Game World With System

Game World With System
Part 115 : Permainan Level 1


__ADS_3

PART 115


Ya, seperti apa yang dikatakan dalam sistem game tersebut mereka harus mencari barang yang menurutnya sangat penting bagi mereka semua untuk bisa keluar dari tempat ini.


"Rey? menurutmu cermin yang aku lihat ini berguna nggak?"Tanya A Mey masih saja memperbaiki rambutnya untuk terlihat sangat cantik.


"A mey, kamu itu sudah cantik sudahlah jangan bercermin terus kita harus mencari barang karena waktu kita tidak banyak,"ucap Rey yang masih saja mencari barang-barang yang menurutnya berguna.


Tapi, selain cerminnya juga meja yang berisi balapan dengan kertas tidak ada barang yang lainnya yang harus dia dapatkan, di saat mereka berdua sedang mencari sebuah pintu untuk keluar lagi tiba-tiba ada seorang pria berdua datang masuk.


Bruakk...


Fyuhh...


"Awhhh...."Pria tersebut baru saja masuk tetapi terlihat kalau mereka berdua sedikit tersiksa karena sesuatu.


Rey dan a Mey bergegas untuk membantunya, kedua pria tersebut mencoba menenangkan dirinya dan ketika disentuh tubuhnya lumayan panas.


"Kalian demam?"Tanya A Mey.


"Gak, kami sama sekali tidak demam sehat-sehat saja tetapi pintu ini sangat berbahaya sekali, aku hampir saja mati terpanggang oleh sesuatu,"Kata pria yang memakai pakaian kuning berumur 20 atau 19.


"Benar, sungguh sangat menyebalkan sekali kenapa aku harus datang ke sini,"balas pria satunya yang menggunakan kemeja hitam seperti seorang direktur atau bekerja di perusahaan.


Mereka berempat mulai berkenalan mengenali satu sama lainnya.

__ADS_1


"Wahh.... pakaianmu sangat keren sekali? Dari mana kamu mendapatkannya? Aku ingin sekali membelinya setelah aku keluar dari permainan yang menyebalkan ini,"Kata pria yang memakai kaos kuning atau dia bernama Jake.


"Ouh.... sebenarnya ini aku beli di toko saja sih, lagian ini banyak dijual di mana-mana emangnya kamu tidak tahu kalau ini sudah disiarkan di televisi banyak orang yang membelinya,"balas Rey.


"Emmmm...tidak, Aku sama sekali tidak tahu tentang itu, dan aku....." Jake baru saja ingin berbicara terdengar sebuah ledakan yang tak dari mana yang membuat mereka mendapatkan gempa sementara.


Keempat orang itu langsung mencari tempat perlindungan berada di Balik dinding, mereka setelah mencoba berpegangan dengan kuat suasana kembali menjadi tentram lagi.


"Eh... sudahlah ayo kita cari pintu yang lain jangan sampai waktu kita habis,"Kata Rey.


Jadi mereka berempat akan memilih pintu yang di mana menurutnya adalah pintu yang teraman dan juga bagus, ada yang menyarankan untuk pergi ke pintu depan ada juga yang menyarankan pintu ke bagian kiri dan juga ada yang menyarankan pintu kebahagiaan belakang, tetapi tidak ada yang menyerahkan untuk ke pintu yang di mana kedua pria tadi masuk.


Mereka langsung memilih Jalan saling berlawanan dan membuat mereka tidak tahu harus berbuat apa-apa, karena dengan jawaban mereka semuanya tidak ada yang sama.


"Kamu ? A Mey?Jake?"Tanya Rey kepada mereka.


A Mey sebenarnya ingin pergi ke pintu bagian belakang Tetapi dia juga tidak ingin tersesat atau sendirian lagi, jadi a Mey hanya bisa mengikuti orang lain bergerak ke mana saja.


Jadi tinggal satu orang yang menunggu pilihannya dan ternyata Jake juga tidak bisa memutuskan pendiriannya Dia hanya bisa mengangguk dan mengikuti apa yang dikatakan oleh Rey.


"Wokee.... baiklah aku hanya mengikuti apa yang kalian lakukan, daripada aku sendirian terus terjebak tidak ada bantuan?"Jake memperjelas mengapa dia hanya bisa mengikuti dengan orang lain.


Jadi Rey dia dengan isinya memilih pintu bagian kiri, entah kenapa dia ingin pintu yang berwarna putih polos itu dan dengan perlahan Rey memegang gagang pintu tersebut.


Di saat dia menutup matanya karena takut tiba-tiba gagang tersebut dibuka dengan perlahan, dan seperti biasa ada sebuah jembatan besi untuk mereka menyeberang ke tempat yang lainnya.

__ADS_1


"Eh, kalian hati-hati ya jangan sampai main-main kalau tidak kalian akan terjatuh,"kata Rey, jembatan ini menurutnya pendek.


Rey menjadi pemimpin untuk mewakili mereka semua dan perlahan menuju ke pintu depan, pintu depan terbuka Rey meminta ketiga temannya untuk masuk secara bergiliran.


Rey berdiri di depan pintu melihat ketiga yang lainnya berjalan melewati jembatan besi itu, namun dia baru menyadarinya kalau jembatan yang dilewati dari sebelumnya ternyata cukup panjang beberpa cm.


Setelah mereka semua berhasil masuk ke dalam pintu itu terlihat sebuah kamar, ternyata di tempat itu adalah sebuah kamar yang berisi ranjang tidur, televisi, dan juga sebuah tempat mencuci tangan yang di mana ada rak yang berisi beberapa sabun dan juga alat seperti pencukur rambut.


"Hey? ternyata di sini barangnya cukup banyak juga apa yang kalian ambil untuk bisa keluar dari tempat ini? Apakah menurut kalian semua ini penting?"Tanya Jake lebih dahulu untuk melihat-lihat barang yang menurutnya penting karena dia tidak ingin kehabisan.


Lalu, mereka semua langsung pergi ke sisi-sisi lainnya untuk menemukan barang yang berguna , namun mereka sama sekali tidak menemukan yang menurutnya penting karena semua peralatan ini adalah peralatan rumah tangga.


"Cihh, Apakah tidak ada benda yang sangat tajam atau apapun itu agar bisa keluar dari tempat ini?"Jake berpikir kalau benda yang menurutnya penting itu adalah benda tajam seperti pisau atau sebuah gambar atau barang yang lainnya yang bisa membantu keluar dari sini.


Ovin sama sekali tidak menjadi barang penting menurutnya dia hanya merupakan dirinya di atas ranjang untuk beristirahat sejenak.


"Hah? kenapa kalian ingin mencari barang penting seperti benda tajam? mungkin saja ada barang yang lain menurutnya penting dan bisa membuat kita bebas dari tempat ini,"balas Rey atas perkataan dari Jake.


"Loh, lagian benar-benar tajam itu sangat penting tahu daripada benda-benda seperti ini sama sekali tidak berguna,"kata Jake.


"Jake, yang dikatakan Rey itu benar, sajadah bunda lainnya sangat penting di sini selain benda tajam, tetapi kita tidak tahu benda apa itu,"A Mey juga mulai ikut campur dan menjawab perkataan dari Jake.


Jadi dapat dapat mengenai perihal benda-benda yang penting agar bisa keluar, tapi Rey mengatakan tempat ini adalah tempat yang luas bukan berarti kita harus mencari benda tajam untuk merusak tempat-tempat ini, kita harus menggunakan akal dan pemikiran kita.


Ovin pun setuju, mungkin saja Ini adalah sebuah jebakan atau sebuah teka-teki, lagian jika ingin mencari benda penting sebenarnya itu sangat mudah sekali mana mungkin orang yang membuat permainan sistem ini membuat permainan yang sangat mudah.

__ADS_1


__ADS_2