
PART 98
Di saat Rey sudah berada di dalam rumah sakit sahabatnya mencoba untuk menenangkan dirinya agar tidak terlalu panik sehingga membuat Rey menjadi lebih stress.
Rey sekali lagi menghirup udara secara perlahan dan menghembuskannya dengan perlahan agar dia menjadi tenang, di tengah-tengah ketenangan itu sang dokter datang dan bertanya kepada Rey.
"Ini Rey? Apakah kamu yang mencari ibumu?"Dokter Itupun menghampirinya di saat Rey mencoba untuk menenangkan dirinya dari kepanikan ini.
"Ya, Saya mencari Ibu saya bernama Ibu sesy, di mana dia?"kata Rey setelah mencoba menenangkan dirinya.
Dokter itu langsung memberitahu keberadaan ibunya sekarang di rumah sakit, di saat itu juga dia diarahkan di sebuah ruangan kamar mayat.
"Hah?".
Kepanikan mulai muncul lagi setelah melihat ruangan ini, Rey di arahkan ke ruangan tersebut dan ditunjukkan sebuah mayat yang ternyata itu adalah mayat ibunya.
"Gak! nggak mungkin ibuku telah meninggal, itu bukan ibuku dokter pasti salah kan!"Matanya mulai memerah Manahan amarah yang bergejolak di dalam hatinya.
Dokter itu hanya terdiam dan memintanya untuk membuka kain yang telah menutupinya.
Rey tetap saja tidak percaya kalau itu adalah ibunya di saat itu dia memberanikan diri untuk membuka kain yang tertutup, Dao dari sampingnya mengusap pundak Rey untuk sabar.
Srett....
Dengan perlahan dan mata yang menyipit rey membuka kain penutup itu, tetapi bagaimanapun juga ini tidak bisa dipungkiri yang dilihat di depan itu memang ibunya yang sudah meninggal dunia, kepalanya berceceran darah bahkan ada tulang yang retak karena jatuh dari lantai yang sangat tinggi.
"Bu!!! kenapa Ibu pergi meninggalkan aku bu! kita ini udah sukses Apakah ibu tidak ingin merasakannya!"Rey menangis dan memeluk mayat sang ibu yang berada di ruang mayat.
Dao dan dokter tidak bisa melakukan apa-apa hal ini sudah terbiasa dengan yang lainnya.
Bahkan Dao yang melihat ini juga tidak bisa menahan hatinya ingin menangis padahal baru saja kemarin dia bertemu dengan ibunya Rey, tetapi kini malah meninggal dunia secepat itu, emang tidak ada yang mengetahui kapan kematian akan terjadi.
__ADS_1
"Bu!!! hiks....hiks....hiks...."Rey masih memeluk erat tubuh ibunya.
Dokter memberi waktu pada Rey, karena sebentar lagi ibunya akan segera dimakamkan secepat mungkin setelah itu dokter meminta sebuah tagihan kepada hari untuk mengurusi pemakaman yang akan berlangsung sekarang.
Dan Rey hanya bisa mengikhlaskan ibunya yang telah pergi, pemakaman akan segera berlangsung dan dibantu oleh yang lainnya, air matanya terus membendung tidak bisa menahan kesedihan.
Pemakaman sudah terjadi dan dia kini hanya tinggal sendiri di dalam rumahnya, padahal baru saja pindah ke rumah yang mewah kemarin namun sangat disayangkan waktunya sudah habis bersama ibunya.
"Arrgh!!!!".
Bruakk..
Rey marah sekali di dalam rumahnya karena ibunya tuh meninggal, bahkan dia melemparkan sebuah pot bunga ke dinding kaca yang berada di sampingnya, dia mengamuk terus-terusan.
Dao sebagai sahabatnya mencoba menenangkan hatinya, dia juga sudah berusaha untuk menenangkan Ray agar tidak terlalu marah banget.
Akhirnya Rey sekali lagi tenang, dia terlalu stress karena ditinggal oleh ibunya.
"Dah ya, tenangkan dirimu biarkan ibumu tenang di alam sana,"kata Dao.
Rey pun tenang, dia menghapus air matanya kemudian berpikir jernih lagi kenapa ibunya bisa meninggal dengan cara bunuh diri.
Karena tidak mungkin kalau ibunya bunuh diri begitu saja, pada belakangan ini ibunya sama sekali tidak ada masalah dan tidak ada kekurangan uang bahkan dia sudah memiliki kemewahan yang sempurna.
"Tapi...d..Dao, bagaimana mungkin ibuku bunuh diri, Jika dia memang bunuh diri kenapa dia tidak meninggalkan surat atau apapun itu untuk diriku?"Kata Rey setelah pemikirannya jernih dan semuanya masuk akal.
"Ya sih, lagian setahu aku tadi ibumu baik-baik saja dan katanya ada keperluan sebentar, sama sekali tidak ada raut wajah yang sedih dari ibumu,"balas Dao yang mulai bingung dengan kematian ibunya Rey.
Di saat mereka bingung Dao mengambil handphonenya untuk mencari informasi tentang kematian ibunya Rey, dengan cepat mengetik beberapa langkah akhirnya sudah menemukan kejadian itu.
"Re...Rey! Coba kamu lihat ini sekarang! "Dao saja kaget melihat informasi yang ada di handphonenya yang baru saja dia cari.
__ADS_1
"Ada apa?".
"Lihat".
Banyak kali informasi yang ada di handphonenya milik Dao,secrolan hp terus saja terjadi dan berulang-ulang di handphone melihat informasi kematian ibunya Rey.
"Apa! mana mungkin ibuku menjadi pelakor rumah tangga orang lain!"Lagi-lagi Rey semakin panas membaca informasi ini.
Sudah tertulis di informasi tersebut kalau Ibu rey adalah seorang pelakor yang tidak mengakui kesalahannya dan ingin merusak rumah tangga orang lain,ibu Susy atau ibunya Rey dicap sebagai wanita murahan dan meminta uang untuk mencukupi kebutuhannya karena dia miskin setelah itu keciduk di sebuah hotel merayu suaminya orang lain.
Yang ternyata suaminya orang lain itu adalah mantan suaminya dan dia menagih untuk meminta uang mencukupi kebutuhan.
"Arrgh!!!! gak! gak mungkin! ibuku tidak akan melakukan hal seperti itu!"Nadanya sangat tinggi sekali.
Apalagi terlihat sebuah video detik-detik terakhir ibunya bunuh diri, ternyata ibunya sama sekali tidak bunuh diri dia hanya terjatuh ketika diwawancarai oleh orang-orang yang tidak tahu apa-apa.
"Sialan! ini semua pasti ulah Dia!!! aku yakin!"Satu tatapan saja melihat foto mantan suaminya ibunya Rey, terlihat penuh kebencian yang ada di matanya kepada mantan ayahnya.
Dao pun rumahnya darinya kalau ini berkaitan dengan mantan suaminya ibunya Rey.
"Aku tidak akan pernah melepaskan mu!"genggaman erat di tangan Rey yang tidak tahan ingin membalaskan dendam.
Satu keluarga mantan ayahnya di pandang oleh Rey dengan kebencian,Rey akan meminta keadilan untuk memenjarakan ayah tirinya.
Tapi di dalam informasi tersebut mantan ayahnya sama sekali tidak bersalah,dan yang bersalah adalah ibunya Rey karena sudah menjadi pelakor dan takut.
"Akan ku pastikan hidup kalian tidak tenang!"satu kalimat yang keluar dari mulut Rey akan mengubah kehidupan mereka.
Dao juga kesal,ingin melarang Rey untuk berbalas dendam tetapi mereka harus mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.
"Oke mulai!".
__ADS_1
Mulai hari ini Rey akan melakukan balas dendam sendiri untuk menghancurkan kehidupan keluarga mereka, karena satu-satunya orang yang dia sayang sudah meninggal dunia dengan cara tidak wajar, bahkan namanya sudah menjadi jelek di sorotan para warga.