Game World With System

Game World With System
Part 42 : Permata Dunia


__ADS_3

PART 42


Rey yang berada di sebelahnya dan dikelilingi orang-orang di perdesaan kecil ini langsung mengelak dan mengatakan kalau masalah ini tidak perlu dibawa ke pengadilan dan penghukuman yang begitu berat karena itu hanyalah sebuah tomat yang biasa saja dan tidak terlalu mahal.


PLAKKKK


Sang kepala desa langsung memukul meja yang ada di depannya menggunakan sebuah kayu dia langsung mengatakan kepada Rey kalau tanaman-tanaman yang ada di kota kecil ini sangatlah berharga melebihi harga emas, tanaman bahkan perkebunan yang ada di kota ini adalah kelangsungan bagi kehidupan mereka dan jika tanaman-tanaman di sini hilang maka ekosistemnya akan hancur apalagi sekarang mereka sedang mengalami musibah dan kesulitan.


"Hah? apa maksudnya? menanam hal itu sangat mudah sekali jadi tidak perlu berkata seperti itu"ucap Rey.


Sang wanita yang ada di sebelahnya merasa kesal mendengar omongan dari Rey yang menyepelekan tentang tanaman yang ada di perkotaan kecil ini.


"Hey nak, jika kau tidak ada nasi maka kau tidak akan bisa makan, jika kau tidak ada nutrisi maka kau juga akan mengurangi kesehatan, Apakah kau tidak tahu sekarang di sini kita lagi kritis, bahkan kita kekurangan makanan sedangkan kau enaknya mencuri-curi, di sini kami bersama-sama selalu menjaga tanaman dan perkebunan kami agar tidak mati tahu!!"sang wanita dengan emosinya melampiaskan kepada Rey yang tidak tahu apa-apa.


"Hah?"Rey semakin bingung dibuat oleh sang wanita tersebut dengan perkataannya.


Sang kepala desa sekali lagi memukul kayunya dan mengatakan kepada semua orang untuk diam karena Rey sudah berani mencuri tanaman yang sangat berharga di kota kecil ini maka sebagai hukumannya dia harus dipenggal kepala.

__ADS_1


"APA!!!! KALIAN SEMUA GILA YA CUMAN KARENA TANAMAN GITU DOANG AKU HARUS MATI DIPENGGAL??? INI DESA APA SIH HARUS HUKUMANNYA SEGINI??? POKOKNYA AKU TIDAK TERIMA KALAU AKU DIPENGGAL CUMAN KARENA HAL SEPELE SEPERTI INI!!"Rey jelas-jelas langsung memberontak apalagi dia mendengar kalau dirinya akan dipenggal.


Orang-orang yang ada di sekitarnya saling membisiki tentang orang yang tidak patuh terhadap aturan bahkan sudah berani mencuri makanan yang ada di desa ini.


"Kau, emangnya kau dari mana kenapa kau tidak tahu tentang aturan kami?"ucap sang kepala desa bertanya kepada Rey.


"Aku.... Aku sebenarnya dari desa lain sedang mengembara tetapi tidak sengaja aku menemukan tanaman itu jadi aku memetiknya, Aku tidak tahu kalau tanaman itu sangat berharga, Aku mohon jangan hukum aku dan kenapa kalian tidak menanam lebih banyak lagi? setelah itu kalian tidak akan kekurangan makanan? mudah kan"Rey memberi usulan kepada yang lainnya yang ada di sekitar pengadilan kepala desa.


Mereka semua langsung menggelekan kepala seolah-olah Rey ini seperti anak yang bodoh tidak tahu apa-apa, sudah dijelaskan dari tadi Kalau tempat ini sudah kehilangan permata karena diambil oleh monster sehingga tanaman-tanaman yang ada di sini menjadi kurang subur bahkan hewan-hewan banyak mati karena hilangnya permata dunia yang disimpan.


Di saat itu para petugas dan penjaga yang lainnya bersiap untuk mengambil sebuah kapak dan pengikat tali yang sangat kuat untuk segera menghukum meraih dan memenggal kepalanya.


"Etttts..... Aku mohon jangan penggal kepalaku dan....Dann....Dann..... aku akan mengambil permata dunia itu dan membuat dunia ini menjadi tentram lagi, Aku berjanji akan mengambil permata di dunia itu dan mengembalikan tanaman-tanaman dan kesuburan yang ada di kota ini"kata Rey berkata kepada kepala desa yang ada di depannya.


Orang-orang yang berada di keliling mengelilingire hanya tertawa dan mengatakan kalau Rey sangat bodoh, sang kepala desa juga berdiri dan tidak bisa menahan tawanya dia menjelaskan kalau sudah ada beberapa orang yang berniat mencari permata dunia itu tetapi dia telah dibunuh oleh beberapa monster yang jahat.


Kepala desa mengatakan kalau kota ini sudah dilindungi oleh beberapa jimat yang telah diturunkan oleh para dewa sehingga monster-monster itu sangat sulit untuk memasuki tempat ini, tetapi permata dunia tersebut hilang padahal tidak ada monster yang bisa masuk ke sini.

__ADS_1


"Ouhh.... jadi sudah ada orang-orang yang berniat mengambil permatanya kembali tetapi tidak ada yang berhasil????? kalau begitu kasih kesempatan untuk aku buat ngambil permata itu"kata Rey dengan senang hati.


"Cih, kalau kamu aku lepaskan kamu akan kabur dan tidak akan menjamin untuk mengambil permata dunia tersebut"sang kepala desa sangat tidak percaya dengan omongan Rey.


Namun Rey semakin pintar dan semakin cerdik ketika berada di dunia game,dia langsung menjelaskan Jika dia bisa mengambilkan permata dunia maka semuanya akan kembali normal tetapi ketika dia pergi dari tempat ini bisa saja dia dibunuh oleh beberapa monster yang ada di luar, bahkan jika Rei kabut dari tempat ini mungkin dia akan terbunuh oleh monster dan itu sama saja dia dengan bunuh diri.


Jadi, semuanya ada untungnya dan tidak ada kerugian bagi kepala desa dan orang-orang yang ada di desa ini.


Mereka yang ada di pengadilan ini mulai setuju dengan yang disyaratkan oleh Rey, Mereka mengganggu dan mengatakan kalau itu tidak keberatan.


"Baik, Jika kamu bisa mengambil permata dunia tersebut apapun yang kamu inginkan akan saya berikan kepada kamu, tetapi aku sama sekali tidak yakin kepada dirimu kalau kamu bisa mengambil permata dunia itu"sang kepala desa setelah mengatakan hal itu langsung berbalik arah dan meninggalkan pengadilan tersebut dan memerintahkan kepada pengawal-pengawal yang lainnya untuk segera membawa Rey keluar dari perisai desa ini.


Jadi, kali ini Rey memiliki sebuah misi yaitu mengambil permata dunia yang diambil oleh monster-monster, dia sudah berada di sebuah tempat dan dijaga oleh pengawal agar tidak kabur, tetapi Rey mulai berpikir jika monster tidak bisa ke sini mungkin ada orang dalam yang mengambil permata dunia tersebut lalu diberikan kepada monster yang ada di luar.


Kota kecil ini sekarang lagi membutuhkan seorang pahlawan untuk mengembalikan dunianya menjadi kembali.


Di saat itu,Rey hanya bisa terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa-apa, kemudian ada seorang kakek tua berdiri di sampingnya melihat arah yang sedang duduk untuk bersiap-siap pergi, sang kakek tua sudah terlihat merasa kasihan kepada Rey jadi dia memberikan pedang yang dibuat oleh dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2