Genk Duda Meresahkan

Genk Duda Meresahkan
82. Semua Heboh


__ADS_3

Sepulangnya dari kantor Yudha, Kania benar-benar malu sekali. Wajahnya memerah dan langkahnya cepat dan salah tingkah. Membuat teman satu tempat kerjanya jadi heran dengan Kania yang seperti serba salah.


"Kania, kamu kenapa?" tanya temannya.


"Oh, ngga apa-apa kok." jawab Kania dengan senyumannya.


"Tapi wajah kamu seperti menahan sesuatu." katanya lagi.


"Ngga ada apa-apa. Aku mau makan dulu di dalam ya, kamu sudah makan kan?" tanya Kania.


"Sudah, kupikir kamu makan bareng lagi sama pak Yudha."


"Ngga, aku bawa bekal. Jadi ngga makan bareng hari ini." kata Kania.


"Ooh, ya sudah. Kamu makan dulu sana."


"Ya."


Kania pun masuk ke dalam ruangan karyawan. Dia sana ada meja dan kursi khusus untuk karyawan yang memang ingin bersantai dan mengobrol ketika jam istirahat. Pikirannya masih waktu di ruang kantor Yudha, dia tidak menyangka Yudha akan menciumnya dan menyatakan cinta padanya.


Kania memegangi bibirnya lalu tersenyum malu. Tangan satunya mengambil makanan yang ada di kotak bekalnya. Masih mengiang di benaknya tentang ciuman itu.


"Apa aku terlalu murahan ya? Masa datang menemui mas Yudha hanya untuk dapat ciuman? Itu adalah ciuman pertamaku." gumam Kania.


Makan sambil melamun, membuat semuantya jadi sebentar waktu istirahat. Sehingga dia kaget ketika temannya memanggil untuk segera bekerja lagi.


"Aah, ternyata aku makan sambil melamun. Tahu-tahu sudah jam setengah dua." ucapnya membereskan kotak bekalnya kembali dan menyimpannya lagi ke dalam tasnya.


_


Berita tentang skandal Nathalie kian merebak di setiap media masa maupun media sosial. Nathalie semakin geram, dia mencari siapa yang menyebarkan video dan foto-fotonya itu.


"Brengsek! Siapa yang menyebarkan video itu dan foto-fotonya!" umpat Nathalie.


Dia melempar barang-barang yang ada di dekatnya dan membuangnya dengan keras. Asistennya, Meri hanya diam dengan kemarahan bosnya itu. Dia berpikir apakah pengacara Yudha yang melakukannya?

__ADS_1


Tapi akun itu sudah di tutup dan videonya juga sudah di hapus. Tapi sayang sudah di unduh lebih dulu oleh para penikmat video porn seperti itu dan di sebarkannya melalui situs jejaring sosial juga.


"Nona, apa mungkin pengacara itu?" tanya Meri.


"Aku tidak tahu, bisa jadi. Tapi yang punya video itu hanya mantan fotograferku, dia sudah aku bayar juga. Tapi kenapa masih dia sebarkan." kata Nathalie.


"Mungkin dia belum puas nona, apa mungkin dia mau meminta sesuatu lagi pada anda?" tanya Meri.


"Mungkin saja, tapi aku ngga bisa menemukannya. Tiba-tiba dia menghilang entah kemana." kata Nathalie.


Suara gaduh di luar pintu gerbang di rumah Nathalie dengan kedatangan para wartawan yang ingin meminta klarifikasi Nathalie tentang foto dan video tersebut. Meri bingung harus berbuat apa.


"Nona, bagaimana ini? Apa kita menemui mereka dan buat klarifikasinya?" tanya Meri.


"Jangan, biarkan saja. Katakan pada satpam untuk tidak membukakan dan bicara apa pun tentang aku. Aku ingin istirahat dulu, kamu bileh menginap di sini dan bisa pulang pagi-pagi sekali." kata Nathalie.


"Baik nona."


Nathalie masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat. Suara telepon rumah dan dan ponsel Nathalie terus berbunyi, dia mengabaikannya. Pikirannya tertuju Yudha, karena bisa jadi Yudha yang menyebarkan itu semua. Dia ingat Yudha mengancamnya, jika sekali saja dia berulah maka akan menyebarkan semua skandalnya itu.


Semakin hari wartawan di depan rumah Nathalie semakin banyak. Mereka ingin mengetahui kebenaran dan klarifikasi dari sang model yang terkenal murah senyum dan juga ramah. Tapi kali ini ada skandal yang membuat heboh para wartawan dan juga penggemarnya.


Nathalie juga menutup kolom komentar di sosial medianya. Banyak yang penasaran dengan video dan foto-foto itu, banyak juga yang menebak bahwa video itu asli dan juga foto-fotonya. Para pakar telematika juga mengatakan semuanya itu asli. Membuat penggemar Nathalie ada yang berbalik menyerangnya dan juga merasa kecewa padanya.


"Kami kecewa ya, model cantik dan terkenal ramah itu ternyata menyimpan skandal seperti itu. Dan ada juga saya baca, kalau Nathalie pernah menjadi selingkuhan seorang oknum polisi. Itu benar tidak sih, semoga saja tidak ya. Karena kami ini para penggemar Nathalie sangat di sayangkan sekali jika itu benar." kata penggemar Nathalie yang di wawancarai oleh wartawan.


Berbagai hujatan, kini meluncur. Karena Nathalie tidak memberikan respon dengan video dan foto-foto tersebut. Dia justru bersembunyi di rumahnya, selama dua minggu dia bersembunyi di rumahnya itu. Sang manajer pun bingung harus bagaimana, semua tawaran yang tadi masuk ke catatannya kini satu persatu membatalkannya dan menarik kembali uang yang sudah masuk ke rekening manajemen.


"Kita harus ke rumahnya." kata sang manajer Nathalie.


"Sedang apa dia diam saja di rumah. Bukankah lebih baik membuat konfrensi pers agar skandal itu tidak bergulir terus. Dan video serta foto-foto itu harus di bantah kalau itu adalah editan dari orang yang tidak suka dirinya." kata manajer Nathalie.


"Susah untuk menjelaskan kalau itu bukan dia, karena para pakar telematika sudah bicara kalau itu adalah asli. Dan videonya juga gambar yang jelas, bagaimana bisa itu adalah editan." kata salah satunya lagi.


"Iklan dan endorse sudah menarik diri untuk tidak menggunakan Nathalie. Bagaimana ini?"

__ADS_1


"Biarkan saja, kita tidak bisa mencegah mereka. Mereka juga tidak mau rugi menggunakan jasa Nathalie yang sedang bermasalah itu. Dia juga tidak membantahnya, kemungkinan itu semua adalah benar."


"Mungkinkah ini semua adalah imbas dia yang telah menyudutkan seorang pengacara terkenal? Dia bilang di media sosial kalau dirinya di ancam dan di peras oleh seorang pengacara. Mungkin benar kan, kalau Nathalie sebenarnya punya banyak masalah. Hanya dia tutupi dan ada yang melindunginya. Kamu ingat, kejadian di klub malam itu?"


"Ya, aku ingat.".


"Nah, itu sangat fatal menurutku skandal Nathalie. Tapi tidak merebak ke permukaan publik dan pemilik klub malam juga awalnya menuntut ganti rugi, tapi tidak lagi. Aneh kan?"


"Ya, dan kenapa sekarang skandal itu tidak ada yang membeck upnya lagi. Apa Nathalie sudah tidak punya kekuatan?"


"Mungkin, karena kudengar seorang polisi di tegur oleh atasannya. Entah siapa, tapi juga entah karena masalah apa."


Pembicaraan manajer Nathalie dan pegawai lainnya di kantor agensi berbincang masalah Nathalie. Nathalie susah di hubungi dan dia ingin mengadakan konfrensi pers, dengan persetujuan Nathalie. Namun Nathalie susah sekali di hubungi oleh tim manajernya.


"Itu pak Sultan datang ke kantor kita." kata pegawai tadi.


Pengacara Sultan menghampiri manajer Nathalie. Dia menyalaminya dan bertanya bagaimana dengan Nathalie.


"Apa dia sudah ada kabar?" tanya pengacara Sultan.


"Dia belum mau menjawab telepon kami pak pengacara. Dia susah sekali di huhungi." kata manajer Nathalie.


"Biarkan saja dulu. Besok saya akan datang ke rumahnya, untuk membicarakan semuanya itu. Ini pasti ulah seseorang yang membenci Nathalie." kata Sultan.


"Ya, dan sayangnya Nathalie tidak mau memberikan keterangan kalau semua itu adalah tidak benar. Dia seolah membiarkan semuanya terjadi dan merusak namanya sendiri."


"Baiklah, saya akan selidiki siapa yang menyebarkan berita dan video serta foto-foto itu. Aku akan membantu Nathalie secepatnya." kata pengacara Sultan.


"Terima kasih pengacara. Kami menunggu kabar dari anda tentang masalah ini. Sangat merugikan agensi dan tim manajemen kami, jika Nathalie masih terus diam saja dengan semuanya."


Pengacara Sultan pun berpamitan, dia akan mengurus semuanya. Tapi sebelumnya akan menemui Nathalie di rumahnya malam nanti.


_


_

__ADS_1


♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧


__ADS_2