
PART 74
Karena bentuk monster yang sangat besar seperti ini semua orang yang menontonnya mulai menyingkir karena tidak ingin terkena imbasnya.
"Minggir! ayo semuanya minggir sebelum semuanya menjadi masalah!"ucap seorang pria memandu yang lainnya agar tidak menonton lebih dekat.
Rey tidak ingin kalah dengan monster yang seperti ini karena misinya adalah menyelamatkan dunia, semua orang sudah menjauh dan ketika rey ingin mengeluarkan jurusnya tiba-tiba Dia teringat dengan kota yang seperti ini, Jika dia bertarung melawan dengan monster ini maka akan ada orang yang terluka dan juga bangunan-bangunan yang hancur.
"Oke! Jika kamu memang berani melawanku silahkan ikuti aku!"Rey akhirnya menggunakan kekuatannya untuk membuat beberapa tanjakan tanah sehingga dirinya bisa menjauhi perkotaan tersebut, Rey kini sudah berada di luar kota itu dan orang-orang Yang penasaran memintanya untuk melihat pertarungan itu.
Mosnter ini mengetahui kalau Rey memiliki sebuah kekuatan, mereka berdua berada di sebuah lahan yang sangat luas sekali, dan akan bertarung demi menyelamatkan orang-orang.
"Wahh wah.... aku lihat ternyata dirimu memiliki kekuatan yang sama sepertiku, Dari mana kamu mendapatkan kekuatan itu?"monster itu juga bertanya kepada Rey karena monster itu tahu kekuatan yang didapatkannya itu adalah pemberian dari monster abadi.
"Kamu tidak perlu tahu dari mana kekuatanku ini yang jelas aku akan menghabisimu!".
"Cih, mentang-mentang memiliki kekuatan yang seperti itu kau sudah belagu! "monster ini sangat menyepelekan Rey yang berada di hadapannya.
Karena tidak ingin banyak basa-basi lagi dari perbincangan mereka monster itu mulai memperlihatkan tentakel tentakel yang sangat panjang, tentakel tentakel tersebut berjalan menuju ke arah Rey,Rey belum saja berkonsentrasi tiba-tiba dirinya sudah terbanting karena pukulan dari tentakel monster itu.
Bruakkk.....
Rey pada awal pertama terbanting jauh mengenai beberapa tumpukan kayu,dia juga merasakan rasa sakit karena hal ini, padahal dari sebelumnya dia belum merasakan rasa sakit yang ada di dunia game ini.
"Ouh ternyata kau berani main langsung ya oke aku akan melanjutkannya," sambil menyentuh bibirnya menggunakan sebuah jempol.
__ADS_1
Rey basa-basi lagi mengeluarkan kekuatan tanahnya dia dengan sangat konsentrasi mengangkat beberapa tanah sehingga membuat monster itu di tekan, tanah-tanah mulai diangkat dari bawah dan dibentuklah sebuah dinding yang kuat sehingga tanah itu menandakan tubuh Sang monster.
Tapi yang dikira sudah berakhir ternyata monster itu bisa menghancurkan tanah dengan kekuatan angin, angin-angin yang begitu besar ternyata membuat tanah-tanah itu melayang seperti angin ****** beliung.
"Apa!? Apakah dia monster yang memiliki kekuatan angin?"pikirnya di dalam hatinya terkejut melihat ini.
Mosnter ini tertawa dengan begitu keras karena menganggap tanah-tanah yang mengapitnya sangatlah tidak mempan bagi dirinya.Bahkan monster itu mengejeknya kalau kekuatan yang dimiliki rey adalah kekuatan yang sangat lemah.
"Sial ! jika aku bisa melawan dia maka aku akan mendapatkan dua keuntungan, yang pertama misiku selesai yang kedua bisa membebaskan orang-orang dari kejahatan ini!"Pikir Rey di dalam hati.
Ling Ling,Zen mulai berlari menuju ke sebuah pintu gerbang dengan cepat karena mereka ingin menonton pertunjukan dari pertarungan mereka berdua.
"Siapa kamu! kalian dilarang keluar ketika tidak mendapat izin dari sang pemimpin!"ucap sang penjaga itu menutup gerbangnya dengan sebuah tombak.
"Halah ! jangan banyak ngomong kamu minggir sana!"Zen langsung menghajar para penjaga tersebut yang menghalangi mereka untuk keluar.
Para masyarakat yang berada di dalam kota itu juga merasa penasaran dengan monster yang sangat mengerikan itu, jadi dengan berbondong-bondong mereka menuju ke pintu gerbang untuk melihat pertarungan.
Akhirnya. sang penjaga yang biasanya menjaga pintu gerbang tidak bisa melakukan apa-apa lagi karena masyarakat masyarakat sudah memberontak ingin melihat keluar.
Di sisi lain,Rey harus memikirkan cara bagaimana bisa melawan monster yang bertentakel seperti ini tetapi memiliki perwujudan seperti laba-laba.
"Baik, kalau begitu aku akan mengeluarkan pedangku,"Rey menggunakan tangan kanannya menarik sebuah pedang yang sangat sakti itu dari belakang.
Monster sama sekali tidak takut dengan hal itu justru setelah pedang itu keluar masa itu berlari dengan sangat cepat dan menangkap tubuh Rey.
__ADS_1
Rey terlilit dengan tentakel itu menggunakan sebuah pedangnya dan membelah tentakel yang melilitnya, master itu kesakitan dan tentakelnya mulai terbelah tetapi ketika tentakel itu sudah terputus oleh sebuah pedang tiba-tiba tentakel itu tumbuh kembali lagi.
"Hah bagaimana mungkin tentakel ini sudah aku putuskan kenapa masih bisa tumbuh kembali?"Rey pun juga bingung.
"Hahahahaha ! sudah kubilang kau tidak akan pernah bisa melawanku! dan kau hanyalah manusia bodoh yang tidak bisa mengalahkan aku!"Mosnter ini dengan sangat bangga atas kekuatan yang dia miliki.
Kini Rey dengan sangat ekstra berlari ke arah mosnter tersebut dan dengan keahlian dan kelincahannya dia mulai melalui beberapa rintangan sehingga dia memotong tentakel tentakel yang ada pada tubuh monster itu.
Dia tersenyum puas karena kaki-kaki yang dimiliki monster itu sudah terputus dengan pedangnya, namun sayang sekali ternyata tentakel itu tumbuh lagi dan menjadi kaki seperti di awal.
Semakin Rey mencoba membunuh tentakel itu monster itu justru malah tertawa terbahak-bahak, karena Rey sama sekali tidak bisa membunuhnya.
"Argh..... Apakah tidak ada kelemahan dari monster ini?"Bingung Rey.
Rey sekali lagi mencoba berkonsentrasi dan mengangkat sebuah pedang berlari menuju ke arah monster, namun sayangnya kini monster tidak ingin ribut lagi dan mengeluarkan kekuatan anginnya, seketika tiba-tiba ada angin yang sangat kencang membuat larinya rey terhentikan.
"Awas.... untuk semua orang menjauh jangan terlalu dekat,"Ling Ling memberitahu yang lainnya dan berteriak dengan sangat keras ketika angin yang kencang itu datang.
Rey menancapkan sebuah pedang itu ke dalam tanah untuk menumpang dirinya agar tidak terkena angin tersebut, setelah angin yang sangat kencang itu berhenti sang monster tertawa namun sayangnya Rey masih terdiam diri di hadapannya.
"Hah? manusia apa kau kenapa kau tidak enyah dari depanku!"monster ini marah dan akhirnya dia mengeluarkan kekuatan yang begitu besar tiba-tiba angin put1ng beliung datang yang ingin Rey pergi.
Angin put1ng beliung ini semakin tinggi semakin keras dan perputarannya juga semakin kuat, angin put1ng beliung itu mulai menghampiri Rey yang masih bertahan dengan tancapan pedang.
"Rey! hati-hati,"teriak Ling Ling.
__ADS_1
Karena Rey sudah tidak kuat lagi menahannya akhirnya dia sudah memasuki angin ****** beliung tersebut dan berputar-putar dengan sangat kuat, melihat hal itu monster itu tertawa puas.