
PART 50
Lalu sebuah portal untuk melindungi kota yang dibuat kakeknya telah terbuka dan Rey.bersama kedua temannya langsung berpamitan pergi untuk menuju menjalankan misi tertentu.
Tubuhnya mulai keluar dari sebuah portal dan memasuki dunia,Rey Ling Ling dan Zen sudah keluar dari kota yang terlindungi itu, mereka gini harus waspada karena bisa saja ada sebuah monster yang datang secara tiba-tiba.
"Jadi? Apa yang harus kita lakukan sekarang?"tanya Ling Ling kepada Rey untuk menanyakan sebuah jalan.
"Bentar, yang pertama itu kita harus mencari monster Frog {Katak} gambarkan racun-racun dari gelembung-gelembung kulitnya dan dia tidak boleh disentuh, untuk mencarinya kita harus ke arah???"Rey lalu dibuatnya bingung tidak tahu harus pergi ke mana untuk mencari kata raksasa itu.
"Lahh, kau sendiri yang memegang bukunya masa tidak tahu kita harus pergi ke mana"Zen selalu menyalahkan Rey.
Di saat semua menjadi bingung tidak tahu harus pergi ke mana tiba-tiba Kompas yang ada di buku langsung menunjukkan arah yang tepat mengenai salah satu gambar, Kompas yang ada di buku menunjukkan ke arah barat yang di mana monster yang dicarinya berada di daerah barat.Setiap buku adalah setiap monster yang diceritakan dan juga elemen kekuatan bahkan ada Kompas yang menunjukkan arah jalannya di saat di mana mereka berada.
"Okee, kita ke kiri"kata Rey.
Mereka memulai perjalanan untuk mencari elemen Tanah, padahal ini adalah kata kenapa yang mendapat kekuatan elemen tanah adalah monster katak, tapi sangat beruntung kalau Rey sudah mendapatkan kekuatan air yang ada pada air terjun murni.
Terlihat Padang yang sangat luas dipenuhi rerumputan bahkan pepohonan yang masih sangat hijau, tanah-tanah bahkan pepohonan ini sama sekali tidak disentuh oleh manusia sehingga tumbuh dengan sangat baik.
Sebuah perjalanan dimulai tidak ada jalan seperti jalan raya mereka hanya bisa melintasi jalan yang masih ada rerumputan karena di sini tidak ada jalan biasa yang dibuat oleh manusia.
"Hoammm...... ternyata kita sudah jalan cukup jauh tapi aku sama sekali tidak melihat monster"Zen seperti menantang monster-monster yang ada di dunia ini terlihat dari ucapannya yang begitu sombong.
"Ehh, nanti kalau ada monsternya malah pergi terbirit-birit gak bisa lawan nangis....."ejek Ling Ling.
__ADS_1
"Eittsss.... Mana mungkin aku akan lari dari depan calon istriku bahkan aku yang akan melindungimu"Zen melangkah mundur dan berdiri di hadapan Ling Ling agar bisa berhadapan.
BRUAKK......
Darr....
"Awwhh"
"Hati-hati"ucapin ling ling kepada zen.Namun perkataan ini setelah hujan jatuh tersandung oleh sebuah batu yang terpalang.
"Ih ... kamu ngasih tahunya telat sih aku udah jatuh duluan baru dikasih tahu"Zen mencoba berdiri dan membersihkan seluruh tubuhnya dari kotoran-kotoran.
Kemudian mereka hanya bisa tertawa kecil melihat adegan yang sangat memalukan, di saat mereka bercanda tawa ria tiba-tiba tanah mulai bergetar kecil seperti gempa, Rey meminta teman-temannya untuk menunduk karena mereka yang berada di Padang rumput yang sangat luas tidak bisa berlindung.
Di saat mereka sedang memegangi batu-batu yang ada di bawah justru membuatnya sangat terkejut karena jarak antara tanah dengan batu tersebut mulai meninggi dan menjauh.
"Ada apa ini? kenapa pijakan kita semakin naik?"Zen memegang batu yang ada di depannya dengan cukup keras.
Dan mereka bertiga setelah menerima guncangan-guncangan yang cukup besar sudah berada di atas bebatuan yang meninggi dan ternyata itu bukanlah bebatuan biasa melainkan sebuah kura-kura raksasa yang sudah lama berhibernasi.Kura-kura ini memiliki cangkang yang sangat kuat seperti terlihat bebatuan yang mereka pijak, mereka bertiga ingin melompat dari kura-kura raksasa tersebut namun keberadaan mereka sudah diketahui oleh kura-kura terdengar dari pembicaraannya.
"Hey? Apa yang sedang kau lakukan di atas punggung ku?"kura-kura raksasa tersebut bertanya kepada mereka dengan pembicaraan seperti manusia.
"Apa? Apakah monster kura-kura bisa berbicara manusia?"Rey bertanya sambil memegang bebatuan dengan erat agar tidak terjatuh.
"Ya, tentu saja aku bisa berbicara manusia dan aku juga mengerti apa yang kalian katakan, yang kalian pijak itu adalah cangkang Ku dan Aku sudah lama berhibernasi, sekarang aku bangun karena aku merasa lapar"ucap kura-kura raksasa itu kepada mereka bertiga yang berada di atas cangkang.
__ADS_1
Zen mengeluarkan sebuah pedangnya dan membacakan beberapa mantra untuk membunuh monster kura-kura tersebut namun tiba-tiba Rey menghentikannya kalau kura-kura ini bukan monster yang jahat.
"Stop, jangan membunuh kura-kura ini aku tahu dia adalah monster yang baik"kata Rey menghentikan pedang yang ada di tangan Zen.
"Heh! Apakah kau tuli Apa kau tidak mendengar kalau dia sedang lapar jika tidak membunuhnya maka dia yang akan memakan kita!!"kata Zen dengan suara yang sangat lantang.
Kura-kura Saya ingin melihat mereka bertiga yang ada di atasnya, setelah itu mengatakan kalau kura-kura tidak memakan manusia atau membunuhnya karena baginya itu bukanlah yang penting mereka berhibernasi saja sudah cukup dan bangun untuk mencari makanan bahkan makanan kura-kura bukanlah manusia tetapi hanya pepohonan dan rerumputan saja.
Mendengar perkataan ini lilin juga percaya kalau kura-kura ini bukanlah monster yang jahat walaupun tubuhnya terlihat sangat mengerikan, Zen tetap saja waspada dia selalu memegang padanya untuk bersiaga saja.
"Kura-kura, bolehkah kamu menurunkan saya karena saya ingin melakukan perjalanan saya"pinta Rey dengan sangat sopan sekali kepada kura-kura raksasa itu.
"Ya, saya akan menurunkan kalian tapi kalau boleh tahu kalian akan pergi ke mana bukankah dunia ini sudah dipenuhi monster-monster yang jahat kenapa kalian masih berkeliaran?"tanya sang kura-kura mulai menurunkan tubuhnya agar mereka bisa turun dengan aman.
"Kami sedang mencari kata raksasa Apakah kau mengetahuinya Di mana dia berada? karena itu sangat penting bagi kami semua"Kata Ling Ling.
Kura-kura sekali lagi bertanya apakah tujuannya ini memang benar atau tidak karena kakak raksasa atau monster katak itu sangat berbahaya sekali dan mematikan bisa membunuh orang sekaligus dengan racun-racunnya.
"Yah, kami semua sudah tahu tetapi ini demi misi kami semua dan menyelamatkan umat manusia"kata Rey memohon kepada kura-kura itu agar memberitahu keberadaan sang monster katak.
Lalu kura-kura yang baik hati itu memberitahu keberadaan katak itu dan dia juga membekali beberapa lendir.
"Hikssss.... lendir untuk apa ini kenapa harus memberikannya kepada kami?"Zen melihat lendir yang diturunkan dari air liurnya kura-kura merasa sangat jijik.
Sang kura-kura sekali lagi memberitahu kalau lendir ini bisa melindunginya dari gelombang-gelembung racun yang dikeluarkan katak nanti, ternyata kura-kura itu mendukung atas tindakan mereka bertiga untuk menyelamatkan dunia.
__ADS_1