan Rey memasuki kamar tersebut dan beristirahat untuk sementara waktu..

__ADS_1


__ADS_2