
Qiram mulai menceritakan perlahan tentang kehidupan pertamanya mengenai Hafisa. Banyak yang dia ceritakan, walaupun tidak keseluruhan secara lengkap.
Hafisa mendengarkan dengan baik. “Produser Lee mengikatmu dengan janji-janji palsu. Rupanya, kau hanya dijadikannya bidak catur untuk mendongkrak ke populernya sebagai produser tajir dan kaya. Dia menikah dengan Mia Permana atas keinginannya sendiri, tetapi dia menipumu berkata jika itu perjodohan. Semua itu kudengar dari salah satu artis yang di depak dari agensi tempatmu menjadi artis kala itu. Dia di pecat karena tidak sengaja menguping pembicaraan Produser Lee dengan Sutrada Jihan Xia.”
“Makanya, aku tidak suka saat Jihan Xia ingin bergabung ke agensi kita, walaupun film yang dia sutradarai banyak laku. Aku tidak suka.”
Hafisa masih mendengar dengan seksama.
“Hafisa, kamu sekarang istriku, tak perlu takut jika bertemu dengan Lee Joon. Dia hanya pria tidak berguna, pria sampah yang tega membuangmu setelah mengisap madumu. Raja adalah anak kita.” Qiram mengangkat dagu Hafisa, sehingga dia mendongak menatap Qiram.
“Jadi, kamu tahu, kalau Raja adalah anaknya Lee Joon?”
Qiram menganggukkan kepala. Hafisa mendesah. “Aku menyesal percaya padanya.”
__ADS_1
“Sudah, jadikan itu pelajaran. Aku ngantuk, ayo, kita tidur.”
***
Hafisa kembali pada aktivitasnya yang biasa, dia memerankan beberapa drama dari sutradara baru yang belum terkenal, bernama Xiao Lien. Cerita tentang film kerajaan China pada masa lalu. Hafisa menjadi permaisuri lemah nan bodoh, dikendalikan oleh adiknya yang busuk hati dan licik.
Dialah antagonis sesungguhnya yang bersembunyi. Putra mahkota sangat mencintai permaisuri sepenuh hatinya, tetapi karena permaisuri bodoh, dia mudah di jebak dan difitnah oleh kelompok bangsawan yang bekerja sama dengan antagonis.
Film itu berakhir sad ending, karena putra mahkota mati dengan cinta yang tulus.
Belum lagi, sinetron terbarunya menjadi tokoh protagonis yang bernama Aira, seorang gadis yatim piatu yang dibesarkan oleh seorang duda, duda itu adalah teman almarhumah ibunya.
Duda memiliki putra bernama Arnel, sangat membenci Aira dari kecil hingga dewasa. Namun, setelah mereka dewasa, sikap Arnel berubah jadi posesif, mengekang dan mengikat Aira dengan cintanya. Sinetron itu mendapatkan rating tertinggi, mulai dari remaja sampai emak-emak sangat menyukai sinetron itu karena lucu dan sweet.
__ADS_1
***
Grindelwald, desa di daerah SWISS.
Dokter Aini dengan perut besarnya telah sampai beberapa waktu lalu. Dia menyewa sebuah rumah kayu nan kuat, milik sepasang lansia. Sedangkan tempat tinggal lansia itu bersebelahan dengannya dengan jarak 15 meter.
Sepasang lansia itu memiliki bermacam ternak, seperti domba, ayam, dan bebek. Dulunya, rumah yang disewa oleh Aini itu adalah rumah untuk putri semata wayang mereka, tetapi putrinya menikah dengan orang Amerika, jadi sangat jarang pulang.
(Mereka berbincang dalam bahasa Perancis, karena di Swiss bahasa resmi itu adalah Jerman, Perancis, Italia, dan Romansh)
“Nak, jika ada apa-apa, panggil saja kami, kamu sedang hamil besar, jangan sungkan!” ucap sang Nenek.
“Iya, terimakasih Nek. Saya baik-baik saja. Jika ada apa-apa, saya akan meminta bantuan Nenek dan Kakek.”
__ADS_1
Dokter Aini bercerita pada sepasang Lansia itu, jika dia berkencan dengan seorang pria hingga hamil, saat mereka ingin menikah, si pria malah kecelakaan dan mati. Sehingga dia pergi ke mari untuk menenangkan hati bersama kehamilannya yang semakin besar.
Sepasang lansia itu menjadi prihatin dan kasihan akan nasib Aini.