
“Ah, gak usah, Dok! Aku baik-baik saja kok, tak terlalu parah, hm...” jawab Qiram menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Apanya yang tidak, lebam di bagian pipimu bertambah tuh, tadi saat aku obati tak seperti itu!”
“Nanti juga sembuh kok, Dok. Jangan khawatir, kali ini aku cuma nelfon tanyain salepnya di gunain ditempat terluka gak apa-apa, bukan tempat lebam?” tanya Qiram.
“Maksudnya luka yang ternganga, ya? Sebaiknya jangan, takutnya nanti iritasi.”
“Oh, kalau begitu ... makasih Dok, maaf mengganggu. Besok aku telfon lagi, mau bahas tentang diet. Hehehe.” ucap Qiram terkekeh kecil.
“Kamu pengen diet?”
“Iya.”
Dokter Aini Farha pun menjelaskan makanan sehat yang bergizi dan takarannya, vitamin lemak dan kandungan gula serta karbohidratnya dijelaskan. Setelah cukup lama mengobrol, panggilan pun mereka akhiri dan memilih tidur di tempat masing-masing.
Pagi hari.
Qiram telah diolesi oleh Hafisa saleb di bagian yang lebam, Lil O juga sudah memasakkan menu makanan sehat untuk diet.
30 menit setelah makan, Jecky langsung mengajak Qiram melakukan pemanasan, melakukan gerakan kecil untuk peregangan otot-otot. Lalu senam aerobik selama 15 menit yang dibimbing oleh Jecky.
Istirahat sebentar, minum, lalu Jecky mulai menjelaskan tiang kayu yang disebut Wooden Dummy Wing Chun Man.
“Pertama tegakkan tubuh Anda dan rilek kan otot tangan, bentuk tinju Anda, perhatikan dengan jeli.” Jecky mempertunjukkan pergerakannya. “Nah, sekarang giliran, Tuan Muda.” pintanya.
Qiram mencoba memukul kayu itu. “Awch!” Tangannya malah memukul tiang lain, karena kayu itu bergerak-gerak setiap dipukul. “Guru, kenapa saat kamu memukul tadi dia gak gerak?!”
“Sama kok, gerak juga.” Jecky mulai menimang. “Kalau begitu, latihan pakai samsak dulu saja, untuk membentuk otot di lengan.” ujar Jecky setelah berpikir. “sepertinya, untuk latihan wooden Anda membutuhkan waktu beberapa waktu lagi.” jelasnya.
Qiram pemula, tentu saja susah untuk menggunakan wooden dummy. Jadi, ia meminta Qiram latihan dengan samsak saja, karena itu gerakan tinju yang bebas, cocok untuk membentuk otot lengan.
“Ayo!” Jekcy dan Qiram pun latihan tinju dengan samsak.
25 menit berlalu, peluh Qiram bercucuran seperti orang mandi hujan, basah kuyup karena keringat. Ia menguap beberapakali, rasa ngantuk mulai menjalar. Ia hendak tidur tertelentang dan makan banyak.
“Hoaaaam!” Ia menguap lagi dan lagi.
Setelah cukup beristirahat duduk dan minum, Jekcy meminta Qiram berlari di kinetic treadmill. Dengan rasa malas dan terpaksa Qiram berlari dengan alat olahraga itu kurang lebih 15 menit.
__ADS_1
“Untuk pagi ini, aku rasa cukup. Untuk pemula tidak boleh terlalu memaksakan, bisa-bisa badannya nanti drop.” ujar Jecky.
“Ini bukan lagi cukup, tapi lebih.” gumam Qiram yang kelelahan. Jecky tak menanggapi, ia hanya menyodorkan minuman pada Qiram.
Setelah badan dingin karena istirahat yang cukup beberapa puluh menit, Qiram dan Jekcy memilih mandi. Lalu, Qiram membuka kulkas dan tudung saji setelah mandi, perutnya berbunyi-bunyi. Ia sangat kelaparan setelah olahraga.
Jekcy dengan sigap mengambil semua makanan dan menutup tudung saji. “Tuan Muda, Anda dalam masa diet. Tidak boleh makan karbohidrat sebanyak ini. Apalagi ini!” Satu brownies coklat lumer yang membuat air liur Qiram keluar, ia harus menelan kasar salivanya karena brownies itu dimasukkan Jekcy kembali ke dalam kulkas.
“Bukankah kita sudah sepakat, Tuan Muda ingin berbadan ideal, kuat dan berani?! Jadi, mulai sekarang tolong jaga pola makan Anda.” terang Jecky.
Qiram mendesah, lalu pergi duduk di sofa, di ruang televisi. Jecky meletakkan infus buah di hadapan Qiram. “Anda tidak boleh makan sampai sore nanti, Minumlah air dan potongan buah ini. Buah ini juga mengandung karbohidrat, lemak rendah dan vitamin.” jelas Jecky.
“Hah? Gak boleh makan sampai sore?” Mata Qiram membulat.
“Iya, tadi pagi Anda sudah makan sarapan berat dengan 1800 kalori. Jadi, Anda hanya boleh makan dengan jumlah kalori yang ditentukan agar tidak melebihi 2500 kalori, lalu buah dan air agar Anda merasa kenyang dan tidak dehidrasi
Mendengar itu, Qiram mendesah berat, lalu memejamkan matanya. “Anda tidak boleh tidur selama satu jam ini. Setelah lewat 1 jam, baru Anda boleh tidur.”
“Karena Tuan Muda baru saja olahraga, agar hasilnya maksimal, selama 2 jam setelah olahraga jangan tidur dan makan dulu, kecuali minum. Karena jika Anda tidur, itu akan sia-sia.” terang Jekcy.
“Aku gak ngerti!” ucap Qiram.
“Pokoknya Tuan Muda gak boleh tidur dulu, Nih, main hp dulu kek, atau apa saja!” jawab Jecky.
Qiram terkantuk-kantuk, beberapa kali menguap, ia berdiri, menggerakkan tubuhnya beberapakali, hingga suara Jekcy mengintruksikan kalau dia sudah boleh tidur.
Ia langsung berhambur ke atas ranjang memilih tidur nyenyak sampai sore.
Sore hari, Jecky sudah membangunkannya, mengajak Qiram melakukan olahraga yang dimulai dari pemanasan, gerakan plank dan sit up di karpet khusus. Lalu, berlari di kinetic treadmill dan mengangkat beban barbel.
Qiram benar-benar kelelahan, tapi ia kembali semangat setelah mendapatkan notifikasi masuk.
__ADS_1
“Selamat Tuan, Anda memiliki 3 jurus baru, Anda berhak memiliki 15 juta rupiah dengan harga setiap jurusnya 5 juta.”
‘Saldo Anda Rp. 231.526.000,00.’
Qiram tersenyum senang, hanya olahraga untuk menurunkan berat badan saja, dia mendapatkan uang tambahan 15 juta. Ia bahkan tidak tahu jurus apa yang dikatakan notifikasi itu.
“Ayo, Guru! Aku harus lebih kuat dan sehat. Waktu yang aku miliki hanya satu bulan!” seru Qiram bersemangat.
“Sebulan? Mana bisa, Tuan Muda. Untuk menurunkan 150 kg butuh berbulan-bulan.” jawab Jecky.
Qiram mengerutkan keningnya. ‘*Aduh, notifikasi itu 'kan cuma ngasih aku waktu sebulan, ini sudah habis seminggu. Apa aku akan dihukum*?’ gumam Qiram merasa khawatir. Ia ingat waktu itu kakinya luka saat ia tak menyelesaikan tugas berjalan.
“Kalau tiga minggu ini aku olahraga dengan keras dan sangat serius, berapa kilo lah turun berat badanku, Guru?” tanya Qiram penasaran.
“Hm, untuk Minggu pertama mungkin bisa mencapai maksimal 25 kg kalau teratur dan diet keras serta olahraga, tetapi seluruh tubuh akan terasa lemas dan letih. Untuk Minggu kedua maksimal cuma bisa menurunkan 15 sampai 20 kg. Lalu, minggu ketiga hanya bisa 5-10 kg. Itu kalau bersungguh-sungguh sekali.” terang Jecky.
“Hah? Kok semakin kecil tiap minggunya?” protes Qiram.
“Karena tubuh kita sedang menyesuaikan perubahan dalam tubuh. Setiap organ tubuh kita memiliki fungsi dan keterampilan menyesuaikan diri. Jika teratur, itu bisa menjadi kesehatan, tapi kalau tidak teratur, kadang diet kadang enggak, bisa menyebabkan sakit mag salah satunya.”
Qiram menyentuh dagunya berpikir keras. “Apakah menurut Guru, saya bisa?” tanyanya meragu.
“Bisa, kalau Tuan Muda bersungguh-sungguh.
~~
Benar saja, minggu pertama Qiram mengalami penurunan berat badan terhebatnya sebanyak 25 kg. Ia menjalani diet dan olahraga keras, badannya terasa lemah dan lemas. Akan tetapi, itu semua terobati dan dia terus bersemangat setiap mendapatkan notifikasi.
“Selamat Tuan, Anda memiliki 1 jurus baru, Anda berhak memiliki 15 juta rupiah dengan harga setiap jurusnya 5 juta dan 5 juta untuk tubuh kuat terbaru Anda.”
‘Saldo Anda Rp. 431.526.000,00.’
__ADS_1
‘*Wah, selama seminggu aku mendapatkan 200 juta cuma-cuma hanya karena olahraga. Oh, Tuhan, inilah hidup yang sesungguhnya ... terimakasih*.’ Ia tersenyum sumringah. Apalagi setelah melihat timbangan, berat badannya kini 125 kg.