Guci Emas Merubah Takdirku

Guci Emas Merubah Takdirku
Marissa menghilang


__ADS_3

Saat Qiram hendak pulang, dia menelfon Lil O sambil menyetir, agar malam ini cepat pulang. Ada yang ingin dia bicarakan, penting.


Qiram tak lagi memiliki keluarga, hanya Lil O seorang yang kini dianggapnya saudara. Oleh karena itu, dia ingin memberitahu Lil O, kalau dia akan menikahi Dokter Aini.


Saat Qiram sampai di rumahnya, dia melihat Marissa bersama beberapa pengawal sudah berada di sana. Jekcy tengah menggendong Bayi Pangeran.


Marissa tengah duduk di kursi roda, menatap pada Bayi Pangeran dengan wajah yang sangat sedih.


“Nona Marissa, se-selamat sore,” sapa Qiram.


“Sore Qiram,” jawab Marissa tersenyum lembut.


“Lama tidak bertemu,” Qiram menjadi canggung dan teringat akan kejadian waktu itu. Dia menjadi dilema sendiri.


‘Bagaimana ini? Seharusnya aku mencari Marissa dan bertanggung jawab saat itu, tetapi aku malah melupakannya, lagian sekarang aku juga melakukannya dengan Dokter Aini. Apa aku harus menikahi dua wanita? Tidak mungkin 'kan? Pasti Marissa juga nggak akan mau. Dikehidupan yang lalu, dia kekasihnya Roki, pengusaha sukses itu!’ Qiram sibuk bermonolog dengan pikirannya.


“Iya, lama tidak bertemu. Apa kau tidak teringat dan merindukanku selama ini?” tanya Marissa penuh harap.

__ADS_1


“Ah, maaf--” Qiram menggantung kalimatnya sambil menggaruk kepala. Ya, bagaimana lagi, bukan niat hatinya mesum, tetapi masalahnya dua wanita ini yang begitu agresif padanya. Dia pria dewasa yang normal, jadi .... sudahlah, semuanya sudah terlanjur terjadi!


Marissa menitikkan air matanya dan terbatuk-batuk. Membuat Qiram cemas, dia mendekat ke arah Marissa. “Kamu sakit? Maaf, ayo, rebahkan dulu tubuhmu.”


“Tidak Qiram, aku baik-baik saja.” Marissa menatap wajah Qiram lekat. “Kau menyukai wanita lain dan tengah jatuh hati padanya....” ucap Marissa lirih.


“Maaf.” Hanya itu kata yang bisa Qiram keluarkan karena dia tidak paham inti perkataan Marissa.


Marissa memegang tangan pria kekar disampingnya, lalu menangis. “Semuanya sudah terlambat,” katanya pelan sambil menangis, Qiram masih bisa mendengarnya dengan jelas walau dia berkata pelan.


“Tuan Jecky, mendekatlah,” pinta Marissa yang kini tengah menggendong Bayi Pangeran.


“Qiram, tolong cintai anak kita.” Setelah berkata seperti itu, Marissa kembali batuk parah, perutnya melilit. “Anak-- ki--ta kuberi nama-- de--ngan Pangeran. Uhuk! Uhuk!”


Tiba-tiba, kekuatan Qiram berfungsi, dia bisa melihat disekujur tubuh, jantung, hati, dan organ tubuh Marissa terikat cahaya emas.


Qiram memegang bahu Marissa. “Kamu kenapa Marissa, kenapa tubuhmu seperti ini?” tanya Qiram cemas.

__ADS_1


“Ini takdirku, dikehidupan pertama ataupun kehidupan kedua, aku tetap tidak bisa bersatu denganmu. Akan tetapi, aku berharap, anak kita bisa bertumbuh besar dengan wanita yang kau pilih.” Setelah mengatakan itu, Marissa dan pengawalnya hilang lenyap seperti angin.


Qiram terpaku. “Guru, apa ini? Apa yang terjadi? Apa yang dia katakan? Tolong jelaskan padaku, Guru!”


“Tenanglah, Tuan Muda. Mari kita berbicara dengan tenang, duduk dan minumlah dulu.”


Qiram duduk dan minum air putih, dia menghela nafas berkali-kali sambil menggelengkan kepalanya. “Guru, tolong beritahu aku semuanya. Apa ini?”


“Baiklah. Saya harap, Tuan Muda tidak terkejut. Begini, perkenalkan secara resmi, nama saya Jecky dari Klan Erz, sama seperti Putri Aurin ER, maksud saya Gippong, sebenarnya saya dan dia sama-sama dari Klan Erz.” Jekcy memperkenalkan diri, Qiram mengernyit.


Jecky tersenyum. “Tuan Muda pasti bingung, sebenarnya, kami makhluk setengah dewa, memiliki kekuatan, biasanya kami memiliki pasangan takdir sehidup semati, kami tidak pernah berbaur dengan manusia biasa,” jelas Jecky.


“Akan tetapi, suatu hari, Ibu Anda, Putri Zeal dari Klan Damzi, yang memiliki takdir hidup semati dengan saya, memilih bermain di kehidupan manusia biasa, hingga dia menyukai ayah Anda, Manusia biasa.”


“Saya yang yang terpaut sumpah semati dengannya begitu mencintainya, hingga saya juga mengikuti dirinya. Dia memilih menikah dan mengandung Anda. Karena kesalahan, bukan ... maksudnya, dia melanggar kodrat karena menikah dengan manusia biasa, sehingga dia harus mengalami banyak penderitaan dan kesakitan.”


“Saat dia melahirkan Anda, dia memanggil saya dengan seluruh sisa kekuatannya, meminta sumpah, untuk menjaga anaknya sepanjang hidup saya. Karena Anda lahir dengan segala kelemahan, sisa kekuatan ibu Anda hanya bisa tersimpan di dalam guci.”

__ADS_1


“Selama kehidupan pertama, saya tidak bisa mendatangi Anda, karena kekuatan Anda terus melemah, bahkan sampai Anda dan saya meregang nyawa, kita tidak bisa berjumpa. Syukurnya dikehidupan kedua ini, Anda memiliki kekuatan dari dalam diri Anda, keinginan yang kuat.”


Qiram masih diam menatap Jecky yang terus berbicara.


__ADS_2