Game World With System

Game World With System
Part 55: Monster Burung tengkorak


__ADS_3

PART 55


Mereka yang akan mengalami hari yang malam mulai menjadi sebuah pohon dan mencari kenyamanan untuk tempat tidur, Rey mulai mengambil tali tali yang merambat di bagian pohon-pohon dan membuat sebuah bentuk ayunan sehingga dirinya bisa tertidur dengan nyaman.


"Wahh..... aku juga buatin dong"pinta Ling Ling.


"Oke".


Jadi mereka berdua mulai membuat ayunan agar bisa tertidur dengan nyenyak tetapi tidak dengan Zen dengan keegoisannya dia sama sekali tidak meminta bantuannya hanya tertidur di sebuah dahan kayu dengan keadaan terikat.


Singkat waktu....


"Ayo...... ayo semangat kita harus melanjutkan perjalanan kita lagi!"Ling Ling sudah siap-siap dan turun dari ayunannya, agar tubuhnya terasa bugar dia mulai berolahraga meregangkan seluruh tubuhnya di bawah.


"Wah..... ternyata dirimu selalu bangun terlebih dahulu ya, andai Aku tidak mendengar suaramu mungkin aku tidak akan bangun-bangun sampai siang"kata Rey menggeliat di ayunan buatannya.


Di saat Rey dan Zen turun dari daun pohon sebuah monster yang terbang datang menghampiri mereka dan menangkap Ling Ling.


"Reyyyyy...!!!!!!!!!"teriak Ling Ling yang dibawa oleh monster burung tersebut.


Monster burung itu memiliki Tubuh seperti manusia, Dia memiliki sayap yang begitu lebar seperti kerangka tengkorak, dan juga kedua tangannya, kedua kaki mosnter itu mencapit tubuh Ling Ling dan membawa terbang ke atas entah ke mana.

__ADS_1


Rey mencoba menyelamatkannya dengan kekuatan air namun sayangnya dia kalah kecepatan dari burung monster itu, masa burung itu sudah terbang terlalu jauh sehingga dia tidak bisa berbuat apa-apa.


"Ling Ling!!! calon istriku!!"Zen juga berteriak kehilangan Ling Ling, tetapi kedatangan monster itu disalahkan kepada Rey yang tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menolongnya dengan kedua kekuatan yang dia miliki.


Namun Rey tidak bisa berdebat lagi dengan sesama temannya dia langsung meminta Zen untuk segera berlari dan mengejar ke arah Ling Ling di bawa, dan master burung itu masih membawa Ling Ling dengan kedua kakinya, sedangkan di bawah mereka berdua masih berlari mencoba mengajar ke mana Ling Ling di bawa.


Kemudian, karena karena tubuh mereka yang begitu kecil terhalang dengan dedaunan dan pepohonan yang tumbuh di sekitarnya sehingga tidak tahu ke arah mana Ling Ling pergi, dengan begitu cepat Rai menggunakan kekuatan tanahnya untuk membuat beberapa tumpukan tanah sehingga menonjol ke atas dan membuat tangga-tangga dari tanah.


Dia segera menaiki tanah-tanah yang telah dibuatnya dan dia berada di puncak tanah yang bisa melihat ke segala arah, dan dia bisa melihat Ling Ling di bawah monster burung itu ke sebuah bukit yang sangat tinggi sekali, Jadi mari kita tahu kalau Ling Ling ada di sana.


Setelah melihat keberadaan Ling Ling Rey kembali turun dan meminta Zen untuk mengikutinya menyelamatkan Ling Ling.


"Akh..... terserah kamu kalau memang mau menyelamatkan dia, intinya Jika terjadi apa-apa dengan diam maka kamu yang akan aku salahkan!!"Zen masih saja marah walau dalam keadaan yang sangat tegang seperti ini.


Srekkk....'


Srekkk...'


Hyaa.....'


Kedua pria tersebut berusaha untuk menuju ke sebuah pegunungan melewati tempat yang cukup menakutkan, di sisi lain Ling Ling yang dibawa monster burung itu ditempatkan di sebuah sarang, dan sarang monster burung itu berada di atas pegunungan yang ada sebuah gua.

__ADS_1


"Heh! Jangan pernah ke mana-mana jika tidak aku akan membunuhmu!"Kata monster burung itu yang berjalan seperti manusia menghampiri ling-ling yang ketakutan.


Ling Ling bukan wanita biasa jadi dia langsung menarik pedangnya dan menebas ke tubuh monster itu namun sayangnya monster burung itu juga tidak kalah kuat dari ling-ling dengan cakarnya yang tajam dia bisa menahan pedang.


"Hey manusia sudah aku bilang jangan pernah macam-macam denganku jika tidak aku akan membunuhmu, kalau bukan demi anak-anakku maka aku akan memakanmu sekarang juga!!!"Ling Ling yang mengetahui kalau dirinya tidak bisa melakukan apa-apa hanya bisa terdiam menunggu kesempatan untuk kabur dari gua ini, monster burung tersebut juga mulai pergi untuk mencari mangsa-mangsa lainnya, Ling Ling mulai merangkak melihat keluar gua dan monster burung itu sudah terbang jauh untuk mencari mangsa.


Ling Ling ingin sekali kabur dari tempat ini namun sayangnya tidak ada jalan lain Jika dia turun ke bawah Mungkin saja dia akan terjatuh, lalu dengan ketakutan yang begitu tinggi link yang kembali lagi ke dalam gua dan dia baru sadar kalau ada telur-telur yang besar berada di sebelahnya.


Dia juga melihat beberapa tengkorak manusia yang ada di dalam gua tersebut berserakan bahkan tengkorak-tengkorak dan tulang manusia itu dijadikan tempat sarang-sarang monster burung ini.


Betapa mengerikannya burung yang telah membawa ling ling ke dalam gua tersebut.


"Aishhh ..... aku harus gimana nih kalau aku masih diam di sini mungkin aku akan jadi seperti mereka tetapi jika tidak aku tidak tahu bagaimana"Ling Ling menjadi bingung tidak tahu harus berbuat apa-apa, dia sekali lagi melihat keluar untuk mencari jalan keluar namun tetap saja dari ketinggiannya tidak ada jalan lain.


Ling Ling kembali lagi ke dalam gua dan menunggu kedatangan dari Rey dan juga Zen, dia percaya kalau mereka berdua akan menyelamatkannya dari sini.


Sekali lagi Ling Ling percaya kalau Ray akan menyelamatkannya apalagi dari ramalan rey adalah pendekar yang dikirim para dewa, jadi lining hanya menunggu kedatangan mereka dan berdiam di tempat gua burung monster itu.


Dan Ling Ling untuk menyimpan energinya dia menyandarkan diri untuk tertidur, tapi hal yang tidak terduga adalah telur-telur yang ada di sebelahnya atau telur Monster burung itu mulai bergerak, ada beberapa retakan yang ada telur itu yang dimaksud adalah telur itu akan menetas secepat mungkin.


"Sial! kenapa sih harus menetas sekarang"Ling Ling tidak jadi baru santai dia harus waspada dengan anak burung monster ini.

__ADS_1


Dalam kewaspadaannya dia mulai terpojok di sudut gua dan melihat 4 telur burung ini mulai menetas satu persatu, lalu sebuah retakan terlihat dan patuk burung mulai keluar dan menampakan dirinya setelah itu sayap-sayap yang seperti tengkorak mulai keluar, memang anak burung ini kecil tetapi setelah menetas anak burung itu sudah mengetahui kalau mangsanya adalah Ling Ling.


__ADS_2