
PART 112
Setelah mendapatkan sebuah sistem permainan game dunia yang nyata dia akhirnya telah menjadi orang kaya raya dan juga sikapnya yang menjadi lebih baik, walaupun dia sudah kaya raya tetapi dia masih merendahkan dirinya di depan orang-orang tidak seperti orang kaya lainnya ingin menyombongkan dirinya.
Rey sudah memesan 37 pembantu untuk mengurusi rumahnya, orang-orang yang sudah berdatangan kini akan melakukan tugasnya masing-masing, sehingga rumah dia yang dulunya sepi dan dingin kayaknya merasa hangat sekali dan ramai.
Ia memang benar kini semuanya sudah nyaman, tidak ada kesunyian lagi ya saat tadi ada hal yang membuat Rey menjadi sangat marah telah melihatnya.
Ia Bangun ndak di tempat tidurnya karena mendapat panggil dari pembantu yang sudah membuat makanan.
Tok...tok...tok....
"Tuan, sarapannya sudah siap, jika ingin makan silakan turun saja,"ucap pembantu wanita yang tidak berani memasuki kamar Rey, sehingga dia hanya bisa mengatur pintunya dan berteriak dengan nada tinggi.
"Aghh....hoammmm,iya bi,"sambil menggeliat bangun dari tempat tidurnya.
Padahal sebenarnya masih pagi Tetapi setelah mendapatkan pembantu dia bangun agar lebih cepat, kemudian dengan setengah sadar Dia menuju ke kamar mandi untuk mencuci muka.
Seperti biasa menggosok gigi dan mengelompokkan dengan handuk kering.
Rey akan memulai hidup barunya lagi, dengan langkah yang pasti dia menuju ke jendela dan membukanya.
Cekelkekkkkk.....
Seketika jendela terbuka sangat lebar, pemandangan yang berada di luar terlihat sangat jelas dari kamar Rey, tidak lupa untuk permulaan dia menghirup udara yang begitu segar.
Ternyata bisa dia bangun udah ada orang yang membantu merawat tanaman-tanaman bagus di depan rumahnya,Rey sungguh senang sekali melihat para pembantu yang berada di bawah Dia tidak lupa tersenyum dan menyapanya dari atas walau dia harus berteriak seperti kekanak-kanakan.
"Pagi pak,pagi bi....!!"Rey berteriak melambaikan tangan di atas dalam kamarnya.
Lalu pembantu yang berada di bawah langsung membalas lambaian itu sambil bertugas.
__ADS_1
Memang jika seperti ini rey tidak perlu khawatir lagi, diadakan perasaan yang begitu bahagia manusia mudah untuk sarapan, dan jalan menuju dapur melewati kamar permainan game,di saat itu Rey memang sudah melewati kamar game tetapi ada sesuatu hal yang membuat dia berbalik arah lagi.
"Loh, bukannya kemarin sudah aku tutup ya kemarin sudah aku kunci juga kalau nggak salah? masa sih pembantu itu yang membuka kamar ini?"Pikir Rey bingung,tapi bisa saja para pembantunya yang membuka kamar ini untuk dibersihkan.
Di saat itu Rey melihat seorang wanita yang sedang sedang bersih-bersih di sebelahnya yang cukup dekat,Rey kemudian mendekati memberitahu wanita itu untuk tidak membersihkan kamar ini lagi, biarkan saja kemarin yang kosong karena ini khusus dia bermain game.
"Maaf tuan, tetapi saya tidak membuka kamar itu apalagi membersihkannya, dari tadi saya di luar tidak ada yang berani masuk ke kamar untuk dibersihkan sebelum meminta izin kepada pemilik rumah,"jawaban itu sambil memegang sebuah kemonceng dan sapu.
"Loh, terus ini siapa yang membuka kamarnya?".
"Maaf tuan, tetapi saya benar-benar tidak tahu dan saya tidak membukanya, lagian dari tadi yang ada di sini cuman saya tidak ada yang lain,"jawab pembantu itu yang hampir ketakutan.
"Oke baiklah, lanjutkan lagi mungkin saya salah ingat,"Rey masih mengingat-ingat kejadian kemarin bukannya dia sudah mengunci pintu kamar ini, dan kunci kamar ini juga berada di kamar yang satunya.
Rey ingin menutup kamar itu kembali dengan perlahan, tetapi apa yang jadi hati tidak membuatnya senang.
"Hah?aaa...apa? nggak mungkin bukannya semua DVD yang Aku punya sudah aku bakar?"Rey akhirnya membuka pintu kamarnya selebar mungkin melihat seisi ruangan.
"Gak! nggak mungkin bukannya aku sudah membuangnya?"Rey dengan tergesa-gesa dan tidak percaya langsung melihat ke dalam.
Pembantu wanita tadi melihat Rey yang begitu panik, jadi dia langsung menghampirinya dan bertanya tentang keadaan Rey.
"Tuan, apa yang terjadi Tuan? Apakah ada barang yang hilang atau sesuatu yang rusak?"tanya pembantu juga yang mulai Panik karena Rey.
"Gini, kemarin saya sudah membakar semua game yang saya punya tetapi kenapa tiba-tiba ada lagi di sini?"Rey masih tidak percaya dengan semua kenyataan yang dia lihat, karena dia berpikir ini adalah mimpi maka dia langsung menambar dirinya sekali hingga dua kali.
PLAKK....PLAKK....
"Tuan,tuann....stop, Apa yang anda lakukan Tuan,"pembantu itu mencoba untuk menghentikan tingkah laku dari Rey.
"Ini,ini mimpikan? Aku sedang berada di dalam mimpi kan?"Tanya Rey.
__ADS_1
"Maaf tuan,ini kenyataan,apa yang terjadi?"Tanya pembantu itu.
Rey pasrah, dia hanya menyandarkan dirinya di samping kursi kemudian duduk melamun.
"Tidak papa, lanjut saja bersih-bersihya,"Rey perintahkan pembantu itu untuk melakukan tugasnya seolah-olah Dia tidak memiliki masalah.
Atas perintah dari atasan pembantu itu pergi dan melanjutkan bersih-bersihnya.
Rey langsung menelepon sahabat ya Dao,dia yang masih berada di kamar game terus menelpon sahabatnya namun tidak ada jawaban sama sekali.
Tuttt...tuttt...tuttt....
Tetap saja tidak ada jawaban dari sahabat yang membuatmu semakin cemas, desa situ juga tiba-tiba seorang pria yang di mana dia adalah pembantunya memanggilnya dan mengatakan kalau rey mendapatkan sebuah paket.
"Ya! saya akan segera turun ke bawah"Sahut Rey.
Rey dengan langkahnya cepat bergegas turun ke bawah, dan seorang pembantu laki-laki memegang kotak hitam kecil.
"Tuan ini ada paket dari seseorang, tetapi tidak tahu ini paket dari siapa, satpam sendiri yang mendapatkan nya,dan ini adalah paket misterius,"pembantu pria tersebut memberikan paketnya lalu meninggalkannya tidak mengurusi hal tersebut.
Rey yang sudah menerima paket tersebut kembali ke ruang TV,dia terlihat familiar dengan kotak yang dia pegang tersebut.
"Ini, bukankah kotak ini adalah kotak misterius yang berisi cek uang?"pikir Rey yang masih melihat-lihat ke pada kotak itu.
Kotak hitam ini langsung dia simpan di atas meja sambil dia lihat, apakah dia harus membukanya sekarang atau tidak.Namun Jika dia terus membukanya bisa saja kotak ini berbahaya sekali, tetapi jika tidak dibuka maka bisa saja kotak ini sangat penting.
"Sudahlah,"dengan keberaniannya dia akhirnya mengambil kotak tersebut dan membukanya secara perlahan.
SREKKKK .....
Tippp....
__ADS_1
Dan ternyata ada sebuah kertas yang berisi tulisan.