Game World With System

Game World With System
Part 124 : Pengendalian Kota


__ADS_3

PART 124


Rey setelah mendapatkan telepon dari sahabatnya untuk menebus uang senilai 100 juta dia berpikir-pikir kembali lagi menuju ke dalam kamar permainan game yang di mana tempat itu adalah tempat milik pribadinya.


Dengan cepat dia mengambil sebuah chip yang di mana Chip itu adalah lokasi dan kota yang dia tempati saat ini dan terhubunglah dengan sebuah komputer untuk itu menunggu beberapa waktu yang lama di ia akan menelpon kembali lagi pada penjahat yang menculik sahabatnya.


"Oke, Aku tahu aku bisa mengendalikan kota ini maka dari itu juga aku bisa mengetahui Di mana dia berada dan juga bisa mengendalikannya, " pikir Rey.


Setelah menunggu dengan beberapa waktu yang lama agar tidak dicurigai Rey kembali lagi menelpon sahabatnya.


"Halo, halo, ini aku sudah mengambil uang senilai Rp100 juta dan aku harus pergi ke mana Tolong kirim alamatnya segera, " kata Rey dengan nada yang terlihat panik.


"Oke, Aku percaya kepadamu tapi ingat jangan pernah memberitahu siapapun apalagi polisi maka dia akan menjadi taruhannya, " kata penjahit itu yang masih mengancamnya untuk menakut-nakuti.


"Ba... baik, " Setelah telepon dimatikan maka lokasi keberadaan mereka Langsung diberitahu.


Di lokasi mereka.


"Hahaha, ternyata teman tampanmu itu sangat bodoh ya karena mentang-mentang dia sangat kaya raya maka uang 100 juta tidak ada nilai baginya, "ucap ane gadis tadi sambil duduk dekat Dao.


Dao yang di tutup mulutnya dengan kain tidak bisa apa-apa.


" Yah, Baguslah kalau bodoh Jika dia sudah memberikan uang 100 juta itu bila perlu kita minta tambahan lagi, "kata bos nya.


" Yap, kelihatannya mereka berdua sangat bodoh sama seperti dia yang sangat bodoh sekali, "ane menujuk Dao yang membuatnya merasa sangat sakit hati dikhianati oleh orang yang dia sukai.


Rey sebenarnya tidak pergi kemana-mana dan tidak memegang uang senilai Rp100 juta dia masih berada di dalam kamarnya, dan setelah mendapatkan alamat itu bergegas mencarinya di sebuah komputer khusus.


"Yap ketemu, " Rey sudah mendapatkan alamatnya dan mengetahui dia berada di sebuah apartemen lama yang tidak dihuni dan juga jauh dari perkotaan yang lainnya.

__ADS_1


Rey tersenyum puas, tidak sia-sia dia bermain di dalam game dan mendapatkan kota yang bisa dia kendalikan maka saat ini juga dia akan mudah untuk melewati para penjahat.


"Okeehh...... semuanya akan berjalan lancar dan tidak akan pernah aku sia-siakan, " Rey mengambil mos, dia juga melihat beberapa anggota dan sekelompok orang jahat mengelilingi sahabatnya di ruangan gelap itu dan semua kegiatan di sana terlihat di dalam komputer Rey.


Rey puas, dia mulai mengotak atik,bagaimana dia bisa membebaskan Dao tanpa harus ke sana.


"Emmh..... tempat ini bisa aku kendalikan tetapi Apakah aku bisa memasukkan seseorang saja ke dalam sana? " Pikir Rey.


Dan setelah mencoba beberapa kali dia tidak tahu bagaimana caranya sehingga waktu yang cukup lama terus ditelepon oleh si penjahat.


Ketika waktu yang berdasarkan akhirnya Rai mengetahui bagaimana cara agar bisa memasuki komputer itu, Rey kini bisa memasuki dunianya sendiri dengan menggunakan Game, ada seorang pria yang masuk ke dalam komputernya dan pria itu dimainkan oleh Rey di dalam kamar.


Pria tersebut adalah Rey yang di mana sendiri dimainkan oleh Rey yang asli.


Rey kini masuk, dia tiba-tiba sudah berada di depan pintu gerbang yang dijaga ketat oleh para penjahat itu, untuk itu dia juga membawa selembar cek 100 juta.


Di dalam percakapan, para penjahat itu langsung menahan Rey dan mengatakan apa yang dia lakukan masuk ke dalam tempat itu.


Maka, dengan mudah dia bisa memasuki area tempat tersebut dan komputer itu seperti sebuah CCTV yang bisa memantau mereka semua,dan juga yang sangat mudah adalah dengan Animasi Rey bisa masuk ke dalam sana dan memerankan dirinya sendiri padahal yang aslinya sedang berada di dalam kamar.


Rey baru saja bertemu dengan kedua penjaga, kini Rey melihat dari komputer kalau ada dua orang pria lagi yang membawa senjata akan mendekatinya untuk menjemput dia.


"Wowhh.... keren, " Rey tersenyum lebar.


Jadi Rey sudah dijemput bawahannya dan dia melangkahkan kaki tanpa membawa senjata apapun sehingga terlihat aman dan tidak dicurigai oleh para penjahat itu.


Karena suasana yang begitu gelap Dia terus dibuntuti dan dijaga dari belakang.


Dan kini sudah sampai di hadapan nya Dao.

__ADS_1


Sang bos pria botak, melihat kedatangan Rey sendirian langsung bertepuk tangan dan mengatakan kalau rey adalah pria yang pemberani dan tidak membawa siapapun.


"Wah wah wah..... ternyata kamu memang Lelaki Sejati berani sekali ya kamu datang sendirian, cukup apresiasi untuk dirimu dan Apakah kamu membawa sesuatu yang aku inginkan? " kata Pria botak itu mendekati Rey.


"Ya saya bawa, " Rey yang di dalam komputer itu mengatakan dan mengeluarkan sebuah cek senilai 100 juta untuk mereka.


Langsung saja, mereka semua yang berada di ruangan itu terkejut dan tidak pernah mendapatkan uang sebanyak ini dari orang lain.


"Sudah? aku sudah membawakan apa yang kamu mau tetapi Tolong berikan sahabatku kepadaku, Anggap saja aku hanya memberi sebuah makanan kepada pengemis saja, " kata Rey dengan nada datar dan dingin.


Sang bos merasa terhina sekali dari perkataan itu dia terlihat murka dan marah meminta anak buahnya untuk mencengkram kedua lengan Ray.


"Cepat! pegang dia! dia tidak ada siapa-siapa di sini akan Aku pastikan aku akan mengambil semua harta yang kamu punya! " kata bos botak itu.


"Yah yah yah, kalau kamu memang menginginkan hartaku maka Ambillah sebisamu kalau tidak bisa maka Jangan pernah salahkanku, " kata Rey.


Lalu para anak anak buahnya langsung menyergap dan memegangnya dengan sangat kuat.


"Yah aku tau, kamu memang adalah anak yang kaya raya dan tidak bisa menandingi siapapun tetapi kini kamu sudah berada di kurungan singa dan tidak bisa keluar, sekarang cepat Serahkan semua hartamu kepadaku jika tidak nyawamu akan mati! !! " Kata bos botak.


"Kalau gak? kenapa? ".


" Kalau gak, kamu mati! ".


Dao ingin sekali berteriak dan meminta mereka dilepaskan karena sudah memberikan uang senilai 100 juta itu, Tetapi dia tidak berdaya karena terikat dengan kuat dan juga mulut yang tertutup.


Rey langsung meludahi Bos botak, dan bos botak itu mengelap ludah yang basah dari pipinya kemudian mengeluarkan sebilah pisau kecil untuk menyakiti Rey.


Srett...!

__ADS_1


Satu pisau mengenai bibir dan membuatnya terluka sangat parah dan darah mulai bercucuran, dao berteriak histeris, tapi rey, dia masih saja terdiam dingin dan tidak mengeluarkan reaksi apapun padahal yang aslinya dia berada di dalam kamar.


Luka yang berada di pipi yaitu seketika menghilang dan menjadi mulus kembali.


__ADS_2