Game World With System

Game World With System
Part 7 : Markas Orang Jahat


__ADS_3

PART 7


"Tempat apa ini?"Rere pun bingung ketika melihat tempatnya.


"Tuan, mereka lah yang telah membawa keluargaku secara paksa,"anak kecil tersebut langsung menuju kepada orang yang baru saja keluar dari mobil.


"Jadi? Apakah keluargamu masih ada di sini?"Tanya Rey.


"Iya".


Kini setelah mengetahui markas dari orang jahat itu akhirnya para tim segera membuat rencana.


Mr.Ex segera membuat rencananya dan memberikan tugas kepada rekan masing-masing termasuk Rey.


"Oke, Apa kalian semua paham?"Tanya ex.


"PAHAM!".


kata para timnya menjawab dengan serentak, untuk tugas laki-laki mereka bertugas membuat keributan di depan markas dan laki-laki yang lainnya bertugas untuk menyusup ke dalam markas.


Mr.Chao Dan Mr.Rey bertugas untuk menyusup ke dalam markas dan membawa anak kecil tersebut bersama Rere,Dan Mr.Ex Juga Mr.Devan dia bertugas untuk memancing keributan di luar sehingga orang-orang yang berada di dalam ruangan pergi keluar.


Mr.Devan dan yang lainnya mulai berpencar untuk melakukan tugas masing-masing, Mr.Ex meminta Devan untuk segera mengambil sebuah granat dan melemparkannya.


Srekkk....


Suinnggg.......


DOARRRRRRR.........


Mendengar ledakan di depan markas tiba-tiba semua orang langsung bergegas menghampirinya, tidak lupa dari penjaga orang jahat itu membawa senjata mereka masing-masing.

__ADS_1


Namun, dari kejauhan ada Mr.Ex dan Mr.Devan memantau dan menyiapkan beberapa senjata untuk membunuh, karena di hari yang gelap para penjahat yang memiliki banyak anggota sama sekali tidak bisa menemukan keberadaan Devan dan Ex.


DORR....


DORR....


DORRRR....


Mulai ter dengan tembakan dari mana-mana sehingga satu persatu anggota yang menjaga markas tersebut tertembak, orang yang menjaga perlindungan keamanan mulai mengenai ke atas menara dan melihat di manakah orang yang menembaki anggota lainnya, kemudian anggota yang berada di atas menara memancarkan lampu senter yang begitu terang untuk mencari keberadaan Devan Dan Ex.


Di saat mereka semua lengah bergegas keluar diam-diam Rey,Chao dan Rere beserta anak kecil itu masuk ke dalam markas melalui pintu bagian samping, mereka langsung masuk ke dalam dengan perlahan, ketika masuk tiba-tiba terdengar langkah kaki yang begitu cepat kemudian mereka segera bersembunyi di balik kota kayu yang bertumpuk.


"Sttttt"Rey mengisyaratkan kepada yang lainnya untuk tidak bersuara agar tidak ketahuan.


Akhirnya terjadi keributan di luar sehingga pemimpin yang berada di dalam ruangan sedang menikmati kenikmatan yang hakiki dibangunkan oleh anggotanya.


"Bosss!!!! ada yang memancing keributan di luar!"ojek seorang anak buah yang berdiri di depan pintu agar tidak mengganggu bos nya.


Sang bos yang baru saja menikmati kemudian bergegas mengambil sebuah pakaian dan berlari keluar lalu membuka sebuah pintu.


Di saat itu, sang bus menggerakkan semua anggotanya untuk mencari kerusuhan di luar, di saat yang tepat Rey menuntun rekan-rekan yang lainnya menelusuri lorong-lorong yang gelap yang sangat bau, lorong-lorong tersebut sudah dilewati beberapa Zombie hingga tercium bau busuk yang sangat menyengat.


"Kak,"Anak kecil itu memegang lengan rere dengan rasa takut.


"Sttt..... sudah tidak apa kamu jangan takut ya kami ada di sini"Rere mencoba menenangkan anak kecil tersebut.


Di saat mereka semua melewati lorong yang gelap dan bau busuk akhirnya mereka tiba di sebuah lorong yang memiliki bagian kiri dan kanan, dengan penglihatan dari kacamata pendeteksi milik Rey , akhirnya Rey lebih memilih kalau orang bagian kiri dan dia menemukan sebuah pintu-pintu yang tidak tahu apa yang berada di dalamnya.


"Sebentar, biar saya lihat dulu,"Chao bertekad untuk membuka pintu tersebut dan melihat ke dalam isi ruangan itu.


Rey langsung menahan tubuh Chao agar tidak gegabah melakukannya,Rey langsung mengaktifkan mode kacamata kerennya, yang di mana kacamata itu bisa melihat tembus pandang melalui dinding yang tertutup.

__ADS_1


-Sistem Tembus pandang Di AKTIFKAN


Rey setelah mengaktifkan sistem tembus pandang dari penglihatannya, akhirnya dia bisa melihat pintu yang pertama adalah orang yang sedang menguji para zombie, karena tidak penting akhirnya Rey langsung pindah ke pintu yang kedua yang di mana ini adalah ruangan para orang-orang jahat yang sedang ditemani oleh para wanita.


"Tidak bukan ini,"Rey ingin menolong wanita-wanita itu tetapi dia juga masih memiliki tugas untuk mencari keluarga dari si anak kecil.


Di saat berbagi ke belakang dia melihat sebuah pintu yang di mana ini adalah pintu tempat penyimpanan orang-orang yang masih hidup atau bukan Zombie.


"What? Apa maksud dari mereka mengurung manusia di sini?"Kata Rey bingung.


Rey kemudian meminta Rere untuk membuka pintu tersebut, karena pintu tersebut ternyata dikunci oleh si pemilik bos.


CKLEK.....


Pancaran cahaya yang keluar dari pintu langsung menyinari orang-orang yang berada di dalam ruangan yang sangat gelap, mereka semua yang berada di dalam ketakutan setengah mati di saat pintu membuka.


Namun,Rey langsung memberi isyarat kepada orang-orang yang berada dalam ruangan itu untuk tidak bersuara dan membuat keributan.


Kini mereka semua mengangguk dan mengerti Kalau Rey ingin menyelamatkan mereka dari penjara orang Jahat ini.


Di saat Rere dan Chao membantu orang-orang yang berada dalam ruangan itu untuk keluar tiba-tiba ada satu pria yang sedang memegang mie melihat keberadaan Rey dan Chao bersama yang lainnya.


Pria tersebut sontak langsung mengambil pistol yang ada di bagian pinggang,namun Rey yang sudah memegang senjata terlebih dahulu langsung menembak pria tersebut.


Karena satu tembakan tersebut mengundang orang-orang yang berada dalam ruangan, Akhrinya orang yang berada di luar tidak menemukan si perusuh atau Mr.Ex dan Devan, tetapi mereka kembali lagi ke dalam karena salah satu anggota mereka berteriak ada penyusup.


Sontak, anggota-anggota yang lainnya mulai berdatangan menghampiri suara itu sambil membawa senjata mereka masing-masing.


"Rere, kamu jaga anak ini dan yang lainnya, biarkan aku dan Chao menghabisi mereka semua,"Kata Rey sudah siap dengan senjata yang ada di lengannya dengan penuh gaya.


"READY?"Chao juga sudah bersiap dengan senjatanya untuk membasmi orang-orang jahat ini, mereka seperti orang-orang yang saudara yang selalu ingin membunuh dengan penuh semangat.

__ADS_1


Kini setelah di luar terjadilah pertempuran di dalam ruangan, Rere langsung masuk ke dalam ruangan tersebut bersama anak kecil tadi dan juga yang lainnya, jika mereka keluar dari ruangan ini maka bisa saja salah satu dari mereka ada yang tertembak.


Di saat terjadi keributan tiba-tiba para zombie mulai berdatangan, para zombie dari kejauhan mulai datangnya mendekati markas itu, Ex dan Devan yang bersembunyi Di sudut dekat terumbutan melihat zombie yang ingin melintasinya, Akhrinya Mereka segera berlari dan menuju ke markas itu agar tidak terkena wabah zombie.


__ADS_2