Game World With System

Game World With System
Part 75 : Hukuman bagi Pemimpin


__ADS_3

PART 75


Mosnter tersebut sangat puas melihat Rey yang sudah memasuki angin yang besar tersebut, dia tertawa terbahak-bahak melihat musuhnya masuk ke dalam angin put1ng beliung.


Tapi angin yang dibuatnya semakin lama semakin membesar dan terlihat kilat dan kilatan cahaya yang meneranginya.


"Apa? aku rasa ada yang tidak beres dengan hal ini,"monster Ini baru menyadarinya Tetapi dia sudah terlambat tiba-tiba sebuah pedang muncul dari depannya dan dia terlambat menghindar seketika pedang tersebut menancap ke tubuhnya yang dibarengi beberapa petir.


CTARRRR......


"Kyaaaa........ dasar Manusia bodoh," monster itu berteriak sangat kencang sekali tetapi Apa daya dirinya sudah kalah oleh Rey, akhirnya monster tersebut bisa dikalahkan oleh dan seketika tubuh manusia itu menghilang dalam sekejap menjadi butiran debu.


Monster yang mengerikan itu kini sudah menghilang menjadi butiran debu dan lihatlah sebuah berlian hitam yang terbang mendekati tubuh rey, ternyata ini adalah elemen terakhir yang dicarinya dia tidak perlu bersusah payah Karena dia sudah menghabisinya.


"Hotee!!!"Ling Ling langsung bersorak karena melihat Rey yang berhasil mengalahkan monster itu.


Semua orang juga bersorak atas kemenangan ini namun tiba-tiba sang pemimpin datang dan membuat semua orang menjadi diam dikala keramaian itu.


"Stop!! kenapa kalian senang jika monster itu menghilang bukankah Jika dia menghilang akan ada monster lain yang datang ke sini dan menghancurkan tempat kita? Apakah kalian tidak pernah berpikir dialah yang melindungi kota kita dari serangan bahayanya para monster!"Sang pemimpin berkoar-koar di depan gerbang bersama para masyarakat yang menontonnya.


Rey, yang sudah mendapatkan kekuatan terakhirnya mendekati Sang pemimpin tiba-tiba tanpa banyak pikir dia langsung menampar Sang pemimpin dengan sangat keras.

__ADS_1


Plakkk!!


"Lihat! dia saja berani menamparku Aku yakin dia akan menguasai kota kita dan membuat kalian menjadi budaknya!"ucap Sang pemimpin ingin memprovokasi orang-orang yang ada di sekitarnya untuk membenci Rey.


Namun hal ini tentu saja dibantah oleh Ling Ling, dia langsung memberitahu segalanya yang terjadi di kota ini kepada semuanya.


Untuk membuat sebuah pembuktian akhirnya ling ling meminta sauna menceritakan segalanya.


"Iya, dialah yang membuat kedua orang tuaku dimakan oleh monster tadi, bahkan aku dijadikan budak untuk dilecehkan oleh dirinya, intinya dia sungguh kejam,"ucap salam nama menceritakan kepada semua orang.


Orang-orang yang berada di kota itu ternyata memiliki nasib yang hampir sama dengan sauna, mereka akhirnya sudah memiliki keberanian untuk menghukum sang pemimpin, dulu mereka hanya diam saja karena takut dihukum oleh sang pemimpin yang kejam ini, tetapi kini semuanya sudah terbongkar dan semua yang telah terjadi kepada mereka harus dibayar oleh sang pemimpin.


"Tidak, kalian tidak boleh menghukumku Aku adalah pemimpin kalian jika tidak patuh aku akan....."perkataannya berhenti ketika seorang pria langsung menamparnya lagi dari depan.


Mereka semua langsung membawa Sang pemimpin ke dalam kota mereka untuk dieksekusi, ternyata banyak orang-orang yang sangat membencinya namun tidak berani angkat tangan.


Kini semua orang sudah masuk ke dalam kota dan gerbang dari kota tersebut ditutup.


Sauna dirinya juga merasa puas ketika melihat pemimpin yang hendak dihukum oleh masyarakat yang ada di kota Anema, sauna terharu sekali bahkan Dia sangat berterima kasih kepada Rey sambil menangis.


"Rey,ling Ling ,Zen a...aku.... aku sangat berterima kasih kepada kalian karena atas bantuan kalian semuanya bisa menjadi berubah, aku pikir akan selamanya menjadi seperti ini tetapi ternyata tidak sungguh memang di dunia ini ada keadilan,"Sauna mengatakan hal itu sambil memeluk ling-ling yang ada di sampingnya.

__ADS_1


"Sauna, sudahlah lagi ya sudah tugas semua manusia untuk bekerja sama dan menjaga satu sama lain, apalagi kita sedang dalam keadaan yang seperti ini banyak monster-monster yang mengancam jiwa manusia,"Ling Ling tepuk pundak sauna.


Namun sekali lagi harus dipikirkan jika monster yang melindungi kota ini sudah tiada apa yang harus mereka lakukan? mereka semua berpikir untuk kedepannya.


"Sudahlah, kalian semua tidak perlu khawatir mengenai hal itu sekarang kita harus masuk ke dalam dan menutup pintu gerbang ini,"kata Rey berjalan dengan tubuhnya yang hampir lemas karena sudah mengeluarkan kekuatan yang begitu cukup banyak.


Setelah masuk ke dalam kotak tersebut Rey dan yang lainnya melihat Sang pemimpin yang diikat di sebuah tiang yang di mana orang-orang bisa menontonnya lebih jelas.


"Gimana? Apa yang harus kita lakukan dengan dirinya?"seorang pria berdiri di depan kerumunan orang-orang di samping Sang pemimpin yang telah diikat dan dia meminta saran kepada orang-orang yang ada di sekitarnya, dengan adanya yang keras Dia meminta saran pada yang lainnya.


"Alangkah baiknya hukum dia di dalam sebuah tong yang berisi air setelah itu biarkan saja dia di dalam keadaan terikat, sudah kedinginan dia juga tidak akan bisa bernafas,"kata salah satu wanita yang sangat membenci sang pemimpin itu.


"Bagus juga, tetapi aku ingin melihat Dia menderita lebih Aku menginginkan dia dikupas kulitnya setelah itu kasih dia garam biar dia kapok,"ini juga adalah usulan dari seorang wanita yang memakai pakaian abu-abu dengan cukup kusam.


Lalu sang pria yang ada di tengah-tengah tersebut meminta saran yang lainnya Apakah ada saran yang lebih kejam lagi?.


Di saat itu banyak sekali saran-saran termasuk saran dari seorang wanita yang sangat membenci sang pemimpin, ada yang memintanya dibakar hidup-hidup ada yang memintanya dikubur hidup-hidup ada juga yang memintanya untuk dijadikan peliharaan selama hidupnya bahkan ada yang memintanya untuk dibiarkan begitu saja tanpa makanan.


Dan Ini semua adalah usulan dari semua orang yang ada di sekitar, kemudian sang pria langsung memilih salah satu hukuman untuk sang pemimpin yang di mana sang pemimpin tersebut dikurung di sebuah penjara yang di mana kurungan itu tidak akan ada orang pun yang memberikan makanan kepada sang pemimpin, Jadi mereka semua membiarkan Sang pemimpin menderita selamanya seperti apa yang pernah dirasakan oleh masyarakat.


Semua orang sepakat dengan hukuman tersebut Sang pemimpin yang mendengarnya merasa terkejut dan ketakutan, dia menangis meminta belas kasihan dari semua orang agar tidak menghukumnya seperti itu, namun karena semua orang sudah jijik melihat kepada sang pemimpin akhirnya mereka tidak berani menolongnya bahkan meludahinya karena jijik.

__ADS_1


Rey mulai mendekati pria yang berada di tengah-tengah lingkaran orang-orang, Rey memintanya untuk mencari seorang pemimpin baru untuk mengurusi perkotaan ini.


__ADS_2