
“Jadi, Guru tahu tentang kehidupan keduaku?”
“Ya, tahu.” Jekcy mengangguk, dia mengelus lembut wajah Bayi Pangeran. “Bayi ini, anak Anda dan Marissa. Waktu itu saya bilang orangtuanya meninggal 'kan. Itu memang benar, Anda dan Marissa telah meninggal dikehidupan pertama, hanya tersisa bayi kecil ini,” lanjut Jecky.
Qiram terbelalak. “Di-dia anakku? Bagiamana bisa, Guru?”
“Bayi ini terlahir sangat sempurna, dia memiliki kekuatan 14 bulan purnama, hingga dia bisa memanggil seluruh kekuatan. Saya yang saat itu sekarat mencoba mengirim gelombang pada Tuan Beneno. Untung saja, beliau bisa menemukan Pangeran dan tubuh Anda yang hampir lenyap.”
Penjelasan Jecky membuat Qiram ternganga.
“Tuan Beneno adalah Raja Klan Damzi, kakek kandung Anda. Itu adalah salah satu permohonan Anda pada guci emas 'kan? Sebentar lagi Anda akan bertemu dengannya.”
“Jadi---” Qiram benar-benar syok. Uang dan kekayaan ini, adalah hadiah dari ibu dan kakeknya.
Jecky meletakkan Bayi Pangeran dalam pangkuan Qiram. “Tuan Muda, tak lama lagi, Marissa akan sirna, sama seperti Putri Aurin Er, maksudnya Gippong, ehem.” Jekcy berdehem. “Setelah Marissa sirna, tubuh Bayi Pangeran akan normal dan hidup selayaknya bayi.”
__ADS_1
Qiram menatap bayi tidak normal itu. “Itu alasannya kenapa saya mendukung Anda dekat dengan Gippong ataupun Marissa, karena mereka salah satu takdir hidup Anda. Biasanya, kami hanya memiliki jodoh takdir satu, sedangkan Anda memiliki jodoh takdir dua. Saat itu saya juga terkejut.”
“Dikehidupan pertama, Gippong mati kedinginan dan kecelakaan di dunia ini, kekuatannya terbatas, hingga dikehidupan kedua, dia mendatangi Anda dengan energi paling kecil, wujud binatang.”
Qiram tertunduk lesu. “Kenapa Guru tidak mengatakan ini semua dari awal padaku. Jika saja aku tahu, aku pasti tidak akan menyakiti Gippong ataupun Marissa.”
“Maaf, Tuan Muda. Itu pantangan, jika aku memberitahumu sebelum waktunya, akan ada bahaya yang tidak terduga datang.”
“Sekarang Guru memberitahuku, padahal aku juga belum tahu semua.”
“Maksudnya apa?”
“Hati Anda. Di sini, hati Anda tidak memilih Gippong ataupun Marissa, bahkan Anda sudah membagi tubuh Anda.” Jekcy menepuk pelan dada Qiram.
Wajah Qiram berubah. “Gippong musnah menjadi pohon berbunga emas itu karena aku bersetubuh dengan Marissa. Kini, Marissa juga akan segera menghilang karena aku bersetubuh dengan wanita lain?”
__ADS_1
Jecky mengangguk. “Saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi semenjak beberapa hari lalu, saya sudah mencium ini, saya menemukan ada keturunan Erz yang hidup, bahkan bunga dari putri Aurin pun memberi tanda jika ada kehidupan baru.”
“Maksudnya, aku akan menghamili Dokter Aini?”
“Oh, wanita itu ... Dokter Aini, dokter yang Anda buatkan klinik? Apa di kehidupan pertama Anda dulu, dia mantan kekasih Anda? Orang berharga bagi Anda?” tanya Jecky menatap Qiram.
“Dia orang baik yang menolong saya dengan ikhlas. Tidak ada hubungan apa-apa, masalah hati, saya tidak ada hati padanya....” Qiram merunduk semakin dalam. “Apakah dia juga akan mati, jika saya tidak ada hati dengannya?"
“Tidak, jika dia manusia biasa. Akan tetapi, Anda yakin hanya menyentuh wanita biasa?” Jecky menatap Qiram penuh selidik. “Apa hanya dia seorang yang Anda sentuh?”
“Iya hanya dia dan Marissa saja yang pernah aku sentuh. Aku juga tidak tahu kenapa, tiba-tiba aku ber h a s r a t dengannya, saat dia begitu agresif padaku,” terang Qiram.
Jecky mengangguk paham.
Di sudut lain, Hafisa Inaya terdiam. “Jadi, Qiram memiliki hubungan dengan wanita-wanita yang dekat dengannya selama ini? Hafisa, sadarkan dirimu, berkaca lah... siapa dirimu! Kamu hanya gadis yang tak layak untuk Qiram. Kamu bahkan memiliki bayi tanpa ayah.” Hafisa menegur dirinya sendiri, agar jangan terlalu banyak berharap pada Qiram.
__ADS_1