
PART 106
Rey yang melihat DVD di tangannya dia melirik ke arah sahabatnya, tidak lupa menyipitkan kedua matanya menandakan rey mencurigainya.
"Ih.... Kamu ngapain lihatin aku kayak gitu, serius bukan aku yang kirim loh, kamu dari tadi dengarkan kalau ada bel bunyi dari pintu beberapa kali,"Dao mengelaknya karena memang benar-benar bukan Dia yang mengirim DVD itu.
Rey pun jadi bingung kenapa seseorang yang mengirim DVD game yang hampir sama milik sahabatnya, karena Rey merasa penasaran dia ingin mencoba DVD tersebut dan menghidupkannya di komputer.
Dao menyusulnya dari belakang dan bertanya-tanya apakah baik-baik saja jika dicoba di komputer? Apakah DVD ini tidak berbahaya jika dimainkan begitu saja, bukan kari juga ingin berhenti bermain game dunia nyata terlebih dahulu? Jadi untuk apa mencobanya bisa saja itu jebakan.
Itulah yang dikatakan sahabatnya karena takut DVD itu berbahaya.
"Dao, jika kita tidak mencobanya kita tidak tahu ini apa, dan bisa saja ini adalah DVD biasa,"kata Rey kekeh dengan tindakan yang ingin mencoba DVD tersebut.
Dao tidak bisa melarang tindakannya dan hanya bisa mengikutinya dari belakang, setelah memasuki ruang game Rey kembali lagi menghidupkan komputer-komputer dia yang sudah dia matikan, dia mengambil kursi lagi , dan awalnya game-game yang sudah disingkirkan akhirnya dia duduk tenang di depan komputer.
"Oke, aku coba dulu ya sekarang,"Rey memang merasa deg-degan ketika ingin mencoba DVD itu karena sama sekali tidak ada tulisan atau tidak ada gambar, DVD yang dia pegang sangat polos tidak tahu apa artinya.
Mesin DVD pun mulai dinyalakan dan DVD tersebut dimasukkan, setelah masuk akhirnya komputer tersebut hidup.
[SISTEM GAME DI MULAI]
Terlihat sebuah tulisan di dalam komputer.
"Lahh..... bener dong ini game lagi, haduh nyesel aku buka ..."Rey hanya bisa menggaruk kepalanya.
Tapi Rey baru menyadari setelah menyetel DVD tersebut dia tidak berpindah ke tempat dunia game atau ke dimensi yang lainnya.
__ADS_1
"Ouh.... Untung saja ini game biasa, Ya udahlah aku matikan dulu...eh Dao...."di saat Rey melirik ke belakang memanggil sahabatnya ternyata tidak ada siapa-siapa.
Rey kemudian memanggil Dao berkali-kali, dia berpikir sahabatnya mungkin kebelet atau pergi ke tempat lain.
"Ishh... Ya udahlah daripada aku bosan mending aku mainkan lagi,"Kata Rey mulai mengotak-atik komputernya dan dia siap memegang stick dengan kedua tangannya,kakinya pun dia angkat ke kursinya.
[READY]
PEMBERITAHUAN !
[ SISTEM DUNIA GAME ]
DAERAH : NEGARA A
MISI :
-BASMI ORANG YANG BERADA DI LUAR RUMAH(CONTOH : DI JALANAN)
"Ceh.... misinnya cuman itu doank? kalau main dengan stick gini sih gampang banget bagi gue, tapi ini permainan lumayan menantang sih bagi gue,"Rey kembali memegang stiknya dengan erat dia berfokus di depan komputer untuk bermain game.
Pada awal mula dia di hadapkan dengan sebuah jalan yang kosong, di jalan tersebut ternyata adalah Jalan Antara perumahan dan juga menuju ke sebuah tempat camp para tentara.
"Lah.... terus gue harus ngapain nih?"Rey bingung tidak tahu berbuat apa dan masih mencoba berlari di jalan tersebut.
Di jalan tersebut tiba-tiba terdengar bunyi kendaraan, dengan menggunakan stiknya dia bersembunyi di samping jembatan, kalau air ataupun jurang Tetapi hanya jembatan kecil yang dipenuhi rerumputan.
Rey bersembunyi di samping dan ternyata kendaraan yang lewat adalah para mobil tentara, mobil tentara tersebut lewat di hadapan Rey dengan cukup banyak, dengan kemampuan tangannya yang sangat melegenda dalam bermain game dia akhirnya berlari menuju ke arah mobil di saat mobil terakhir berjalan.
__ADS_1
Di saat itu juga dia mulai menuju mobil terakhir,dengan skiilnnya akhirnya dia bisa berpegangan dengan mobil tentara yang terakhir dia dengan cepat menaiki mobil tersebut.
Hift ...
Karena jika dia masih berada di belakang mobil tentara itu bisa kemungkinan akan dicek oleh tentara lainnya, maka dari itu Rey menggunakan stiknya membuat dirinya turun ke bawah dan Dengan kekuatannya dia bersembunyi di bawah mobil.
Dia menggelantung di bawah mobil dan memegangnya dengan erat, setelah beberapa lama di perjalanan akhirnya sudah sampai di sebuah camp para tentara, dan benar saja di sana mereka diberhentikan oleh para tentara yang menjaga di depan pintu gerbang, seperti biasa barang-barang yang ada di belakang mobil akan selalu diperiksa.
"Yuhu .... sudah kuduga untung aku tidak bersembunyi di dalam sana,"Rey senang sekali melihat dirinya bisa bermain game itu dan puas tidak diketahui oleh tentara.
Mobil yang dia tumpangi akhirnya masuk ke dalam para camp tentara, setelah itu mobil-mobil mulai berputar dan berkumpul untuk memarkirkan mobilnya, dia juga melepaskannya dengan perlahan setelah mobil itu berhenti, di dalam game dia marang dibawa melihat ke sekitar.
Di sekitar bawa mobil di bagian kanan ada beberapa tentara yang sedang lewat dan juga orang-orang yang berlatih, tetapi di bagian kiri sama sekali tidak orang dan itu dipenuhi dengan mobil-mobil yang lainnya, maka dengan cepat ia berdiri dan bersembunyi di balik mobil untuk melangkah maju menuju ke sebuah pergudangan.
Setelah dia lolos dari orang-orang yang berada di luar akhirnya dia bersembunyi di sebuah bilik gudang, dia tidak tahu bagaimana caranya masuk ke dalam camp pergudangan para senjata tentara.
Tiba-tiba ada seorang pria yang di mana dia adalah tentara mengetahui keberadaan Rey,rey tahu kalau ini hanyalah game biasa dan dia dengan cepat membunuh tentara tersebut dengan kedua belah tangannya, tentara tersebut pun meninggal karena lehernya sudah terlilit sebuah tali.
"Hift.... kalau gini enak dong bisa masuk,"Rey dengan cepat membuka pakaian tentara itu Dan Dia segera memakainya untuk menyamar dan bisa masuk ke dalam.
Orang yang dia bunuh pun dia seret ke samping dan ditutupi beberapa karung kecil, maka dengan gagahnya tinggal sebuah pistol dia pegang dan berjalan seolah-olah dia tentara yang asli.
Sangat mudah bermain game seperti ini, dengan langkah gerak-gerik para tentara akhirnya dia bisa memasuki daerah camp tentara bagian dalam, dia juga berpura-pura menjadi tentara agar tidak dicurigai oleh orang lain.
"Emm.... kira-kira yang mana ya bagian pergudangan senjata?"Rey sambil memegang sticknya masih mencari informasi mengenai pergudangan senjata, tetapi jika dia bertanya kepada tentara lain itu akan membuat kecurigaan.
Untung saja di saat itu dia mendengar perbincangan orang lain mengenai persenjataan mereka, dan mereka berdua yang berbincang satu sama lain akan menuju ke gudang itu.
__ADS_1
"Yapss.... setiap masalah selalu ada jalan, oke aku ikut ya,"Rey selalu berbicara sendiri ketika dia bermain game