
Qiram menatap Jecky. “Tuan Muda, lihat!” Bola mata Jecky berubah warna, bola mata itu berubah warna menjadi emerald.
Dengan menggerakkan tangan saja, Semuanya terlihat rapi dan terselesaikan. “Anda harus berlatih dan mengontrol kekuatan Anda selanjutnya, sekarang mandilah, saya akan melatih Anda setelah ini!”
Qiram Patuh, ia mandi dan berganti pakaian, Jekcy menunggunya di luar kamar. “Sekarang, mari kita ke tempat gym.”
Gym pribadi milik Qiram, untuk menguruskan badannya yang berbobot 150 kg waktu itu.
“Guru,” panggil Qiram. “jika Anda memiliki kekuatan seperti tadi, kenapa saat itu Anda tidak mengeluarkannya saat kita di keroyok dan saat saya menolong Anda?” lanjutnya lagi bertanya.
Jecky tersenyum “Kekuatan saya tersegel. Kekuatan ini baru saja saya peroleh kembali,” jawab Jecky.
“Oh, apa karena putri Klan Damzi itu?”
“Ya, sedikit. Sudah, lupakan saja masalah itu, Tuan Muda. Kini Anda harus berlatih dulu!”
Perlahan Jecky melatih Qiram. “Angkat barbel itu dengan pandangan mata Anda, gunakan pikiran Anda!” Qiram menatap barbel sampai melotot tak berkedip, tak ada apapun yang terjadi, zong!
“Tatap air ini, buat dia beriak!” Jecky menyodorkan air minum setengah gelas di hadapan Qiram.
Karena tidak bisa beriak, Qiram pun meniup air itu. “Kalo ditiup bisa!” kata Qiram.
__ADS_1
“ Hadeehh, itu namanya Anda melakukan sesuatu, bukan mengeluarkan tenaga dalam! Ulang lagi!”
Mereka berdua pun berlatih di ruangan itu hingga sore hari.
***
Keesokan paginya, Qiram kembali bertanya pada guci emas. “Guci emas, sampai kapan kekuatan pil yang kau berikan padaku ini berlaku?”
Guci emas bergetar dan mengeluarkan cahaya. “Terimakasih telah mengajukan pertanyaan, kami akan mengunci pertanyaan Anda, silahkan menunggu beberapa saat.”
Qiram menunggu beberapa saat, hingga terdengar suara dari guci emas. “Ini adalah pengajuan pertanyaan terakhir Anda dari permohonan. Pil Kekuatan Asli akan bertahan selamanya di tubuh Anda. Selamat, atas pertanyaan terakhir Anda, Tuan Beneno mewariskan pulau Skyland untuk Anda, silahkan datangi mansion Anda segera.”
“Pulau?” Qiram bergumam. “Gila, beneran pulau? Kaya bener Tuan Beneno itu, padahal Gippong sudah tidak bersamaku lagi!”
“Aku juga punya mansion dan helikopter di kota Intan, rumahku ini juga bagus dan besar. Belum lagi, Lil O tidak pengangguran lagi, dia sudah bekerja di kios sendiri. Kurasa, aku tak akan langsung jatuh miskin jika tak ada guci emas lagi 'kan?” Qiram berpikir keras.
“Besok aku akan memikirkan 4 permohonan lagi dengan penuh pertimbangan,” ucap Qiram.
***
Di sebuah ruangan rahasia.
__ADS_1
Roki Albusro menatap tajam bawahannya. “Apa-apaan kalian ini? Apa saja yang kalian lakukan, sungguh tidak becus, cuih!” Meludahi wajah bawahannya dengan kesal.
“Maaf, Boss. Perumahan kumuh itu kini telah menjadi tempat yang sangat bagus. Ada pengusaha kaya yang memberikan bantuan, membangun rumah dan makan untuk para pengemis dan pemulung yang ada di sana,” jelas anak buahnya.
“Apa? Itu tidak mungkin! Apa pengusaha itu juga menjalankan usaha seperti kita? Cepat kalian selidiki! Siapa pengusaha itu! Aku tidak ingin bisnis dan usaha ini hancur! Kalian pasti tahu 'kan, jika bisnis ini hancur, kalian semua juga akan menanggung akibatnya!” ancam Roki Albusro dengan sorot mata yang menyeramkan.
“Iya, Boss, kami paham. Kami akan segera memberikan kabar baik untuk Anda.”
“Huh, bagus! Suruh Soleman menemuiku! Dia sudah menjanjikan akan memberikan beberapa gadis dan barang-barang bagus untuk di acara pelelangan, tetapi hingga detik ini, tak ada satupun! Jika dia tak datang menemuiku 1 x 24 jam, aku tak akan berbelas kasih!”
“Baik, Boss. Kami akan menarik Soleman kemari!” Setelah menjawab seperti itu, pengawal pun pergi berlalu dari sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih telah setia membaca dan menunggu kelanjutannya.... semoga suka cerita ini💓☺️
Happy reading 💓🌹
Oh ya, aku rekomendasi novelku yang lain juga... ini udah tamat, 18+😁 tidak 21+ kok😁😁 tapiii 18+ ya 🤣🤣
__ADS_1
baca juga ya, sambil nunggu guci emas up