Game World With System

Game World With System
Part 6 : Jebakan


__ADS_3

PART 6


"Yah, terserah kalian lah aku tidak peduli, terserah aku hanya mengikuti saja,"Ex akhirnya karena rekan-rekan lainnya ingin membantu anak kecil itu dia hanya mengikutinya saja.


Anak kecil tersebut langsung menuntun Rey dan keempat rekan-rekan lainnya, di malam hari yang gelap untuk menuju ke markas orang-orang jahat itu mereka semua hanya bisa berjalan kaki dengan senjata-senjata mereka, mereka tidak bisa menggunakan mobil karena bisa saja orang jahat itu mengetahui keberadaan mereka.


Kini para tim segera mengikuti anak kecil tersebut menuju ke markasnya, tetapi di tengah perjalanan Rere merasa curiga dengan anak kecil tersebut dikarenakan pada saat ketemu anak kecil tersebut terlihat sangat ketakutan namun sebaliknya setelah melakukan perjalanan dan menuju ke markas anak kecil tersebut sama sekali tidak terlihat ketakutan.


Rere memperlambat perjalanannya dan membisikan kepada pemimpinnya Ex.


"Ex, aku merasa ada yang aneh dengan anak kecil tersebut,"ucap Rere dengan perlahan kepada ex.


"Hah, aku dari awal sudah tidak setuju dengan ini, ini kan adalah rencananya Rey,"kata ex membalas dari ucapan Rere.


Di saat firasat buruk ternyata benar saja sesuai dugaan dari Rere, disaat mereka berjalan menuju ke markas orang-orang jahat itu tiba-tiba ada sekelompok orang jahat yang membawa senjata mengelilingi mereka kira-kira berjumlah 8 orang.


"Hahaha, ternyata hatimu cukup bagus juga ya,"ucap seorang pria yang berkulit hitam dan memiliki tubuh yang sangat gagah dan juga tidak lupa beberapa senjata pistol yang ada di lengannya.


Anak kecil yang memimpin perjalanan menuju ke markas orang jahat tiba-tiba berlari dan menuju ke pria yang berada di hadapannya menghadang rekan-rekan Rey.


"Paman, maafkan saya, Saya hanya bisa melakukan ini untuk menyelamatkan keluarga-keluarga saya,"itulah kata-kata yang diucapkan dari mulut anak kecil kepada Rey.


Mr.Ex tentu saja tidak suka dengan semua ini dia sudah mengetahuinya dari awal kalau tidak setuju untuk membantu anak kecil ini.


"Heh! cepat lepaskan semua senjata kalian dan ikut kami!"perintah dari pria yang berkulit hitam yang di mana dia adalah pemimpin dari orang jahat itu.

__ADS_1


"Siapa kalian!!! apa yang akan kalian lakukan pada kami?"Rey membaca dari perintah oleh pria yang tidak dikenal itu.


"Cepat lepaskan semua senjata kalian atau tidak kalian akan mati saya bunuh!"pria berkulit hitam itu mengancam mereka semua termasuk Rei untuk melepaskan semua senjatanya dan tunduk kepadanya.


"Hah? kami sama sekali tidak akan tunduk kepadamu! bahkan jika pun kamu menghalangiku , aku bisa membunuhmu secepat mungkin!"Kata Ex langsung mengeluarkan sebuah pistolnya dan mereka bersiap untuk bertempur satu sama lain.


Tanpa banyak pikir mereka satu sama lain saling mengeluarkan senjata masing-masing dan melakukan pertempuran di malam hari, suatu tembakan mulai mengenai anak buah dari pria berkulit hitam itu.


Dor!!!


DOR!!!


DORRR!!!


Suara tembakan mulai terdengar dan membuat kericuhan di malam hari, mereka satu sama lain saling, hingga Devan yang merasa kesal langsung menancapkan sebuah padangnya kepada orang yang hendak menghalanginya.


Devan tanpa ampun yang memiliki jiwa pemberani langsung menebas tubuh dari orang jahat itu dan tidak memberi ampun sama sekali, orang yang ingin merampung mereka dan juga membuat kejahatan bukanlah tandingan dari Rei dan juga rekan-rekannya.


Rey dan rekan-rekannya adalah tim yang sangat kuat yang memiliki misi untuk membunuh para zombie dan mendapatkan sebuah vaksin.


"Cuih!!! Apa maksudmu berani-beraninya kamu ingin merampok ku!!" Devan yang bertubuh kekar menginjak pria yang berkulit hitam tersebut dan bersiap untuk menusuknya.


Namun pria yang hendak dibunuh oleh Devan langsung meminta maaf dan memohon untuk tidak dibunuh karena ini adalah perintah dari pemimpinnya.


"Apa? kalian masih memiliki pemimpin?"Rey semakin bingung dengan dunia game yang dia mainkan, bukankah dia bertugas untuk membunuh para zombie mengapa dia kini berurusan dengan orang-orang yang ada di dunia game ini.

__ADS_1


Sang anak kecil melihat orang-orang penyuruhnya kalah hanya bisa meringkuk ketakutan lagi, Dia hanya bisa menyadarkan dirinya di samping mobil milik si pria jahat.


"Sudah, cepat bunuh dia!! jangan sampai misi kita terhalang oleh mereka!"Ex meminta devan untuk segera membunuh orang itu.


Namun di saat detik-detik pembunuhan itu tiba-tiba anak kecil itu berteriak dan memintanya untuk menghentikannya, anak kecil tersebut langsung berlari ke arahnya dan bersujud memohon untuk tidak membunuh orang jahat itu, karena orang jahat itulah yang tahu markas dan juga keluarga-keluarganya ditangkap.


"Tuan! Aku mohon jangan bunuh dia karena dia yang tahu markas dari orang-orang yang menculik keluargaku!"anak kecil tersebut memohon.


Namun,ex yang sudah terkelabui oleh anak kecil itu tetap meminta Devan untuk membunuhnya, mereka tidak ingin dibohongi oleh anak kecil itu dan terjerumus dengan jebakannya.


"Tidak, Aku sama sekali tidak berbohong lagi aku jujur, Aku melakukan hal ini karena aku ingin bertemu dengan keluargaku dan mereka yang menyuruhku untuk membawa Tuan ke sini, dan aku sama sekali tidak tahu markasnya hanya dia yang tahu!"ucapan anak kecil itu berlinang air mata seolah-olah dia sangat jujur.


Rey memohon kepada sang pemimpin untuk memberi satu kesempatan lagi kepada anak kecil itu, kemudian Rei meminta pria yang berkulit hitam yang masih berada di bawah tindihan Devan untuk memberitahu jalan menuju markas mereka.Awalnya pria yang berkulit hitam itu tidak ingin menjelaskan dan memberitahu markasnya tetapi karena terdesak dan nyawanya hampir terbunuh akhirnya pria berkulit hitam itu memberitahu jalur menuju ke markas mereka.


"Oke,tqs"Rey berterima kasih kepada pria kulit hitam itu.


Di saat Devan ingin melepaskan pria yang berkulit hitam itu tiba-tiba Mr.Ex langsung menodongkan pistol dan menembaknya kepada pria berkulit hitam itu dan membuat semua orang menjadi kaget.


DORRR!!!!!!


Namun, mereka semua tidak ada yang membantah atau berkomentar dengan hal ini, karena sudah mendapatkan jalan dan alamat markas seorang jahat akhirnya Mr.Ex dan Rey beserta rekan-rekan lainnya berniat untuk menuju ke markas mereka dan membebaskan keluarga dari si anak kecil tersebut.


Rere sekali lagi menuntun anak kecil tersebut dengan senang hati.


Kini Rere dan anak kecil tersebut berdua untuk menunggu di luar, mereka semua sudah sampai di sebuah markas yang di mana ini jauh sekali dari perkotaan, terlihat ada sebuah markas yang besar yang dijaga ketat oleh para penjaga, Rey dan rekan-rekan lainnya seperti para tentara yang bersembunyi menunggu musuh.

__ADS_1


"Lihat, itu markas Mereka terlihat penjaga yang menjaga dengan sangat ketat,"kata Chao menggunakan sebuah teropong dan melihat sekitar.


Di saat itu, para zombie juga terlihat dikurung dari ruangan seperti sebuah penjara.


__ADS_2