Game World With System

Game World With System
Part 57: Mosnter Larva


__ADS_3

PART 57


Mereka yang bersembunyi di rawa-rawa lumpur kini telah berhasil menghindari monster burung tersebut, namun karena mereka bersembunyi di sebuah lumpur jadi pakaian mereka menjadi kotor.


"Aduh, ini kenapa baju aku jadi kotor banget, eh ayo kita pergi cari air Aku mau bersihin dulu nih bajuku bau rasanya"kata Ling Ling memintanya untuk segera bergegas mencari sebuah mata air.


Rey tidak perlu bersusah payah untuk mencari air karena dia memiliki kemampuan elemen air jadi dia dengan konsentrasi mengeluarkan air di tangannya dan membuat sebuah pancuran yang bisa membersihkan seluruh tubuh mereka dari lumpur tersebut.


"Nah, gitu dong dari tadi kan enak"kata Ling Ling setelah membersihkan seluruh tubuhnya dari kotoran.


Mereka kini sudah membersihkan diri dari lumpur tetapi mereka juga harus melanjutkan perjalanannya dalam keadaan pakaian yang begitu basah, untuk membuat pakaian yang menjadi lebih kering lagi lini mencari dedaunan dan mengipasi dirinya sambil melanjutkan perjalanannya, tetapi Rey jangan pakaian basah hanya bisa memerasnya kemudian memakainya kembali.


Zen, dia sama sekali tidak melakukan apapun dan tetap memakai pakaian itu ketika melanjutkan misinya lagi, mereka pada ribut dengan pakaian bahasa malaikat sendiri tetapi mereka tidak sadar ternyata gunung yang mereka cari hampir saja dekat.


Ketika dengan perjalanan yang cukup jauh tidak terasa pakaian mereka sudah menjadi kering terkena cahaya matahari, setelah itu mereka melihat gunung-gunung yang menjulang sangat tinggi di atas dan mengatakan kalau ini adalah gunung yang mereka cari.


Rey untuk memastikan dengan hal tersebut jadi dia membuka bukunya kembali dan melihat sebuah Kompas dan ternyata gunung-gunung yang dia cari benar gunung yang berada di depannya.


"Iya, yang dimaksud dari buku ini memang ini gunungnya"Kata Rey.

__ADS_1


Rey melihat ke depan dan gunung tersebut menjulang sangat tinggi tetapi dia tidak tahu bagaimana dia bisa naik ke atas, memang dia bisa menggunakan kekuatan tanah seperti tadi dan membuatnya ke atas lagi tetapi yang dia pikirkan adalah dia takut membangunkan monster yang berada di gunung tersebut dan membahayakan kedua temannya lagi seperti tadi.


"Ling Ling ,Zen... maafkan aku tetapi aku memintamu untuk tinggal di bawah terlebih dahulu karena aku tidak ingin membahayakan nyawa kalian, biarkan aku menanganinya sendiri aku yakin aku pasti bisa kok"Kata Rey kepada mereka berdua yang sudah bersiap untuk naik ke atas gunung.


"Gak!! aku tak tetap akan ikut denganmu Mana mungkin aku meninggalkanmu sendiri karena kita ini satu tim dan bertugas menyelesaikan misi untuk menyelamatkan dunia! bagaimanapun juga kita harus bersama untuk menyelesaikannya Jangan sampai kita berpisah"Ling Ling tetap saja dengan pendiriannya tidak ingin berpisah dengan Rey dan harus bersama-sama untuk menjalankan misi itu.


Zen, dianya mengikuti calon istrinya Ling Ling apa yang akan dilakukan maka dia akan mengikutinya, Jadi mereka bertiga baru sepakat akan pergi ke atas gunung secara bersamaan, namun mereka tidak ingin membawa menurunkan monster yang berada di gunung tersebut karena sangat berbahaya.


Mereka mulai naik ke atas gunung dengan kekuatan mereka masing-masing, walaupun mereka kelelahan tetapi mereka masih bertekad untuk naik ke atas.


Dan menaiki sebuah gunung yang seperti ini bukanlah tantangan yang sangat mudah mereka juga bisa memakan waktu yang cukup lama, jadi ketika kehausan maka dengan kekuatan air rey bisa mengeluarkan air sehingga mereka bisa minum dengan bebas.


Mereka sudah berhasil naik ke atas gunung dan ternyata hawa yang berada di atas gunung cukup panas karena ketika mereka naik ke atas paling puncak melihat sebuah lingkaran yang dipenuhi dengan larva yang sangat panas, larva larva ini ternyata adalah tempat tinggal monster tersebut.


"Ouh iya, kita harus memancingnya agar monster tersebut keluar jika monster itu di bawah maka kita tidak bisa melakukan apa-apa"Kata Ling Ling yang berkeringat tidak bisa menahan hawa panas dari gunung itu.


"Oke, biarkan aku mencoba untuk memancing monster itu"Rey kemudian berkonsentrasi lagi di depan dia menggunakan kekuatan elemen tanah dan menggulingkan sebuah tanah yang cukup besar ke dalam larva pegunungan itu.


HAPP.....

__ADS_1


Di saat bola tanah yang besar jatuh ke dalam larva pegunungan tiba-tiba sebuah mulut yang besar menganga dan melahap bola tanah tersebut.


"Woowhh.....keren "Zen pun hanya bisa memandanginya dari kejauhan.


Dan monster tersebut tidak keluar sama sekali bahkan tidak terpancing jadi untuk memancingnya Rey menggunakan sebuah bola yang cukup besar agar bisa memenuhi tempat larva tersebut.


"Zen.... tolong lindungi link agar dia tidak kenapa-napa"kata Rey yang sudah bersiap-siap ingin menjatuhkan bola tanah ke dalam larva pegunungan itu.


Jadi sebelum membuat bola yang begitu besar Rey jangan kekuatannya meninggikan tanah-tanah yang berada di bawah dengan menjulang yang sangat tinggi dan setara dengan pegunungan yang mereka pijak, Rey meminta kode temannya untuk berlari menjauh karena takut terkena cipratan dari larva pegunungan ini.


Kini mereka berdua berlari sangat jauh dengan tanah-tanah yang menjulang sangat tinggi, terapi di saat mereka berlari cukup jauh bola yang sudah dibuat oleh Rey akan dijatuhkan ke dalam larva tersebut namun sebelum bola tersebut jatuh ternyata ada kedua capit yang sangat besar menahan bola tersebut agar tidak terkena larva pegunungan.


Kini bola yang sangat besar itu dilemparkan kembali oleh monster yang berada di larva pegunungan, bola tersebut langsung jatuh ke tanah dan membuat getaran yang begitu hebat.Tanah yang sangat besar itu menjadi buyar seolah-olah seperti ada longsor Yang terjadi.


Kini monster yang berada di larva pegunungan itu menjadi marah dan mengeluarkan capit-capit besarnya bahkan tidak tahu monster apa yang berada di dalam larva itu, dan terlihat sepasang mata yang ternyata itu adalah monster kepiting merah, monster kepiting merah itu memiliki capit yang begitu panjang dan juga tajam.


Monster kepiting sangat marah sekali telah diganggu oleh manusia dan rumahnya pun akan dihancurkan oleh Rey, maka dari itu dia menggunakan capit dan kaki-kakinya yang banyak memanjat sebuah jurang .


Monster tersebut ternyata adalah kepiting tetapi dari bentuk tubuhnya berbeda sekali karena memiliki warna yang cukup merah pekat dan juga tubuhnya yang besar dan tajam.

__ADS_1


"Kau! berani-beraninya kau mengusik tempat tinggalku!"monster kepiting tersebut mulai naik dari dalam larva dan ke atas menghadap Rey.


__ADS_2