Game World With System

Game World With System
Part 83 : Tongkat Jiwa


__ADS_3

PART 83


"Wah...wah wah.... ternyata kamu cukup pintar juga ya agar bisa mengalahkanku kamu membuat tubuh yang sebanding dengan diriku,"kata monster abadi yang ada di hadapannya.


Rey kemudian membesarkan pedang petirnya dan kini pedang petir tersebut seimbang dengan tubuh barunya.


"Hya!".


Monster abadi juga tidak harus meremehkan Rey Karena sekarang memiliki ukuran bentuk yang sama, jadi monster abadi tersebut menjaga dirinya agar tidak dikalahkan oleh Rey.


Rey dengan sangat konsentrasi berada di dalam tubuh raksasa, Dia memegang sebuah pedang besar dengan kilatan-kilatan petir dan bersiap-siap menyuburkan sebuah api ketika menghampiri masa abadi.


Satu langkah dan ayunan tangan dengan pedang petir itu mengenai tubuh monster abadi, monster abadi itu langsung mengelaknya dan membalas serangan dengan pedang miliknya, rupanya pedang yang dimiliki oleh monster abadi adalah pedang yang terbentuk dari tulang-tulang manusia yang diasah menjadi sebuah pedang, sungguh monster yang sangat jahat sekali.


Pedang monster abadi langsung diayunkan dengan cepat dan mengenai tubuh Rey, seketika tubuh yang dibangun oleh Rey terbelah menjadi dua tapi untung saja Rey tidak kenapa-kenapa, sekali lagi dia berkonsentrasi tubuh-tubuh yang terbuat dari tanah itu kembali lagi menjadi robot raksasa.


"Hah, ternyata cuma segitu kekuatanmu Aku akan menghabisimu se segera mungkin,"Rey bangkit Dan Dia mencoba menendang ke arah monsara abadi, Tapi sayangnya mau sarabadi bisa menangkis tendangan tersebut dan melempar tubuh raksasa tanah itu.


Bruakk...


Ctarrh....


Argh.....


"Sial, apa yang harus aku lakukan agar aku bisa membunuhnya,"Rey masih berpikir untuk mencari cara lain, tetapi masalah abadi melangkah menghampirinya dan berniat untuk menghabisinya.


Satu pijakan yang kuat dari motor abadi mengarah ke bagian kepala raksasa tanah yang dibuat oleh Rey, Untung saja Rei menggulingkan kepalanya dan dia berdiri dengan tegak.

__ADS_1


"Huh, ternyata memiliki tubuh yang sangat berat sangat sulit dijalankan,"kata rey harus mengontrol tubuhnya itu juga.


Rey di saat melihat monster abadi hilangnya langsung memutar tubuhnya dan menendangnya sekali lagi dan membuat mosnter abadi terbalik, dia langsung dengan cepat mengeluarkan kekuatan apinya dan menyuburkan api yang begitu dahsyat kepada tubuh monster abadi.


SRAHHHHHH......


Hugh....


Aaaaaaa-'!!!!


Hift....


Rey menyeka air keringatnya dan merasa lega melihat monster abadi Yang terpanggang oleh semburan api, dia cukup menenangkan dirinya ketika bisa mengalahkan monster abadi.


Namun bisa nggak disayangkan monster abadi yang sudah terpanggang dengan gosong kini kembali lagi menjadi bentuk semula yang sangat utuh.


Untuk itu,Rey sekali lagi menggunakan kekuatan angin dan dia menggabungkan dengan beberapa petir sehingga menjadi angin yang sangat dahsyat dan membuat putaran-putaran beliung yang begitu besar , angin yang besar dengan putaran-putaran tersebut menghampiri musabari dan terdengar jeritan jeritan yang sangat keras dari mosnter abadi.


"Aaa!!!!,".


"Aku rasa, dengan kekuatan yang sangat besar ini mungkin dia akan kalah, aku rasa begitu,"kata Rey yang menunggu hasilnya, tetapi hasilnya sangat disayangkan ternyata monster abadi itu bisa kembali lagi dengan utuh dan sehat-sehat saja.


Dengan senyuman seringai dan gigi-gigi yang tajam monster abadi menghampiri rey yang terlihat sangat panik.


"Kenapa? kamu takut ya? kamu tidak bisa melawanku? sudah kubilang tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkanku termasuk dirimu, karena kamu sudah bermain-main dengan diriku maka sekarang giliran aku bermain-main dengan dirimu,"Monster abadi melangkahkan kakinya sambil berbicara Tetapi setelah pembicaranya berhenti langkah kakinya sangat cepat dan berlari menuju ke arah Rey, bahkan dari saja tidak bisa menghindar dan tubuh Rey yang berdiri dengan kaku langsung ditabrak dengan massa abadi sehingga tubuhnya terbanting sangat jauh.


Bruakk.....

__ADS_1


"Arghh....a....aku, Apakah aku akan kalah di sini? bisakah sebuah sistem memberitahuku tentang petunjuk?"ucapnya dengan keadaan yang sangat lemah karena sudah terbanting cukup jauh.


Kini monster abadi itu pun masih menghampirinya dengan cara terbang, dia masih ingin bermain-main dengan Rey, setelah itu menghampirinya dan mendarat di hadapan day dengan, tubuh Rey yang berada di dalam tanah raksasa itu masih terbaring, tetapi masalah abadi langsung mengangkatnya setinggi mungkin dan melemparkannya ke bawah sehingga terjadi guncangan sangat dahsyat sekali melebihi dari gempa meletus gunung.


BRUAKK .....


Rey hanya tersenyum melihat monster abadi yang datang dari atas langit yang jauh ingin menekannya dengan keras, Rey sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi Dia hanya bisa pasrah dan menutupkan kedua matanya dan semua permainan akan berakhir di sini.


Tapi di dalam sebuah lembah gua Para mosnter mereka masih bertarung dengan Zen dan Ling Ling,Ling Ling yang kesakitan di bagian kakinya hanya bisa berlari dan melempar bebatuan setelah itu dia menuju ke arah lainnya hingga dia bertemu dengan sebuah tongkat yang tersimpan di sebuah tempat khusus.


Dia bersembunyi di tempat tersebut dan tiba-tiba ada monster kelabang yang mendatanginya dan ini membuat Ling Ling ketakutan.


Akhirnya karena tidak memiliki senjata Ling Ling mengambil tongkat tersebut dan dia mencoba untuk melawan monster kelabang, dengan sangat keras lilin menggunakan tongkat tersebut dan memukulnya ke arah kelabang itu.


Tapi di sisi lain di luar lahan yang sangat luas monster abadi yang hendak menekan tubuh Rey tidak terjadi karena tubuhnya langsung merasa kesakitan yang begitu dahsyat, justru dia malah terjatuh dan membuat dirinya terbaring karena kesakitan seperti ada tulang-tulang yang patah.


"Argh...kenapa, kenapa tubuhku sakit sekali, Apakah ada orang yang menggunakan tongkatku tanpa seizin ku,"monster abadi ini merasakan sakit yang luar biasa setelah tongkat-tongkat itu digunakan oleh Ling Ling sebagai pemukul.


Rey menyadarinya kalau dirinya tidak mati, Di saat dia bangun dia melihat musuhnya sedang terbaring kesakitan padahal tidak diapa-apain.


"Hah? Apa yang terjadi? Apakah ini bantuan dari para dewa untuk membantuku? Apakah ini hanya lelucon saja dari dia?" Rey Yang penasaran mau mencoba membangkitkan dirinya dan merangkak menghampiri mosnter abadi.


Ya, monster abadi tersebut meraung kesakitan karena tubuhnya seperti tersiksa, dia berteriak sampai keceplosan kalau seluruh kekuatan dan juga tubuh jiwa raganya ada di sebuah tongkat.


"Ouh, aku rasa ada yang menggunakan tongkat itu jadi dia kesakitan,"Rey yang mengetahui hal itu segera memulihkan dirinya dan berlari menuju ke lembah gua keberadaan Ling Ling.


Mosnter abadi seketika tidak merasakan kesakitan lagi karena Ling Ling tidak menggunakan tongkat, jadi mosnter abadi mengejar Rey.

__ADS_1


__ADS_2