Game World With System

Game World With System
Part 48 :Ramalan


__ADS_3

PART 48


Setelah mendapat instruksi dan penjelasan dari link link mengenai kota atau perdesaan di dalam portal dia ingin bersantai di sebuah pohon yang membuat ayunan tidur.


Dengan begitu santai dia membaringkan tubuhnya di sebuah ayunan dan memikirkan sebuah sesuatu, kedua lengannya dia tekukan sebagai beban kepala seolah-olah Dia memiliki masalah yang banyak.


"Ahhhh... enaknya bersantai di sini sama sekali tidak ada tugas"Rey mulai memejamkan matanya untuk beristirahat tetapi kemudian sebuah sistem yang ada di dunia game ini memberitahunya lagi.


[Pemberitahuan Sistem]


[Kekuatan Air Murni : Kekuatan Air ]


Instruksi [orang yang memiliki kekuatan air adalah orang yang bisa mengendalikan air dan juga bisa mengeluarkan air yang ada di tubuhnya]


[Cara agar bisa mengendalikan air hanya bisa berfokus kepada pemikirannya apa yang harus dia lakukan]


Sebuah pemberitahuan dari sistem memberitahunya di depan kepala Rey dan hal itu membuat hari terbangun mengetahui kekuatan dari air murni itu.


"Ehh, ternyata kekuatan aku itu air ya?"Rey menurunkan kedua kakinya untuk duduk dia ingin mencoba kekuatan air yang dia miliki, sesuai instruksi yang harus dilakukan adalah berfokus kepada pemikirannya apa yang akan dia lakukan dengan airnya.


Kemudian dia mulai berfokus mengeluarkan sebuah air dari tangannya, dia memikirkan dengan pemikirannya untuk mengeluarkan air dan membasahi sebuah pohon yang mengikat kedua tali ayunan ini.


Syurrr.....


Brushhhhh.....

__ADS_1


Semprotan yang ada di tangannya mengeluarkan air yang begitu banyak dan membasahi seluruh pohon yang ada di kedua sisi, akhirnya Rey bisa mengendalikan kekuatan air yang ada di tangannya dan menghentikan semprotan air itu.


"Yesshhh..... walau kekuatan air tapi emangnya ini guna untuk apa? masa aku harus menyerang monster-monster itu dengan air?"Rey kembali duduk di ayunannya dan berpikir lagi.


Di saat itu Ling Ling datang menghampiri Rey dia melihat sekitarnya yang basah namun hanya beberapa daerah saja, hal itu menjadi pertanyaan Ling Ling Apakah ada hujan yang mendadak datang begitu saja dan berhenti begitu saja? bahkan air yang membasahi pohon hanya di tempat ayunan saja tidak ada di tempat lain.


Rey mengatakan tadi ada hujan tapi sebentar saja setelah itu tidak ada lagi mungkin hujannya hanya PHP.


"Hahaha, aku baru tahu kalau ada hujan hanya sebagian saja setelah itu berhenti, Kamu dipanggil sama kakekku itu"ini langsung memerintahkan rey untuk pergi ke rumah kakeknya karena ada panggilan.


"Hah? dia memanggilku apa ada keperluan?".


"Dih, udahlah nggak usah jawab itu dipanggil kakeku tahu cepetan penting nah.


Ling Ling dan Rey akhirnya sudah berjalan bersama untuk ke rumah sang kakek, sesampai di sana ternyata selain sang kakek ada pria lainnya berjenggot putih dan ternyata ini adalah tabib atau dokter dari pada zaman sekarang.


"Permisi" Rey yang sangat sopan sekali kepada orang yang lebih tua untuk meminta masuk ke dalam rumah.


Tabib yang melihat kedatangan Rey mengekspresikan wajah yang begitu terkejut karena bisa dibilang ramalan-ramalan yang telah diceritakan oleh leluhurnya benar.


Rey bingung dengan perkataan sang tabib Apa yang dimaksud dengan ramalannya, ternyata ramalan-ramalan yang telah diceritakan oleh ayahnya tabib adalah akan ada seorang pria yang datang ke sini namun dia bukanlah pria biasa, dia datang dengan tangan kosong Tetapi dia bisa membinasakan para monster-monster yang ada di dunia ini.


"Eh? aduh.... Saya tidak mengerti dengan ramalan-ramalan yang anda ceritakan pak"kata Rey dengan sopan.


Sang tabib yang duduk bersebelahan dengan sikap berdiri melihat wajah Rey dengan tatapannya sekaligus, dia tidak bisa menahan rasa yang tidak kita ketahui, sang tabib sekali lagi mengatakan kalau Rey adalah pendekar yang dikirim oleh para dewa.

__ADS_1


"Pendekar?Hahahah..... ada-ada aja loh tabib ini kemarin katanya dia orang terasa dan ditinggalkan dari kota baoking, sekarang sang tadi malah bilang kalau dia adalah pendekar yang bisa melawan monster-monster itu? dari tubuhnya saja Dia sudah kelihatan orang yang lemah Mana Mungkin dia bisa melawanku, eh .... maksud aku mana mungkin dia bisa melawan monster-monster itu, tapi memang benar juga sih Mana Mungkin dia bisa melawanku"Zen dengan penuh kesombongannya memamerkan hal itu dengan kata-kata di depan semua orang.


Ling Ling langsung memintanya diam dan mempersilahkan sang tabib untuk memperjelas Apa yang dimaksud dengan ramalannya itu.


"Tabib, emangnya benar dia adalah orang yang dimaksud ramalan itu? apa tidak ada kesalahan dari sang tabib"tanya Ling Ling.


"Ya, hanya Aku dan ayahku saja yang tahu mengenai ramalan-ramalan itu dan juga sesosok pendekar itu, aku sudah bisa merasakan aura pendekar yang dimaksud itu sekarang juga"Sang tabib menutup matanya mencoba merasakan aura Rey yang ada di depannya itu.


Di saat itu,rey tidak tahu harus berbuat apa-apa dan dia hanya mendengar dari perkataan sang tabib.Untuk memulihkan dunia ini kembali menjadi normal dan menghilangkan para monster-monster sang tabib memberikan sebuah buku yang sangat istimewa dan terlarang dibaca oleh orang-orang biasa, satu hal lagi jika Rey bisa melihat isi buku dari pemberian sang tabib maka memang benar dia adalah pendekar nya.


Sang tabib sengaja membawa buku tersebut ke mana-mana karena tidak ingin hilang dan juga buku itu adalah panutannya dan sangat penting untuk merubah kehidupan manusia.


Rey yang sudah diberikan buku tersebut mulai membukanya dari beberapa lembar, dia memang bisa melihat lembaran-lembaran kertas itu.


"Iya tabib, saya bisa melihat tulisan-tulisan dan juga gambar dari buku ini"Rey kaget sambil menyentuh buku yang dipegangnya.


Ling Ling yang merasa penasaran segera melihat buku yang dipegang Rey dia ingin melihat isi buku tersebut juga.Namun Ling Ling tidak bisa melihat apa yang ada di dalam buku tersebut dan membuat dirinya percaya kalau Rey adalah seorang pendekar yang dikirim oleh para dewa.


"Halah!!!! lagian Ya mana mungkin dia pendekar bisa saja dia pura-pura bisa melihat dari buku itu"Zen terus saja memotong pembicaraan itu dan mematahkan suasana.


Agar semuanya menjadi jelas sang tabib meminta Rey untuk mengatakan apa yang dia lihat dari buku tersebut.


"Emmmm, di sini Saya melihat ada orang yang menggunakan kekuatan api ada juga yang menggunakan air terus di sebelahnya juga angin bahkan ada juga kekuatan petir dan masih banyak lainnya yang bisa Saya baca"kata Rey.


Sudah jelas, sang tabib mengatakan kalau dia adalah pendekar yang dikirimkan para dewa,dengan rasa bahagia maka mereka akan melakukan sebuah ritual.

__ADS_1


__ADS_2